Artis film porno, Lacey Amour mendapat ancaman tuntutan hukum dari sebuah perusahaan perhotelan, Travelodge setelah membuat video syur di salah satu kamar hotel.
Raksasa perusahaan hotel itu seperti dilansir dari Mail Online mengatakan akan segera menyelidiki dan mengambil langkah hukum terkait video syur di salah satu hotel jaringan mereka.
Sebelumnya, Lacey Amour merekam adegan video porno di salah satu kamar hotel yang berlokasi di Newcastle, Inggri pada 12 Desember 2022.
Lacey dan sejumlah rekannya memang berniat untuk membuat video syur di dalam kamar hotel tersebut. Aksi Lacey dan rekan-rekannya itu rupanya diketahui pihak hotel.
Pihak hotel kemudian marah kepada Lacey dan kawan-kawannya karena membuat video syur di dalam kamar hotel. Mereka kemudian mengancam akan melakukan tuntutan hukum.
Mendapat ancaman akan dikenai sanksi hukum, Lacey kemudian buka suara. Menurutnya, ancaman kepada dirinya merupakan cermin diskriminasi kepada industri film porno di Inggris.
Wanita berusia 23 tahun asal South Wales itu bahwa masih ada ketidakadilan di industri film porno. Ia pun tegaskan tidak merasa bersalah membuat video syur di kamar hotel tersebut.
"Kami hanya berusaha melakukan pekerjaan kami," ucap Lacey kepada The Sun.
Sementara itu pihak Travelodge mengatakan bahwa pihaknya sangat tidak berkenan kamar hotel mereka dijadikan sebagai lokasi pembuatan video syur.
"Kami telah diberitahu tentang dugaan bahwa syuting itu dijalani di salah satu hotel jaringan kami, tanpa adanya izin dari kami dan itu bertentangan dengan aturan," kata juru bicara pihak Travelodge.