Cerita Gunung Timau di NTT, Lokasi Pencarian Kehidupan di Luar Angkasa

Blitz

Selasa, 02 Agustus 2022 | 10:12 WIB
Cerita Gunung Timau di NTT, Lokasi Pencarian Kehidupan di Luar Angkasa
gunung timau - Instagram @pendakiindonesia

Beberapa waktu lalu, Kabupaten Kupang di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditetapkan sebagai lokasi ideal pembangunan observatorium antariksa terbesar di Asia Tenggara

Pembangunan observatorium antariksa itu berlokasi di kawasan hutan lindung Gunung Timau, kecamatan Amfoang Tengah. 

Observatorium yang akan dikelola oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) ini menjadi salah satu kebanggan bangsa Indonesia. 

Program penelitian exoplanet dan pencarian kehidupan di luar angkasa bisa dilakukan setelah Observatorium Nasional Timau di Nusa Tenggara Timur beroperasi.

"Saat ini LAPAN belum ada program penelitian exoplanet. Namun, dengan beroperasinya Observatorium Nasional Timau di NTT, kami berharap untuk dapat melakukan deteksi dan karakterisasi exoplanet," kata Peneliti LAPAN, Rhorom Priyatikanto mengutip dari Antara

Untuk mendeteksi kehidupan di luar bumi, Obnas bakal menggunakan teleskop besar dengan cermin majemuk berukuran 3,8 meter. 

Teleskop itu diklaim merupakan kembaran dari Teleskop Seimei milik Universitas Kyoto, Jepang. Saat ini, teleskop tersebut masih dibuat dan akan diuji terlebih dahulu di Jepang.

Gunung Timau sendiri memiliki ketinggian 1.300 mdpl sehingga lokasi ini berada di dataran menengah. 

Berbeda dengan observatorium sebelumnya yang dimiliki Indonesia peninggalan Belanda, Observatorium Boscha di Bandung, Gunung Timau merupakan wilayah cagar alam yang kelestarian lingkungannya amat dijaga. 

baca juga

Dikutip dari berbagai sumber, Gunung Timau sendiri merupakan lokasi bekas kerajaan. Pada abad ke-16, bangsa Portugis tiba di Pulau Timor, dan ratusan tahun kemudian tibalah bangsa Belanda. 

Sejumlah kerajaan di pulau tersebut secara bergantian bersekutu dengan kedua negara asing itu dan juga dengan orang Topas, kelompok penduduk berdarah campuran yang sudah sejak lama memegang kekuasaan di bagian yang dikuasai Imperium Portugal.

Kerajaan Amfoang berada di sisi barat Oecussi-Ambeno, pusat kekuatan bangsa Portugis dan Topas. Oecussi-Ambeno berada di bawah pengaruh Amfoang.

Hingga tahun 1756, VOC memegang kekuasaan tertinggi di Timor Barat meskipun penguasa setempat (raja) masih memegang kendali langsung atas wilayahnya. Pada tahun 1800, Belanda membagi Amfoang dalam 2 bagian: Amfoang Naikliu dan Amfoang Timau. 

Pada abad ke-20, kerajaan tersebut dikuasai oleh Hindia-Belanda. Hingga tahun 1962, Raja Amfoang memiliki kekuasaan lokal. Raja amfoang Robbt Mano.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Link Live Streaming Pengamatan Hilal di  Observatorium Bosscha Bandung

Link Live Streaming Pengamatan Hilal di Observatorium Bosscha Bandung

News | Jum'at, 01 April 2022 | 15:01 WIB

Observatorium Bosscha Lembang Pantau Hilal 1 Ramadhan 1443 Hijriah

Observatorium Bosscha Lembang Pantau Hilal 1 Ramadhan 1443 Hijriah

Jabar | Jum'at, 25 Maret 2022 | 18:35 WIB

Segera Dibuka SUMMIT One Vanderbilt: Observatorium Paling Imersif di Dunia

Segera Dibuka SUMMIT One Vanderbilt: Observatorium Paling Imersif di Dunia

Your Say | Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:30 WIB

Terkini

PTBA Cetak Mekanik Muda Siap Industri, Lulusan Basic Mechanic Course Ring 1 Tanjung Enim Dikukuhkan

PTBA Cetak Mekanik Muda Siap Industri, Lulusan Basic Mechanic Course Ring 1 Tanjung Enim Dikukuhkan

Sumsel | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:08 WIB

Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!

Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:59 WIB

Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang

Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:59 WIB

FIFA Selidiki Dugaan Rasial Terhadap IShowSpeed di Piala Dunia 2026, Laga Argentina Jadi Sorotan

FIFA Selidiki Dugaan Rasial Terhadap IShowSpeed di Piala Dunia 2026, Laga Argentina Jadi Sorotan

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:47 WIB

Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik

Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:43 WIB

Viral Minta Uang ke Sopir Pakai Seragam Polisi, Eks Bripka di Lubuk Linggau Ditangkap

Viral Minta Uang ke Sopir Pakai Seragam Polisi, Eks Bripka di Lubuk Linggau Ditangkap

Sumsel | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:38 WIB

Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?

Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:26 WIB

Mulai Hari Ini, Isi Solar Subsidi di 10 SPBU Palembang Wajib Ikuti Aturan Baru

Mulai Hari Ini, Isi Solar Subsidi di 10 SPBU Palembang Wajib Ikuti Aturan Baru

Sumsel | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:21 WIB

Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie

Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:16 WIB

Mobil Masuk Kolong Truk Mogok di Bypass Palembang, Begini Kronologi Kecelakaannya

Mobil Masuk Kolong Truk Mogok di Bypass Palembang, Begini Kronologi Kecelakaannya

Sumsel | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:10 WIB

×