Gagal Tumbangkan Ekuador, Prancis Tetap Puncaki Grup E

Syaiful Rachman

Kamis, 26 Juni 2014 | 04:53 WIB
Gagal Tumbangkan Ekuador, Prancis Tetap Puncaki Grup E
Pemain Prancis (putih) berebut bola dengan pemain Ekuador [Reuters/Kai Pfaffenbach]

Suara.com - Prancis gagal meraih kemenangan di laga pamungkasnya di Grup E. Menghadapi Ekuador, Les Bleus harus puas bermain imbang tanpa gol. Namun, dengan koleksi tujuh poin, Prancis keluar sebagai jawara Grup E. Sementara Ekuador tersingkir menyusul kemenangan yang diraih Swiss atas Honduras.

Mengahadapi Ekuador, Prancis yang menekan sejak awal berhasil mencipta sejumlah peluang. Di antaranya adalah peluang yang di peroleh Sissoko di menit 15. Mendapat sodoran bola, Sissoko nyaris mengubah kedudukan jika saja tendangannya gagal diantisipasi Dominguez.

Memasuki pertengahan laga, Ekuador mulai bisa mengimbangi permainan Les Bleus. Membangun serangan dari sisi sayap, Ekuador berhasil menembus pertahanan tim Ayam Jantan. Antonio Valencia yang mendapat ruang melepas tendangan keras namun masih mampu di gagalkan Lloris.

Di menit 38, Prancis kembali mengancam. Namun kali ini, tandukkan Pogba berhasil dihalau Dominguez yang tampil cukup cemerlang sejak awal pertandingan.

Jelang turun minum, Prancis kembali mendapat peluang. Benzema melepas tendangan keras dari luar kotak penalti namun lagi-lagi digagalkan Dominguez. Hingga turun minum, Skor kacamata tidak berubah.

Seperti halnya di awal laga, Prancis langsung menekan begitu bola digulirkan di babak kedua. Namun, gemilangnya penampilan Dominguez sebagai palang pintu terakhir pertahanan Ekuador juga belum mampu ditembus.

Di menit 50, Ekuador terpaksa bermain dengan 10 orang menyusul diusirnya Antonio Valencia keluar lapangan. Valencia di kartu merah wasit karena dianggap melakukan pelanggaran saat menjaga bola dari tekel Digne.

Kehilangan Valencia di lini tengah, Ekuador semakin tak berdaya membendung tekanan Prancis. Di menit 62, tekanan yang dilakukan Les Bleus nyaris membuahkan hasil.

Mendapat umpan terukur dari Benzema, Matuidi melepas tembakan keras dari dalam kotak penalti. Namun lagi-lagi, bola berhasil dihentikan Dominguez.

Kegemilangan penampilan Dominguez berlanjut. Sejumlah peluang Ayam Jantan kembali digagalkan penjaga gawang 27 tahun tersebut. Diantaranya adalah peluang yang didapat Benzema dan Remy di menit 82 dan 88. Hingga pertandingan berakhir, skor imbang tanpa gol tetap bertahan.

Susunan Pemain:
Ekuador: Dominguez, Guagua, Erazo, Paredes, Noboa, Montero, Ayovi, E. Valencia, Minda, Arroyo, A. Valencia.
Cadangan: Banguera, Bone, Ibarra, Mendez, Rojas, Caicedo, J. Ayovi, Bagui, Saritama, Martinez, Achilier, Gruezo.

Prancis: Llrois, Sakho, Benzema, Griezmann, Matuidi, Sagna, Digne, Sissoko, Pogba, Koscielny, Schneiderlin.
Cadangan: Ruffier, Landreau, Debuchy, Evra, Varane, Cabella, Valbuena, Giroud, Mavuba, Mangala, Remy, Cabaye.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Babak I: Ekuador 0, Prancis 0

Babak I: Ekuador 0, Prancis 0

Bola | Kamis, 26 Juni 2014 | 03:54 WIB

Susunan Pemain Ekuador vs Prancis

Susunan Pemain Ekuador vs Prancis

Bola | Kamis, 26 Juni 2014 | 02:05 WIB

Terkini

Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'

Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:05 WIB

Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis

Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:30 WIB

Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:10 WIB

Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal

Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:53 WIB

Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo

Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:44 WIB

Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!

Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:36 WIB

Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan

Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:57 WIB

Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali

Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:44 WIB

Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi

Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:38 WIB

The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan

The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:32 WIB

×