Goldman Sachs Pangkas Target Indeks KOSPI, 'Bisnis' AI Mulai Guncang Pasar Modal

M Nurhadi

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:52 WIB
Goldman Sachs Pangkas Target Indeks KOSPI, 'Bisnis' AI Mulai Guncang Pasar Modal
Goldman Sachs
baca 10 detik
  • Goldman Sachs merevisi turun target indeks KOSPI Korea Selatan dari 12.000 menjadi 9.000 pada Sabtu, 25 Oktober 2026.
  • Penyesuaian target tersebut dilakukan akibat kekhawatiran pelaku pasar terhadap imbal hasil infrastruktur kecerdasan buatan serta koreksi tajam bursa.
  • Meskipun target dipangkas, valuasi saham Korea Selatan dinilai sangat murah dan mencatatkan rasio terendah sejak tahun 2006.

Suara.com - Lembaga keuangan global Goldman Sachs secara resmi merevisi ke bawah target 12 bulan untuk indeks acuan pasar saham Korea Selatan, KOSPI, sebesar 25 persen. Target indeks yang sebelumnya diproyeksikan mampu menyentuh level 12.000 kini disesuaikan menjadi 9.000.

Langkah revisi ini diambil mencerminkan meningkatnya kekhawatiran para pelaku pasar terkait imbal hasil (return) dari investasi infrastruktur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), serta respons atas koreksi tajam yang dialami bursa saham domestik dalam beberapa bulan terakhir.

Sesuai laporan Bloomberg dan Investing.com pada Sabtu (25/10/2026), tim analis Goldman Sachs yang dipimpin oleh Timothy Moe menjelaskan bahwa penurunan KOSPI sebesar lebih dari 35 persen dari titik puncaknya pada Juni lalu menjadi pertimbangan utama di balik penyesuaian asumsi valuasi tersebut. Meskipun sempat mempertahankan pandangan optimistis sepanjang pertengahan tahun, Bank investasi asal Amerika Serikat ini kini memilih sikap yang lebih konservatif untuk merespons volatilitas pasar yang tinggi.

Valuasi Mencapai Tingkat Terendah Secara Historis

Kendati target indeks dipangkas, Goldman Sachs menilai bahwa harga saham-saham di bursa Korea Selatan saat ini berada pada kondisi yang sangat murah secara fundamental (excessively undervalued). Target revisi di level 9.000 bahkan masih mengindikasikan potensi kenaikan (upside) lebih dari 60 persen dari posisi harga saat ini.

Berdasarkan data historis yang dihimpun Bloomberg, rasio price-to-earnings (P/E) estimasi 12 bulan mendatang untuk indeks KOSPI telah menyusut hingga ke kisaran 4 kali lipat. Tingkat valuasi tersebut merupakan yang terendah sejak tahun 2006 di antara 18 pasar keuangan utama dunia yang dipantau.

Di samping itu, kalkulasi Goldman Sachs mengindikasikan bahwa harga saham sektor semikonduktor saat ini telah mencerminkan ekspektasi penurunan laba sektor hingga 65 persen pada tahun 2027—sebuah penilaian pasar yang dianggap terlalu pesimistis.

Tekanan Sektor Semikonduktor dan Peluang Koreksi

Penyebab utama pelemahan KOSPI bersumber dari kecemasan investor terhadap profitabilitas investasi AI yang membebankan dua emiten kelas berat (heavyweight) di industri semikonduktor, yakni Samsung Electronics dan SK Hynix. Tingginya biaya pengembangan infrastruktur, beban pendanaan, serta lambatnya realisasi imbal hasil memicu aksi jual di pasar modal.

baca juga

Sementara itu, saham-saham di luar sektor memori semikonduktor saat ini diperdagangkan pada rata-rata 7,6 kali estimasi laba mendatang.

Meskipun demikian, sejumlah analis memandang periode koreksi ini sebagai momentum untuk mengakumulasi saham. Head of Asia Research di Julius Baer, Mark Matthews, menuturkan bahwa permintaan terhadap teknologi AI secara mendasar masih melampaui kapasitas pasokan.

Meski indeks KOSPI terkoreksi tajam dari puncak Juni, estimasi laba 12 bulan mendatang bagi emiten-emiten di Korea Selatan justru mencatatkan pertumbuhan sebesar 22 persen, memperlebar celah antara kinerja fundamental perusahaan dan pergerakan harga saham di bursa.

Di luar penyesuaian indeks secara keseluruhan, Goldman Sachs tetap mempertahankan pandangan positif pada beberapa sektor spesifik, seperti saham-saham terkait ketenagalistrikan, sektor industri, serta emiten yang terdorong oleh perbaikan tata kelola korporasi (corporate governance). Prospek pemulihan pasar modal Korea Selatan ke depan diperkirakan akan sangat bergantung pada stabilisasi dan pemulihan kinerja di sektor semikonduktor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bill Gates Beri Peringatan Keras: 20 Tahun ke Depan Bakal Jadi Masa Paling Mencekam!

Bill Gates Beri Peringatan Keras: 20 Tahun ke Depan Bakal Jadi Masa Paling Mencekam!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Kebijakan Buyback Saham Tanpa RUPS Diperpanjang hingga Juni 2027

Kebijakan Buyback Saham Tanpa RUPS Diperpanjang hingga Juni 2027

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:50 WIB

BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:07 WIB

ICBP Mulai Buyback Hari Ini, Kucurkan Dana Rp750 Miliar

ICBP Mulai Buyback Hari Ini, Kucurkan Dana Rp750 Miliar

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:29 WIB

IHSG Bertahan di Level 5.400, Pantau Saham ANTM

IHSG Bertahan di Level 5.400, Pantau Saham ANTM

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Mantan Pejabat BUMN Bandingkan Saham Bayan yang Dihibahkan ke Asing dan Dibeli Haji Isam

Mantan Pejabat BUMN Bandingkan Saham Bayan yang Dihibahkan ke Asing dan Dibeli Haji Isam

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:53 WIB

Terkini

Pangkas Biaya dan Jarak, Tim Ekspedisi Patriot ITS Surabaya Dekatkan Akses Beasiswa

Pangkas Biaya dan Jarak, Tim Ekspedisi Patriot ITS Surabaya Dekatkan Akses Beasiswa

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:46 WIB

Penumpang Transjabodetabek Melonjak, Pramono Siap Guyur Anggaran Bangun Halte di Bekasi

Penumpang Transjabodetabek Melonjak, Pramono Siap Guyur Anggaran Bangun Halte di Bekasi

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:46 WIB

Gaya Hidup Terpaksa Turun Kasta: Saat Bansos Sembako Saja Tak Lagi Mempan

Gaya Hidup Terpaksa Turun Kasta: Saat Bansos Sembako Saja Tak Lagi Mempan

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Deepal S07 Siap Bertarung di Segmen SUV Listrik Medium

Deepal S07 Siap Bertarung di Segmen SUV Listrik Medium

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Media Singapura: Indonesia Perketat Aturan untuk Atasi Manipulasi Pasar Saham

Media Singapura: Indonesia Perketat Aturan untuk Atasi Manipulasi Pasar Saham

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:44 WIB

Kampanye Indonesia Asri dan Universitas Indonesia Gagas Implementasi Circular Campus

Kampanye Indonesia Asri dan Universitas Indonesia Gagas Implementasi Circular Campus

Jakarta | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:44 WIB

3 Bedak Padat Sariayu yang Ringan untuk Makeup Harian, Hasil Natural

3 Bedak Padat Sariayu yang Ringan untuk Makeup Harian, Hasil Natural

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:43 WIB

Kembali Gelar Program Badai Emas 2026, Pegadaian Hadiahi 1,88 Kilogram Emas untuk Nasabah

Kembali Gelar Program Badai Emas 2026, Pegadaian Hadiahi 1,88 Kilogram Emas untuk Nasabah

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:43 WIB

5 Loose Powder dengan Kandungan SPF untuk Makeup Halus Sekaligus Terlindungi dari Sinar UV

5 Loose Powder dengan Kandungan SPF untuk Makeup Halus Sekaligus Terlindungi dari Sinar UV

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Hattrick Yoga Bawa Futsal Solo Singkirkan Kendal 4-1, Tiket Final Porprov Jateng 2026 Dikunci

Hattrick Yoga Bawa Futsal Solo Singkirkan Kendal 4-1, Tiket Final Porprov Jateng 2026 Dikunci

Surakarta | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:39 WIB

×