Fabrizio Ravanelli, Si Bulu Putih Striker Legendaris Juventus

Ruben Setiawan

Kamis, 11 Desember 2014 | 09:00 WIB
Fabrizio Ravanelli, Si Bulu Putih Striker Legendaris Juventus
Fabrizio Ravanelli. (Instagram/Juventus)

Suara.com - Hari ini, 46 tahun yang lalu, Fabrizio Ravanelli lahir di Perugia, Italia. Ravanelli adalah legenda sepak bola asal Italia yang harum namanya saat membela klub Inggris Middlesbrough, raksasa Italia Juventus, dan klub Prancis Marseille.

Penggemar sejati La Vecchia Signora tentu tahu siapa Ravanelli. Penna Bianca alias Bulu Putih, demikian 'panggilan sayang' dari para fans Si Nyonya Tua kepadanya. Julukan itu diberikan pada Ravanelli karena rambutnya yang sudah memutih seluruhnya sebelum waktunya.

Pencetak gol yang subur, itulah Ravanelli. Syarat-syarat striker idaman yang kuat, cepat dan doyan kerja keras, ada semua dalam diri Ravanelli. Tubuhnya yang memiliki tinggi 188 sentimeter membuatnya unggul dalam duel udara, belum lagi kemampuannya melakukan tembakan akurat yang membuatnya jadi salah satu pencetak gol terbanyak Eropa pada pertengahan 90an.

Bersama juru gedor Bianconeri macam Roberto Baggio, Gianluca Vialli, Paolo Di Canio, dan Alessandro Del Piero, Ravanelli membentuk barisan tangguh di klub asal Turin. Striker itu membantu Juve lima kali merengkuh gelar bergengsi, termasuk diantaranya adalah satu gelar Scudetto Serie A dan satu gelar juara Liga Champions selama membela tim Zebra sejak tahun 1992 hingga 1996.

Tak hanya terkenal di tanah Italia, Ravanelli juga punya nama di Inggris setelah sempat setahun membela klub Liga Premier, Middlesbrough. Bergabung ke klub yang berada pada zona relegasi, striker yang mendapat julukan baru Serigala Putih, mampu mengangkat kembali pamor Boro. Ravanelli mampu membawa klub asuhan Bryan Robson menembus final dua kompetisi domestik musim 1996/1997 meski harus puas hanya menjadi runner up. Walaupun jadi pemain bergaji tertinggi di Liga Premier kala itu, Ravanelli kerap mengeluh soal metode dan fasilitas latihan, bahkan kota dari klub yang membayarnya.

Sempat pindah-pindah klub, Ravanelli memutuskan mengakhiri kariernya di lapangan hijau di klub asal kota kelahirannya, Perugia. Striker yang terkenal akan selebrasi golnya dengan menarik kaos menutupi kepala itu gantung sepatu pada tahun 2005. Sejak saat itu, Ravanelli jadi pengamat sepak bola di sejumlah media Italia seperti Sky Italia dan Mediaset.

Ravanelli pernah menjajal dunia kepelatihan. Adalah klub muda Juventus yang ia jadikan sebagai kelinci percobaanya. Ia bergabung menjadi salah satu staf di tim pelatih pada tahun 2011 hingga 2013 sampai akhirnya dipanggil untuk mengarsiteki klub Ligue 1 Prancis, AC Ajaccio.

Nampaknya, dewi fortuna belum berpihak padanya. Menandatangani kontrak dua tahun dengan Ajaccio, Ravanelli dipecat setelah Ajaccio kalah lima kali berturut-turut dan terpuruk ke posisi 19 klasemen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Ketika Rumah Tua Menjadi Sumber Teror dalam She Is a Haunting

Ketika Rumah Tua Menjadi Sumber Teror dalam She Is a Haunting

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:00 WIB

Todd Boehly Lepas Saham Chelsea Rp22 Triliun, Pengusaha Keturunan Iran Pegang Kendali

Todd Boehly Lepas Saham Chelsea Rp22 Triliun, Pengusaha Keturunan Iran Pegang Kendali

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:58 WIB

Bagaimana Cara Mencegah Cushion Bergeser dan Menempel pada Bagian Dalam Helm saat Naik Sepeda Motor?

Bagaimana Cara Mencegah Cushion Bergeser dan Menempel pada Bagian Dalam Helm saat Naik Sepeda Motor?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:48 WIB

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:47 WIB

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:46 WIB

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 09:44 WIB

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 09:43 WIB

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:40 WIB

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:26 WIB

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:25 WIB

×