Warga Pindah Massal ke Pertalite, Pemerintah Ungkap Kondisi Stok BBM Nasional

M Nurhadi

Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:35 WIB
Warga Pindah Massal ke Pertalite, Pemerintah Ungkap Kondisi Stok BBM Nasional
Antrean panjang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Bali, khususnya di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, Bali [SuaraBali.id/Humas Polresta Denpasar]
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan ketahanan stok BBM dan LPG nasional dalam sidang kabinet di Istana Kepresidenan pada 22 Oktober 2026.
  • Lonjakan konsumsi masyarakat yang beralih ke BBM bersubsidi memicu antrean panjang di berbagai SPBU di pulau-pulau besar Indonesia.
  • Pemerintah saat ini sedang mengkaji opsi penambahan kuota Pertalite untuk menjaga stabilitas pasokan dan mengatasi kendala distribusi.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membeberkan pemetaan rinci mengenai kondisi ketahanan stok operasional Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di tingkat nasional.

Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam sidang kabinet di Istana Kepresidenan, Kamis (22/10/2026), di tengah maraknya fenomena antrean panjang kendaraan yang melanda sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di berbagai daerah.

Berdasarkan pendataan resmi per 20 Oktober 2026, ketersediaan BBM jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite berada di angka 1,29 juta kiloliter (kl), sedangkan untuk Bahan Bakar Tertentu (JBT) Solar mencapai 1,45 juta kl.

Ketahanan Stok BBM dan LPG Nasional

Data Kementerian ESDM mencatat volume stok Pertalite (RON 90) secara riil sebesar 1.294.997 kl. Dengan estimasi rencana penyaluran harian atau daily objective throughput (DOT) sebesar 86.322 kl per hari, tingkat ketahanan stok nasional (coverage days) untuk BBM bersubsidi ini berada pada kisaran 16 hingga 18 hari.

Sementara itu, untuk kelompok BBM nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92), stok yang dikuasai mencapai 436.797 kl. Dengan rata-rata alokasi penyaluran harian 19.637 kl, daya tahan stok Pertamax diperkirakan aman hingga 22,24 hari ke depan.

Adapun varian Pertamax Turbo (RON 98) tercatat memiliki ketersediaan 57.769 kl dengan proyeksi penyaluran harian sebesar 759 kl, sehingga menorehkan tingkat ketahanan stok tertinggi mencapai 76,11 hari.

Pada kategori bahan bakar mesin diesel, stok Solar (CN 48) terdata sebanyak 1.456.854 kl. Dengan target penyaluran harian mencapai 108.144 kl per hari, masa ketahanan stok nasional Solar berada di posisi 13,47 hari.

Sedangkan untuk varian mesin diesel nonsubsidi, Pertamina Dex (CN 53), persediaan nasional tersimpan sebanyak 83.164 kl dengan alokasi penyaluran 2.280 kl per hari, menempatkan tingkat ketahanan stok pada level 36,47 hari.

baca juga

Selain BBM untuk moda transportasi darat, pemerintah juga merinci ketersediaan pasokan untuk sektor penerbangan dan kebutuhan rumah tangga:

  • Avtur: Persediaan nasional berada di angka 421.190 kl dengan target penyaluran harian 14.365 kl, memberikan tingkat ketahanan stok hingga 29,32 hari.
  • Kerosin (Minyak Tanah): Stok tersimpan sebesar 29.329 kl dengan alokasi harian 1.435 kl, sehingga durasi ketahanan berada pada level 20,44 hari.
  • LPG: Pasokan gas elpiji nasional tercatat sebesar 342.817 metrik ton (mt). Dengan estimasi distribusi harian sekitar 26.513 mt per hari, daya tahan stok LPG nasional per 20 Oktober 2026 bertahan selama 12,93 hari.

Pemerintah Kaji Opsi Penambahan Kuota Pertalite

Meskipun angka statistik menunjukkan kondisi stok nasional dalam ambang batas aman, dinamika konsumsi di lapangan menunjukkan peningkatan yang signifikan. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah saat ini tengah mengkaji secara mendalam opsi penambahan kuota untuk BBM jenis Pertalite.

Langkah antisipatif ini disiapkan sebagai respons atas lonjakan konsumsi masyarakat pada tahun 2026 yang melebihi proyeksi awal. Kenaikan permintaan tersebut dipicu oleh pergeseran pola perilaku konsumen, di mana terjadi migrasi masif dari bahan bakar nonsubsidi RON 92 (Pertamax) beralih ke BBM bersubsidi RON 90 (Pertalite).

Penyesuaian kuota dipandang perlu guna menjaga stabilitas pasokan di SPBU dan mencegah terjadinya kelangkaan barang ditingkat pengecer.

Kendala kelancaran pasokan BBM dalam beberapa pekan terakhir terpantau meluas di berbagai pulau besar di Indonesia, memicu antrean kendaraan yang mengular hingga keluar area SPBU:

  1. Pulau Bali: Menjadi pusat perhatian lantaran antrean kendaraan di berbagai wilayah seperti Denpasar, Badung, Gianyar, Klungkung, Buleleng, hingga Bangli memanjang mulai dari 700 meter hingga 1 kilometer.
  2. Jawa dan Sumatra: Gejolak distribusi dirasakan masyarakat di Banten, Jawa Barat, Jawa Timur (termasuk Pamekasan), Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
  3. Kalimantan dan Sulawesi: Antrean kendaraan terjadi di Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.
  4. Wilayah Lain: Kendala pasokan turut dilaporkan di Provinsi Aceh serta Papua Barat.

Kondisi terkini di Jawa Timur menunjukkan tekanan distribusi yang makin terasa di tingkat daerah. Antrean panjang kendaraan bermotor tampak memadati sejumlah SPBU di Kabupaten Bangkalan dalam beberapa pekan terakhir. Jalur pengisian BBM jenis Pertalite dan Solar dipenuhi oleh kendaraan roda dua maupun roda empat hingga meluber ke bahu jalan utama.

Pemandangan tersebut salah satunya terlihat di SPBU yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Bangkalan, pada Jumat (23/10/2026). Antrean kendaraan tampak mengular sejak pagi hingga siang hari. Fenomena serupa juga dijumpai di SPBU kawasan perkotaan Bangkalan hingga wilayah Kecamatan Kamal, menandaskan pentingnya percepatan normalisasi distribusi oleh pihak terkait.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BBM Subsidi Dijual Lagi, LPG 3 Kg Dipindah ke Tabung 12 Kg, Dua Orang Jadi Tersangka

BBM Subsidi Dijual Lagi, LPG 3 Kg Dipindah ke Tabung 12 Kg, Dua Orang Jadi Tersangka

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Bukan karena Stok Menipis

Prabowo Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Bukan karena Stok Menipis

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:08 WIB

Pengguna Pertamax Beralih, Kuota BBM Pertalite Jebol

Pengguna Pertamax Beralih, Kuota BBM Pertalite Jebol

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:22 WIB

BBM B50 Diduga Diselundupkan di Perairan Tanjung Emas

BBM B50 Diduga Diselundupkan di Perairan Tanjung Emas

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:12 WIB

Gantikan Impor Bensin, Bahlil Beberkan Persiapan Mandatori Etanol E10 hingga E50

Gantikan Impor Bensin, Bahlil Beberkan Persiapan Mandatori Etanol E10 hingga E50

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Pemerintah Siapkan Kaltim Jadi Pusat Petrokimia, Manfaatkan Pasokan Gas Lokal

Pemerintah Siapkan Kaltim Jadi Pusat Petrokimia, Manfaatkan Pasokan Gas Lokal

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Terkini

Jaga Kesehatan Keluarga, BRI Berikan Healthcare Privilege Eksklusif Bersama Prodia

Jaga Kesehatan Keluarga, BRI Berikan Healthcare Privilege Eksklusif Bersama Prodia

Sumbar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:31 WIB

Lempar Lego dan Kurung Anak di Ruang Gelap, 19 Terdakwa Susulan Little Aresha Jalani Sidang Perdana

Lempar Lego dan Kurung Anak di Ruang Gelap, 19 Terdakwa Susulan Little Aresha Jalani Sidang Perdana

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:29 WIB

BRI Gandeng Prodia, Tawarkan Diskon MCU Hingga Free Medical Check-Up

BRI Gandeng Prodia, Tawarkan Diskon MCU Hingga Free Medical Check-Up

Sumsel | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:28 WIB

Bagi Nasabah BRI Private dan Prioritas, Silakan Nikmati Privilege Kesehatan dari Prodia

Bagi Nasabah BRI Private dan Prioritas, Silakan Nikmati Privilege Kesehatan dari Prodia

Jakarta | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas

Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas

Bali | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:21 WIB

Spesial Jakarta Running Festival 2026, Transjakarta Sediakan Bus Gratis dan Modifikasi Puluhan Rute

Spesial Jakarta Running Festival 2026, Transjakarta Sediakan Bus Gratis dan Modifikasi Puluhan Rute

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:17 WIB

BRI Hadirkan Exclusive Healthcare Services untuk Nasabah Prioritas

BRI Hadirkan Exclusive Healthcare Services untuk Nasabah Prioritas

Jatim | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Exclusive Healthcare Services Prodia, Keuntungan Khusus Nasabah BRI

Exclusive Healthcare Services Prodia, Keuntungan Khusus Nasabah BRI

Riau | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:11 WIB

Kolaborasi Kapolri-Gubsu Bobby Nasution, Upaya Pemberantasan Narkoba di  Sumut Tambah Kuat

Kolaborasi Kapolri-Gubsu Bobby Nasution, Upaya Pemberantasan Narkoba di Sumut Tambah Kuat

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Unilever Indonesia Dorong Kolaborasi Media Lokal untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Unilever Indonesia Dorong Kolaborasi Media Lokal untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:01 WIB

×