10 Gladiator Yunani Mati-matian Gagalkan Kemenangan Jepang

Ardi Mandiri

Jum'at, 20 Juni 2014 | 06:59 WIB
10 Gladiator Yunani Mati-matian Gagalkan Kemenangan Jepang
Pemain Yunani Samaras menanduk bola. (REUTERS/ /Kai Pfaffenbach)

Suara.com - Semangat sepuluh gladiator Yunani yang bermain jatuh bangun, pantang menyerah akhirnya sukses meredam serangan mematikan Jepang. Bertarung di Dunas Arena, Natal, Brasil, dalam laga kedua Grup C Samba 2014, pasukan Yunani bermain imbang tanpa gol melawan sang Raksasa Asia.

Dengan hasil ini, baik Yunani ataupun Jepang, sama-sama mengumpulkan poin satu. Meski demikian, asa kedua tim untuk melaju ke fase berikutnya masih terbuka. Syaratnya, pada laga terakhir, keduanya haram kalah dari lawan-lawannya. Jepang bakal melawan Kolombia. Sementara Yunani menghadapi Pantai Gading.

Dalam laga melawan Jepang, Yunani sudah kehilangan seorang pasukannya di babak pertama. Dia adalah Kostas Katsouranis, yang diusir wasit akibat akumulasi kartu kuning.

Dapat ditebak, dengan hilangnya Katsouranis, Yunani bermain bertahan total di sisa laga. Serangan, praktis hanya dapat dilakukan memanfaatkan serangan balik.

Sebaliknya, Jepang yang bermain dengan kekuatan penuh, tampil sangat menyerang. Bahkan, guna menambah daya gedor, Pelatih Jepang, Alberto Zaccheroni, memasukkan Shinji Kagawa, yang sempat disemprotnya lantaran bermain buruk pada laga melawan Pantai Gading.

Hasilnya, serangan Jepang bertambah mengerikan. Seluruh lini mampu dikuasai Jepang untuk menekan habis Yunani yang pincang tanpa satu pilar.

Tetapi, pertahanan Yunani bagaikan batu karang. Sulit ditembus lantaran keras. Jepang pun hanya dapat menekan lewat sepakan-sepakan keras dari luar kotak penalti. Tapi sayang, seluruh upaya itu gagal.

Sebaliknya, Yunani yang hanya sesekali menyerang justru mampu membuat Jepang kocar-kacir. Sayang, tandukan Samaras, memanfaatkan sepak pojok yang diambil Karagounis, masih melenceng dari gawang Jepang. Gol yang dinanti pun tak jadi terwujud.

Di sisa laga, lagi-lagi, Jepang yang menghantam. Bombardirnya pun kian mantap. Namun, lantaran ketatnya lini belakang Yunani, seluruh serangan maksimal yang dilakukan Jepang pun kandas. Akhirnya, hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda habisnya laga, skor tanpa gol pun tetap bertahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masih Kacamata, Yunani Kontra Jepang di Paruh Pertama

Masih Kacamata, Yunani Kontra Jepang di Paruh Pertama

Bola | Jum'at, 20 Juni 2014 | 05:48 WIB

Lawan Yunani, Zaccheroni Tidak Mainkan Kagawa Sejak Awal

Lawan Yunani, Zaccheroni Tidak Mainkan Kagawa Sejak Awal

Bola | Jum'at, 20 Juni 2014 | 04:49 WIB

Susunan Pemain Jepang vs Yunani

Susunan Pemain Jepang vs Yunani

Bola | Jum'at, 20 Juni 2014 | 04:37 WIB

 Usai Laga Kroasia vs Kamerun, Dua Pemain Ini Tukar Celana

Usai Laga Kroasia vs Kamerun, Dua Pemain Ini Tukar Celana

Bola | Jum'at, 20 Juni 2014 | 03:08 WIB

Calo di Brasil Nekat Jual Tiket di Hotel Resmi FIFA

Calo di Brasil Nekat Jual Tiket di Hotel Resmi FIFA

Bola | Jum'at, 20 Juni 2014 | 01:44 WIB

 Pochettino Rombak Tottenham, Dua Pelatih Lawas Putuskan Keluar

Pochettino Rombak Tottenham, Dua Pelatih Lawas Putuskan Keluar

Bola | Jum'at, 20 Juni 2014 | 01:35 WIB

 Lawan Inggris, Suarez Main dari Menit Pertama

Lawan Inggris, Suarez Main dari Menit Pertama

Bola | Jum'at, 20 Juni 2014 | 00:40 WIB

Preview: 3 Poin Krusial Bagi Jepang dan Yunani

Preview: 3 Poin Krusial Bagi Jepang dan Yunani

Bola | Kamis, 19 Juni 2014 | 21:02 WIB

5 Presenter Cantik dan Seksi di Piala Dunia 2014

5 Presenter Cantik dan Seksi di Piala Dunia 2014

Bola | Kamis, 19 Juni 2014 | 20:00 WIB

Kroasia Pulangkan Kamerun dari Brasil

Kroasia Pulangkan Kamerun dari Brasil

Bola | Kamis, 19 Juni 2014 | 06:49 WIB

Terkini

Urus Pajak Sambil Wisata: Stan Bapenda di Bandar Lampung Expo Jadi Primadona

Urus Pajak Sambil Wisata: Stan Bapenda di Bandar Lampung Expo Jadi Primadona

Lampung | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:52 WIB

Bukan 23 Nama, John Herdman Bawa 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Bukan 23 Nama, John Herdman Bawa 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:52 WIB

Petani Temanggung Geruduk Komisi IV DPR RI, Nilai Aturan Nikotin Ancam Tembakau Lokal

Petani Temanggung Geruduk Komisi IV DPR RI, Nilai Aturan Nikotin Ancam Tembakau Lokal

Jawa Tengah | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:48 WIB

Kabar Duka: Legenda Timnas Indonesia M Basri Meninggal Dunia

Kabar Duka: Legenda Timnas Indonesia M Basri Meninggal Dunia

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:45 WIB

Perang Makin Panas, Iran Siap Tempur Jika Tentara Amerika Lakukan Invasi Darat

Perang Makin Panas, Iran Siap Tempur Jika Tentara Amerika Lakukan Invasi Darat

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:42 WIB

Maut di Tikungan Gelap: Avanza Terjun 25 Meter ke Jurang Segulung, Satu Nyawa Melayang

Maut di Tikungan Gelap: Avanza Terjun 25 Meter ke Jurang Segulung, Satu Nyawa Melayang

Jatim | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:42 WIB

7 Moisturizer Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun, Kulit Wajah Jadi Sehat dan Awet Muda

7 Moisturizer Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun, Kulit Wajah Jadi Sehat dan Awet Muda

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:35 WIB

Review Film Ip Man: Kung Fu Legend, Keadilan Ditegakkan Lewat Wing Chun!

Review Film Ip Man: Kung Fu Legend, Keadilan Ditegakkan Lewat Wing Chun!

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:30 WIB

Kasus Eks Jampidsus Dinilai Momentum Menguji Komitmen Negara Berantas Korupsi

Kasus Eks Jampidsus Dinilai Momentum Menguji Komitmen Negara Berantas Korupsi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:30 WIB

Penjualan Honda Terjun Bebas saat Gandeng GAC di China

Penjualan Honda Terjun Bebas saat Gandeng GAC di China

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:29 WIB

×