Hadapi Lonjakan Kebutuhan AI, NeutraDC Ungkap Strategi di Sovereign Tech Summit 2026

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:51 WIB
Hadapi Lonjakan Kebutuhan AI, NeutraDC Ungkap Strategi di Sovereign Tech Summit 2026
VP Sales & Marketing NeutraDC Erik Orbandi saat menjadi panelis dalam sesi Sovereign Technology & National Compute pada Sovereign Tech Summit 2026, bagian dari rangkaian Bali Tech Week (BTW) 2026 di Denpasar, Bali, Kamis (22/10). (Dok: Telkom)

Suara.com - PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC), operating company data center dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berbagi perspektif mengenai kesiapan infrastruktur AI berdaulat yang siap digunakan untuk mendukung kebutuhan bisnis dalam sesi panel Sovereign Tech Summit 2026 by Telkom Indonesia, sebagai bagian dari rangkaian Bali Tech Week (BTW) 2026 pada Kamis (22/10). Melalui diskusi strategis ini, NeutraDC menggarisbawahi pentingnya kesiapan infrastruktur data
center untuk mengimbangi pertumbuhan kebutuhan komputasi AI di Indonesia.

Perspektif tersebut disampaikan dalam sesi panel 2 bertajuk Sovereign Technology & National Compute, yang menghadirkan VP Sales & Marketing NeutraDC Erik Orbandi, VP Enterprise Business Strategy Telkom Tanto Suratno, serta Co-Founder & CEO Awanio Irfan Yuta Pratama. Diskusi ini mendalami kesiapan teknologi dan infrastruktur komputasi nasional dalam menjawab kebutuhan bisnis serta mendukung pengembangan AI di Indonesia.

“Perusahaan membutuhkan infrastruktur yang tidak hanya andal, tetapi juga siap mendukung implementasi AI untuk kebutuhan bisnis. Melalui Neutra Colocation, Neutra Compute, dan Neutra Connect, NeutraDC menyediakan kapabilitas data center, komputasi, dan konektivitas dalam satu ekosistem untuk mendukung kebutuhan tersebut,” ujar Erik, VP Sales & Marketing NeutraDC.

Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan infrastruktur untuk mendukung adopsi AI, NeutraDC terus memperluas kapasitas dan jangkauan infrastruktur data centernya di sejumlah area strategis. Langkah ekspansi ini bertujuan untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan penyimpanan data dan komputasi, sekaligus memperkuat kesiapan infrastruktur digital dalam mendukung kebutuhan industri dan ekonomi digital Indonesia. Pengembangan ini juga menjadi bagian dari kontribusi NeutraDC dalam mendukung agenda pemerintah untuk memperkuat kedaulatan digital nasional melalui ketersediaan infrastruktur yang andal dan berkelanjutan.

Pada kesempatan terpisah, CEO NeutraDC Group Rakhmad Tunggal Afifuddin menyampaikan bahwa, kedaulatan AI Indonesia membutuhkan fondasi infrastruktur yang kuat, pengembangan kapasitas yang berkelanjutan, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Perkembangan AI tidak hanya meningkatkan kebutuhan terhadap data center, tetapi juga terhadap kapasitas komputasi dan konektivitas yang andal. Karena itu, kedaulatan teknologi perlu didukung oleh ekosistem infrastruktur digital yang menyeluruh. NeutraDC terus memperkuat kapabilitasnya untuk menjawab kebutuhan tersebut, termasuk melalui pengembangan kapasitas data center guna mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan komputasi di masa mendatang,” pungkas Rakhmad.

Kesiapan infrastruktur AI perlu dilihat secara menyeluruh, mulai dari fasilitas penyimpanan dan penempatan sistem, kemampuan komputasi, hingga konektivitas yang memungkinkan berbagai infrastruktur terhubung secara optimal. Kapabilitas ini memperkuat posisi NeutraDC sebagai penyedia infrastruktur digital AI-ready terdepan di Indonesia.

Seiring meningkatnya kebutuhan komputasi AI, NeutraDC akan terus memperkuat kapasitas data center dan kapabilitas layanannya untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan pasar. Didukung kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, langkah ini menjadi bagian dari upaya NeutraDC dalam membangun fondasi infrastruktur digital yang siap digunakan saat ini dan dapat berkembang mengikuti kebutuhan masa depan, sekaligus mendukung penguatan kedaulatan teknologi di Indonesia. ***

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung LKPP, Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Melalui SPSE V5

Dukung LKPP, Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Melalui SPSE V5

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Kenapa Tulisan dengan Tanda Baca Em Dash Sering Dianggap AI? Ini Faktanya!

Kenapa Tulisan dengan Tanda Baca Em Dash Sering Dianggap AI? Ini Faktanya!

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:15 WIB

TelkomGroup Luncurkan Pengembangan Sovereign Digital Technology di DTIIF 2026

TelkomGroup Luncurkan Pengembangan Sovereign Digital Technology di DTIIF 2026

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:06 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Mau Trading Pakai AI, Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Mencoba?

Mau Trading Pakai AI, Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Mencoba?

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Goldman Sachs Pangkas Target Indeks KOSPI, 'Bisnis' AI Mulai Guncang Pasar Modal

Goldman Sachs Pangkas Target Indeks KOSPI, 'Bisnis' AI Mulai Guncang Pasar Modal

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:52 WIB

Terkini

Dukung LKPP, Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Melalui SPSE V5

Dukung LKPP, Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Melalui SPSE V5

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Salah Kaprah Budaya Nrimo dan Hilangnya Kesadaran atas Hak Hidup Layak

Salah Kaprah Budaya Nrimo dan Hilangnya Kesadaran atas Hak Hidup Layak

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Hair Removal Device vs Alat Cukur Elektrik: Mana yang Lebih Worth To Buy untuk Self Treatment?

Hair Removal Device vs Alat Cukur Elektrik: Mana yang Lebih Worth To Buy untuk Self Treatment?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:43 WIB

Pansel KPU-Bawaslu Belum Dibentuk, DPR Ungkap Dua Skenario Rekrutmen

Pansel KPU-Bawaslu Belum Dibentuk, DPR Ungkap Dua Skenario Rekrutmen

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kabar Duka, Anggota DPR RI Gandung Pardiman Meninggal Dunia

Kabar Duka, Anggota DPR RI Gandung Pardiman Meninggal Dunia

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:35 WIB

4 Kabar Baik untuk Warga Indonesia di Era 'In This Economy', Ada untuk Traveler

4 Kabar Baik untuk Warga Indonesia di Era 'In This Economy', Ada untuk Traveler

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:35 WIB

1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru

1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru

Banten | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Gus Ipul Targetkan 48 Juta Keluarga Terdaftar Perlinsos Digital Akhir 2026

Gus Ipul Targetkan 48 Juta Keluarga Terdaftar Perlinsos Digital Akhir 2026

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:34 WIB

Resmi! Ini Susunan Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026 Sesuai Aturan Pemerintah

Resmi! Ini Susunan Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026 Sesuai Aturan Pemerintah

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:34 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Tiga Tokoh Bangsa Terima Lifetime Achievement Award

Hari Sumpah Pemuda, Tiga Tokoh Bangsa Terima Lifetime Achievement Award

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:34 WIB

×