- Pasar aset kripto Indonesia mengalami kebangkitan dengan kenaikan indeks CFX10 sebesar 23,95 persen pada Agustus 2026.
- Peningkatan aktivitas perdagangan terjadi di pasar spot sebesar Rp17,6 triliun dan pasar derivatif mencapai Rp5,98 triliun.
- Faktor global seperti pelemahan dolar, arus masuk ETF Bitcoin, dan regulasi memicu penguatan sebelum akhirnya terkoreksi oleh The Fed.
Suara.com - Pasar aset kripto Indonesia mulai bangkit sepanjang Agustus 2026. Hal itu tercermin dari pergerakan indeks CFX10 yang mencatat kenaikan hampir 24 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Mengutip Newsletter CFX, Kamis, 17 September 2026, pada awal Agustus, indeks CFX10 berada di level 752,49. Indeks kemudian bergerak menguat dan sempat menyentuh level 961,77 pada 28 Agustus 2026.
Namun, penguatan tersebut tidak bertahan hingga akhir bulan. CFX10 terkoreksi dan menutup perdagangan Agustus di level 932,74.
Meski terkoreksi dari posisi tertingginya, level penutupan tersebut tetap mencerminkan kenaikan 23,95 persen secara bulanan.
![Ilustrasi kripto [Unsplash/Maria]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/13/20944-ilustrasi-kripto.jpg)
Penguatan indeks tersebut berjalan beriringan dengan meningkatnya aktivitas perdagangan aset kripto di pasar spot.
Volume perdagangan spot CFX sepanjang Agustus 2026 tercatat sebesar Rp17,6 triliun, naik 16 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Kenaikan aktivitas perdagangan juga terlihat pada pasar derivatif. Volume transaksi derivatif mencapai Rp5,98 triliun, melonjak 50 persen secara bulanan.
Didorong Pelemahan Dolar AS
Penguatan pasar kripto pada Agustus tidak terlepas dari kondisi pasar global. Tren positif tersebut salah satunya dipicu program obligasi pemerintah Amerika Serikat yang disebut melemahkan dolar.
Pelemahan dolar kemudian mendorong terjadinya rotasi dana ke aset berisiko, termasuk aset kripto.
Momentum positif tersebut juga diperkuat oleh arus dana masuk atau inflow ke spot Bitcoin ETF yang menjadi yang terbesar sepanjang 2026.
Selain itu, optimisme pasar turut dipengaruhi perkembangan positif arah CLARITY Act yang mendapatkan dukungan dari Gedung Putih.
Kombinasi sentimen tersebut membuat pasar aset kripto mengalami penguatan signifikan sepanjang sebagian besar Agustus.
Namun, kondisi pasar kembali berubah menjelang akhir bulan.
Pidato Ketua The Fed Warsh di Jackson Hole dinilai hawkish atau cenderung menunjukkan sikap kebijakan moneter yang lebih ketat. Sentimen tersebut kemudian menekan harga aset kripto menjelang berakhirnya periode perdagangan Agustus.
Alhasil, CFX10 yang sempat berada di level 961,77 pada 28 Agustus harus terkoreksi hingga akhirnya ditutup di level 932,74.