Gagal Bayar Bunga Obligasi, Fitch Turunkan Peringkat Utang Pos Indonesia Jadi C

Achmad Fauzi

Rabu, 16 September 2026 | 18:46 WIB
Gagal Bayar Bunga Obligasi, Fitch Turunkan Peringkat Utang Pos Indonesia Jadi C
Peringkat utang Pos Indonesia Merosot gegara gagal bayar bunga obligasi. [ist].
baca 10 detik
  • Fitch Ratings Indonesia menurunkan peringkat utang PT Pos Indonesia menjadi C(idn) pada September 2026.
  • Penurunan peringkat ini terjadi akibat PT Pos Indonesia mengalami gagal bayar bunga sukuk ijarah.
  • Dampak penurunan rating mencakup program sukuk ijarah berkelanjutan serta obligasi perusahaan tahun 2022.

Suara.com - Fitch Ratings Indonesia menurunkan peringkat utang PT Pos Indonesia (Persero) ke level C(idn) dari sebelumnya CC(idn). Hal ini imbas Perusahaan pelat merah itu gagal bayar atas bunga sukuk ijarah.

Mengutip laporan Fitch tertanggal 1 September 2026, peringkat Nasional Jangka Panjang Pos Indonesia diturunkan menjadi C(idn) dari CC(idn). Sementara itu, peringkat Nasional Jangka Pendek Pos Indonesia tetap berada di level C(idn).

Tak hanya peringkat perusahaan, Fitch juga menurunkan peringkat sejumlah instrumen utang Pos Indonesia menjadi C(idn).

Instrumen yang terdampak antara lain Program Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Pos Indonesia dengan jumlah maksimum Rp1,5 triliun, Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Pos Indonesia Tahap I dan II, serta Obligasi I Pos Indonesia Tahun 2022.

Pos Indonesia memastikan penyaluran BSU 2025 memastikan BSU tepat sasaran dan tersalurkan seluruhnya (Dok: Pos Indonesia)
Pos Indonesia  (Dok: Pos Indonesia)

Fitch memberikan penjelasan khusus mengenai arti peringkat C. Dalam suratnya, lembaga pemeringkat tersebut menyatakan:

"Peringkat nasional ‘C’ menunjukkan gagal bayar atau proses menyerupai gagal bayar telah terjadi, atau untuk closed funding vehicle, kapasitas pembayaran telah menjadi lemah secara permanen," tulis Fitch dalam laporannya yang dikutip, Rabu (16/9/2026).

Sementara, untuk peringkat Nasional jangka pendek ‘C’ menunjukkan kapasitas yang sangat tidak pasti untuk pembayaran tepat waktu atas komitmen keuangan relatif terhadap emiten atau obligasi lain di negara atau serikat moneter yang sama."

Dengan demikian, penurunan rating Pos Indonesia ke C bukan sekadar perubahan satu tingkat peringkat. Berdasarkan definisi Fitch, level tersebut berkaitan dengan kondisi gagal bayar atau proses yang menyerupai gagal bayar, dengan pengecualian konteks tertentu yang dijelaskan dalam metodologi Fitch.


Penurunan rating juga mencakup instrumen pembiayaan yang diterbitkan Pos Indonesia.

baca juga

Fitch mencatat penurunan peringkat menjadi C(idn) untuk Program Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Pos Indonesia dengan jumlah maksimum Rp1,5 triliun. Peringkat Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Pos Indonesia Tahap I dan II serta Obligasi I Pos Indonesia Tahun 2022 juga diturunkan ke level yang sama.

Fitch menyebut dalam proses penerbitan dan pemantauan peringkat, pihaknya mengandalkan informasi faktual yang diterima dari emiten maupun sumber lain yang dinilai kredibel.

Fitch juga melakukan pemeriksaan yang wajar terhadap informasi tersebut sesuai metodologi pemeringkatannya dan, sejauh tersedia, memperoleh verifikasi dari sumber independen.

Namun, Fitch menegaskan bahwa pemeriksaan faktual maupun verifikasi pihak ketiga tidak dapat memastikan seluruh informasi yang digunakan dalam proses pemeringkatan pasti akurat atau lengkap.

Karena itu, emiten dan penasihatnya tetap bertanggung jawab atas keakuratan informasi yang disampaikan kepada Fitch dan pasar.

Fitch juga mengingatkan bahwa pemeringkatan bersifat forward-looking, sehingga didasarkan pada asumsi dan perkiraan mengenai kejadian di masa depan. Kondisi yang terjadi setelah pemeringkatan diterbitkan dapat memengaruhi peringkat tersebut.

Fitch menyatakan akan terus memantau peringkat Pos Indonesia dan memperbaruinya setidaknya satu kali dalam setahun. Peringkat dapat dinaikkan, diturunkan, dicabut, atau dimasukkan ke dalam Rating Watch apabila terdapat perubahan atau informasi yang dinilai material.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fitch Pertahankan Rating INA di BBB, Outlook Masih Negatif

Fitch Pertahankan Rating INA di BBB, Outlook Masih Negatif

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:48 WIB

Investor Tolak Mentah-mentah Usulan Restrukturisasi Utang Rp2,3 T Adhi Karya

Investor Tolak Mentah-mentah Usulan Restrukturisasi Utang Rp2,3 T Adhi Karya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 12:16 WIB

LRT City Tak Kunjung Diserahterimakan, Refund Jadi Salah Satu Opsi

LRT City Tak Kunjung Diserahterimakan, Refund Jadi Salah Satu Opsi

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 16:21 WIB

Terkini

Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!

Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:39 WIB

Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan

Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Ramalan Zodiak Scorpio 31 Oktober 2026: Finansial Membaik, Karier Stabil

Ramalan Zodiak Scorpio 31 Oktober 2026: Finansial Membaik, Karier Stabil

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:48 WIB

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

×