Pembahasan Anggaran Jakarta Ditunda, DPRD Menanti Hasil Lobi Pramono ke Menkeu

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:35 WIB
Pembahasan Anggaran Jakarta Ditunda, DPRD Menanti Hasil Lobi Pramono ke Menkeu
Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin (ANTARA)
baca 10 detik
  • DPRD DKI Jakarta menunda pembahasan anggaran pada Senin (26/10/2026) karena ancaman defisit anggaran dan pemotongan dana pusat.
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dijadwalkan bertemu dengan Menteri Keuangan Suahasil Nazara untuk membahas kepastian dana bagi hasil dan obligasi.
  • Penundaan rapat bertujuan menghindari kesalahan asumsi angka oleh komisi dewan sambil menanti kepastian diplomasi anggaran tersebut.

Suara.com - Kelanjutan pembahasan rancangan anggaran belanja Jakarta kini bertumpu sepenuhnya pada ikhtiar pertemuan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dengan Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta memutuskan untuk menghentikan sementara pembahasan anggaran di Gedung DPRD DKI Jakarta demi menanti kepastian hasil pertemuan tersebut.

Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin menegaskan bahwa penundaan rapat terpaksa diambil akibat adanya ancaman defisit anggaran yang berkaitan langsung dengan pemerintah pusat.

"Masih ada defisit anggaran yang harus dikomunikasikan dengan pemerintah pusat karena terkait dengan dana bagi hasil," ujarnya usai rapat, Senin (26/10/2026).

Selain menanti kejelasan nominal dana bagi hasil, parlemen daerah juga masih menggantungkan asa pada persetujuan penerbitan obligasi daerah.

"Apakah dana obligasi ini bisa disetujui atau tidak, itu kan masih pertanyaan lah ya. Mudah-mudahan pertemuan antara pemerintah provinsi, Pak Gubernur dengan Menteri Keuangan itu bisa memperoleh hasil yang baik ya, di mana harapannya kita mendapat dana bagi hasil yang sesuai dengan kebutuhan anggaran di DKI," lanjut Suhud.

Kekhawatiran legislatif kian beralasan lantaran Kementerian Keuangan telah melayangkan surat resmi pemotongan dana bagi hasil untuk Jakarta hingga menembus kisaran Rp620 miliar.

Kondisi fiskal kian pelik mengingat potensi penerimaan dari obligasi daerah yang mencapai nilai Rp5 triliun lebih juga belum mengantongi restu.

Suhud menilai, pengurangan anggaran dalam jumlah besar tersebut sangat rumit sehingga komunikasi tingkat tinggi antara gubernur dan menteri menjadi kunci penyelamat.

baca juga

"Kan harus dilakukan penyesuaian ya. Artinya program-program ataupun anggaran yang sudah ada harus disisir lagi, dipotong. Ini kan nggak mudah juga untuk mengurangi anggaran sebesar itu, apalagi nanti kalau ternyata obligasi tidak disetujui. Makanya kami perlu kepastian. Nah, karena itu kami menunggu komunikasi antara Pak Gubernur dengan Kementerian Keuangan," jelas legislator PKS itu.

Keputusan untuk menunda rapat anggaran sengaja ditempuh agar komisi-komisi di DPRD DKI Jakarta tidak meraba-raba angka saat merancang kegiatan.

Apabila diplomasi anggaran tersebut membuahkan kepastian pada Selasa (27/10/2026) ini, pimpinan dewan berencana langsung menggulirkan kembali roda pembahasan pada pertengahan pekan.

"Mungkin kalau Selasa sudah ada, rapat akan kami lanjutkan di hari Rabu, dan hari Kamis bisa langsung pembahasan di komisi-komisi," pungkas Suhud. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Running Festival dan Konser Kanye West Beri Dampak Ekonomi Rp625 Miliar

Jakarta Running Festival dan Konser Kanye West Beri Dampak Ekonomi Rp625 Miliar

Video | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Jakarta Targetkan Defisit Sampah pada 2029

Jakarta Targetkan Defisit Sampah pada 2029

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Dampak Ekonomi Konser Kanye West dan Jakarta Running Festival Tembus Rp625 Miliar

Dampak Ekonomi Konser Kanye West dan Jakarta Running Festival Tembus Rp625 Miliar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:49 WIB

Terkini

Usut Kasus Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor, KPK Panggil Wabup Jaro Ade

Usut Kasus Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor, KPK Panggil Wabup Jaro Ade

Bogor | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:35 WIB

Pembahasan Anggaran Jakarta Ditunda, DPRD Menanti Hasil Lobi Pramono ke Menkeu

Pembahasan Anggaran Jakarta Ditunda, DPRD Menanti Hasil Lobi Pramono ke Menkeu

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:35 WIB

Apa Perbedaan Spesifik antara Golongan SIM C, C1, dan C2? Ini Rincian Ketentuannya

Apa Perbedaan Spesifik antara Golongan SIM C, C1, dan C2? Ini Rincian Ketentuannya

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Viral Ikan Asin Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan

Viral Ikan Asin Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Trauma Nyata Perempuan Korban Perang Dunia I dalam Buku Testament of Youth

Trauma Nyata Perempuan Korban Perang Dunia I dalam Buku Testament of Youth

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Badan Juga Butuh Perlindungan! 5 Rekomendasi Sunblock Badan SPF 50 Buat Panas-Panasan

Badan Juga Butuh Perlindungan! 5 Rekomendasi Sunblock Badan SPF 50 Buat Panas-Panasan

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:29 WIB

Laurin Ulrich Bicara Soal Masa Depan, Singgung Bela Timnas Indonesia?

Laurin Ulrich Bicara Soal Masa Depan, Singgung Bela Timnas Indonesia?

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Ojol Korban Terlindas BYD Alami Patah Tulang dan Kebocoran Paru, Polri Tanggung Biaya Pengobatan

Ojol Korban Terlindas BYD Alami Patah Tulang dan Kebocoran Paru, Polri Tanggung Biaya Pengobatan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Tak Cuma Lawan Politik, Pakar Sebut UU Perampasan Aset di Negara Lain Malah Digunakan Hantam Bisnis

Tak Cuma Lawan Politik, Pakar Sebut UU Perampasan Aset di Negara Lain Malah Digunakan Hantam Bisnis

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:26 WIB

Strategi Baru Polisi di Operasi Patuh 2026, Petugas Wajib Gunakan Kamera

Strategi Baru Polisi di Operasi Patuh 2026, Petugas Wajib Gunakan Kamera

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:25 WIB

×