Rogoh Kocek APBN Rp600 Miliar, Mentan Amran Mau Buat Koperasi Peternak Ayam dan Petani Jagung

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:33 WIB
Rogoh Kocek APBN Rp600 Miliar, Mentan Amran Mau Buat Koperasi Peternak Ayam dan Petani Jagung
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyiapkan skema pembentukan koperasi yang mengintegrasikan peternak ayam dengan petani jagung dengan anggaran APBN mencapai Rp600 miliar selama 2 tahun. Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • Mentan Amran akan membuat koperasi yang khusus mengintegrasikan peternak ayam dan jagung.
  • Untuk merealisasikan hal tersebut pemerintah menyiapan anggaran sebesar Rp600 miliar.
  • Nantinya koperasi itu untuk menjamin pasokan bahan baku pakan dan menekan biaya produksi peternakan.

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyiapkan skema pembentukan koperasi yang mengintegrasikan peternak ayam dengan petani jagung dengan anggaran APBN mencapai Rp600 miliar selama 2 tahun.

Langkah ini ditujukan untuk menjamin pasokan bahan baku pakan sekaligus membantu menekan biaya produksi peternakan.

Melalui skema tersebut, peternak dan petani jagung akan berada dalam satu kesatuan usaha. Untuk mendukung rencana ini, Pemerintah menyiapkan lahan jagung seluas 300.000 hektare dengan target produksi mencapai 2,1 juta ton per tahun, berdasarkan asumsi produktivitas tujuh ton per hektare.

"Kita membangun sistem, closed system, dari hulu ke hilir. Tidak seperti dulu. Apa maksudnya? Dari hulu, kita membangun kelompok tani bersama peternak. Peternak dengan petani jagung menjadi satu kesatuan, membentuk koperasi. Jadi tanam jagung sendiri, dibantu oleh pusat," kata Amran dalam pertemuan bersama perwakilan peternak di Kementan, Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Amran menjelaskan kebutuhan jagung untuk peternak diperkirakan mencapai 1,8 juta ton per tahun. Dengan target produksi 2,1 juta ton, pemerintah menyiapkan kelebihan produksi untuk mengantisipasi kebutuhan peternak sekaligus menjaga ketersediaan pasokan.

"Dari hulu, antara peternak dengan petani jagung, ini satu kesatuan. Ini sistem baru yang kita bangun, closed system. Dia menyatu dalam satu koperasi," ujarnya.

Pemerintah juga menyiapkan mekanisme penyerapan apabila produksi jagung melampaui kebutuhan peternak. Dalam skema ini, Perum Bulog akan bertindak sebagai pembeli atau offtaker untuk menyerap kelebihan hasil produksi.

"Kalau berlebih, Bulog menjadi offtaker. Katakanlah lebih 300.000 ton, kan? Ini menjadi offtaker, Bulog yang mengambil," kata Amran.

Jagung yang disetorkan kepada Bulog nantinya dapat ditebus kembali oleh peternak ketika diperlukan, dengan dukungan subsidi pemerintah melalui skema yang disampaikan Kementerian Pertanian. Mekanisme tersebut dirancang agar peternak tetap memiliki akses terhadap pasokan jagung ketika kebutuhan meningkat.

baca juga

Selain jagung, pemerintah juga berupaya mengendalikan harga bahan baku pakan lainnya, yakni soybean meal atau bungkil kedelai. Amran mengatakan pemerintah melalui ID FOOD mematok harga bahan baku impor tersebut sebesar Rp8.630 per kilogram.

"Itu diatur oleh pemerintah. Itulah tujuannya kenapa ID FOOD yang mengimpor supaya bisa terkendali," ujarnya.

Untuk mendukung program tersebut, Kementerian Pertanian mengalokasikan anggaran Rp300 miliar pada tahun ini dan menyiapkan alokasi Rp300 miliar lagi pada tahun depan. Pemerintah juga memberikan dukungan berupa benih dan alat mesin pertanian untuk memperkuat produksi jagung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peternak Ayam Petelur Ngeluh Harga Jual Anjlok, Mentan Amran Tawarkan Kasih ke MBG

Peternak Ayam Petelur Ngeluh Harga Jual Anjlok, Mentan Amran Tawarkan Kasih ke MBG

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:48 WIB

Pembahasan Anggaran Jakarta Ditunda, DPRD Menanti Hasil Lobi Pramono ke Menkeu

Pembahasan Anggaran Jakarta Ditunda, DPRD Menanti Hasil Lobi Pramono ke Menkeu

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:35 WIB

Viral Lahan Bekas Masjid Dibongkar Dibangun Kopdes Merah Putih

Viral Lahan Bekas Masjid Dibongkar Dibangun Kopdes Merah Putih

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Terkini

Rogoh Kocek APBN Rp600 Miliar, Mentan Amran Mau Buat Koperasi Peternak Ayam dan Petani Jagung

Rogoh Kocek APBN Rp600 Miliar, Mentan Amran Mau Buat Koperasi Peternak Ayam dan Petani Jagung

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Pelajaran Penting Mengenai Dampak Memanjakan Anak lewat Novel Childish Boy

Pelajaran Penting Mengenai Dampak Memanjakan Anak lewat Novel Childish Boy

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:30 WIB

7 Fakta Mencengangkan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun hingga Jasadnya Digiling

7 Fakta Mencengangkan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun hingga Jasadnya Digiling

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:26 WIB

BRI Andalkan Fundamental Kuat untuk Topang Pertumbuhan Jangka Panjang dan Buyback Saham

BRI Andalkan Fundamental Kuat untuk Topang Pertumbuhan Jangka Panjang dan Buyback Saham

Bogor | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:23 WIB

KPK Usul Harta Pejabat Tak Lapor LHKPN Dirampas Negara, Sahroni Ingatkan Soal HAM

KPK Usul Harta Pejabat Tak Lapor LHKPN Dirampas Negara, Sahroni Ingatkan Soal HAM

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:21 WIB

Demi Listrik 4 Gigawatt, Singapura Pasang Panel Surya di Tembok Gedung Hingga Parkiran

Demi Listrik 4 Gigawatt, Singapura Pasang Panel Surya di Tembok Gedung Hingga Parkiran

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:21 WIB

Perselisihan di Hotel Diduga Jadi Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Perselisihan di Hotel Diduga Jadi Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Jatim | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:20 WIB

5 Rekomendasi HP realme 3 Jutaan untuk Gaming Harian: Baterai Jumbo dan Performa Anti Lag

5 Rekomendasi HP realme 3 Jutaan untuk Gaming Harian: Baterai Jumbo dan Performa Anti Lag

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Kenapa Sering Mimpi Buruk Jam 3 Pagi Menurut Medis dan Psikologi?

Kenapa Sering Mimpi Buruk Jam 3 Pagi Menurut Medis dan Psikologi?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Gandung Pardiman Meninggal Dunia di RS Panti Rapih, Dimakamkan di Ponjong

Gandung Pardiman Meninggal Dunia di RS Panti Rapih, Dimakamkan di Ponjong

Jogja | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:17 WIB

×