BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Senin, 26 Oktober 2026 | 12:07 WIB
BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik di Gedung BEI, Senin (26/10/2026). [Suara.com/Rina]
baca 10 detik
  • Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyatakan bursa akan memperketat pengawasan saham gorengan pada Senin, 26 Oktober 2026.
  • BEI mengganti pengumuman UMA dengan teknologi deteksi dini untuk menerbitkan laporan dimulainya investigasi manipulasi harga.
  • Hasil investigasi dapat berupa pembatasan kegiatan atau suspensi rekening efek tertentu guna menjaga likuiditas pasar yang efektif.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal memperketat pengawasan terhadap saham yang terindikasi mengalami manipulasi harga atau dikenal sebagai saham gorengan. 

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik mengatakan, selama ini BEI telah melakukan sejumlah langkah pengawasan, mulai dari immediate action, pengumuman Unusual Market Activity (UMA), hingga suspensi untuk memberikan waktu bagi pasar melakukan pendinginan (cooling down).

"Kami melakukan beberapa tindakan seperti immediate action yang kemudian diikuti dengan Unusual Market Activity (UMA) kemudian suspensi cooling down, kemudian diikuti dengan tindakan-tindakan lainnya yang juga dibarengi dengan proses investigasi di internal bursa. Kami akan melakukan penyesuaian lebih targeted," jelas Jeffrey di Gedung BEI, Senin (26/10/2026).

Namun, BEI tidak akan terlalu banyak mengandalkan pengumuman immediate action maupun UMA. 

Sebagai gantinya, bursa akan memanfaatkan teknologi pengawasan untuk mengidentifikasi awal praktik manipulasi harga dan langsung dilakukan investigasi yang disertai laporan dimulainya penelusuran tersebut.

"Segera setelah ini, kami tidak lagi akan banyak memberikan immediate action atau UMA. Tetapi dengan teknologi pengawasan yang kami miliki, yang juga teknologi yang sama ini digunakan di banyak bursa lain di dunia, kami bila mendeteksi indikasi awal adanya praktik-praktik manipulasi atau upaya memanipulasi harga di pasar, kami akan mengeluarkan laporan indikasi dimulainya investigasi," beber Jeffrey.

Ilustrasi Saham. [Dokumentasi IPOT].
Ilustrasi Saham. [Dokumentasi Ist].

Dia memberikan contoh, apabila ditemukan indikasi awal praktik yang tidak semestinya pada suatu saham, BEI akan menyampaikan informasi kepada publik mengenai periode transaksi yang sedang diperiksa, jumlah pihak yang melakukan transaksi, hingga anggota bursa yang menjadi perantara transaksi tersebut.

"Misalnya, bila kami menemukan indikasi awal adanya praktik-praktik yang tidak baik, kami akan menyampaikan kepada publik bahwa atas saham A untuk periode transaksi tanggal sekian sampai sekian, transaksi yang dilakukan oleh 30 pihak misalnya, dilakukan melalui 5 anggota bursa, misalnya sedang dalam investigasi bursa efek Indonesia," tuturnya.

Selain mengumumkan dimulainya investigasi, BEI juga dapat mengambil tindakan selama proses pemeriksaan berlangsung. 

baca juga

Langkah tersebut antara lain berupa pembatasan kegiatan rekening efek maupun suspensi terhadap rekening efek tertentu.

"Dan di dalam proses investigasi itu, kami dapat melakukan tindakan tertentu seperti pembalasan kegiatan rekening efek atau melakukan suspensi atas rekening efek tertentu. Tentu, mekanisme pengawasan ini diharapkan dapat memberikan likuiditas yang terus terjaga di pasar, tetapi di sisi lain tindakan pengawasan akan berjalan lebih efektif," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Naik Betah di Level 5.400 pada Sesi I, Saham BYAN hingga AMMN Jadi Pendorong

IHSG Naik Betah di Level 5.400 pada Sesi I, Saham BYAN hingga AMMN Jadi Pendorong

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:38 WIB

IHSG Masih Kuat Menghijau Pagi Ini, Bergerak ke Level 5.400

IHSG Masih Kuat Menghijau Pagi Ini, Bergerak ke Level 5.400

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Teknikal IHSG Hari Ini: Uji Resistance 5.450 di Tengah Aksi Jual Asing dan Isu MSCI

Teknikal IHSG Hari Ini: Uji Resistance 5.450 di Tengah Aksi Jual Asing dan Isu MSCI

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:20 WIB

OJK Ketemu 336 Investor Global usai Pengumuman MSCI, Ini yang Dibahas

OJK Ketemu 336 Investor Global usai Pengumuman MSCI, Ini yang Dibahas

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:25 WIB

BRI Siapkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham hingga Januari 2027

BRI Siapkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham hingga Januari 2027

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:19 WIB

IHSG Terus Rebound 3 Hari Beruntun ke Level 5.387

IHSG Terus Rebound 3 Hari Beruntun ke Level 5.387

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:47 WIB

Terkini

BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Bareskrim Turun Tangan Usut Karhutla di Kaltim dan Kalteng

Bareskrim Turun Tangan Usut Karhutla di Kaltim dan Kalteng

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis

Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Kenapa Hari Sumpah Pemuda Tidak Tanggal Merah? Cek Penjelasan Resmi Aturannya

Kenapa Hari Sumpah Pemuda Tidak Tanggal Merah? Cek Penjelasan Resmi Aturannya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Harga iPhone 13 Terbaru Resmi dan Bekas di Pasaran: Masih Jadi Primadona, Banderol Masuk Akal

Harga iPhone 13 Terbaru Resmi dan Bekas di Pasaran: Masih Jadi Primadona, Banderol Masuk Akal

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:02 WIB

Konstruksi Stadion Untia Makassar Berkapasitas 15.000 Penonton Dimulai Awal 2027

Konstruksi Stadion Untia Makassar Berkapasitas 15.000 Penonton Dimulai Awal 2027

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:02 WIB

Wamensos Agus Jabo Resmikan Taman Anak Sejahtera dan Salurkan Bantuan Atensi di Surakarta

Wamensos Agus Jabo Resmikan Taman Anak Sejahtera dan Salurkan Bantuan Atensi di Surakarta

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:01 WIB

Polri Kerahkan 200 Brimob Tangani Karhutla, Tanjung Puting Jadi Perhatian

Polri Kerahkan 200 Brimob Tangani Karhutla, Tanjung Puting Jadi Perhatian

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:01 WIB

Berawal dari Laporan Orang Hilang, Ibu dan Anak di Madiun Diduga Jadi Korban Pembunuhan

Berawal dari Laporan Orang Hilang, Ibu dan Anak di Madiun Diduga Jadi Korban Pembunuhan

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Tak Semua Harus UMKM, Ketika Para Ahli tak Punya Tempat di Negara Sendiri

Tak Semua Harus UMKM, Ketika Para Ahli tak Punya Tempat di Negara Sendiri

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:00 WIB

×