Zulkarnaen Lubis, Gelandang Gondrong Berjuluk Maradona Indonesia

Ruben Setiawan

Minggu, 21 Desember 2014 | 09:00 WIB
Zulkarnaen Lubis, Gelandang Gondrong Berjuluk Maradona Indonesia
Zulkarnaen Lubis

Suara.com - Hari ini, 54 tahun yang lalu, Zulkarnaen Lubis lahir di Binjai, Sumatera Utara. Zulkarnaen Lubis adalah mantan gelandang serang timnas Indonesia yang pernah malang melintang di banyak klub papan atas tanah air.

Beberapa tahun belakangan ini dunia sepak bola Indonesia dihebohkan kehadiran sosok "Messi" berdarah lokal. Ya, siapa lagi orangnya jika bukan Andik Vermansyah, striker lincah timnas yang kini merumput di negeri jiran, Malaysia.

Namun, mungkin tak terlalu banyak yang tahu, di era tahun 80an silam, Indonesia pernah punya pemain hebat bertalenta mirip gelandang legendaris Argentina, Diego Maradona. "Maradona Indonesia" demikian ia dijuluki pada masa itu. Tampil dengan trade mark rambut gondrongnya, Zulkarnaen terkenal sebagai salah satu gelandang hebat yang piawai melontarkan umpan-umpan matang kepada para penyerang di lini depan.

Kehadiran Zulkarnaen di lini tengah, memudahkan para striker di klub yang ia bela, untuk mencetak gol. Kualitas tersebut, dipadu dengan keahliannya melakukan dribbling dan gocekan cantik, mengantarnya menjadi salah satu pemain yang dipercaya memperkuat timnas Merah Putih. Sayang, dirinya kerap dicoret dari jajaran pemain timnas lantaran sering terganjal persoalan disiplin.

Tiga tahun membela timnas, prestasi terbaik Zulkarnaen adalah membawa Merah Putih menembus semifinal Asian Games. Sebelum bermain di tim-tim besar di Pulau Jawa macam Yanita Utama Bogor dan Krama Yudha Tiga Berlian, nama Zulkarnaen sudah lebih dulu besar lewat klub-klub di Sumatra Utara, sebut saja PSKB Binjai, PSMS Medan, dan Mercu Buana Medan. Bersama Krama Yudha Tiga Berlian, Zulkarnaen mencicipi dua kali gelar Juara Galatama berturut-turut, yakni pada tahun 1987 dan 1988.

Sering dengan berjalannya usia, popularitasnya memudar, tenggelam oleh munculnya bibit-bibit baru pemain bintang. Nama besarnya tak mampu menolongnya dari keterpurukan. Gaya hidup foya-foya dan keakrabannya dengan dunia malam, juga jadi faktor penyebab pailitnya Zulkarnaen usai gantung sepatu. Untuk bertahan hidup, Zulkarnaen sampai sempat menyerah dari lapangan hijau dan banting stir menjadi pedagang nasi goreng.

Adalah uluran tangan seorang legenda timnas Ronny Pattinasarani yang membuat Zulkarnaen kembali mencari peruntungan dari si kulit bundar. Sempat sejenak menangani pemain-pemain muda PSSI, Zulkarnaen mundur menyusul perpecahan yang terjadi di tubuh wadah sepak bola tanah air itu. Kini, Zulkarnaen cukup puas menjadi pelatih sekolah sepak bola khusus perempuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Pilot Malaysia Sudah Langganan Selundupkan Narkoba, Dibayar Rp220 Juta Sekali Kirim

Pilot Malaysia Sudah Langganan Selundupkan Narkoba, Dibayar Rp220 Juta Sekali Kirim

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:12 WIB

Survei: Kopi Tetap Jadi Favorit, Tren Minuman Siap Saji Terus Tumbuh

Survei: Kopi Tetap Jadi Favorit, Tren Minuman Siap Saji Terus Tumbuh

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:10 WIB

Usung Genre Romcom, Drama Korea-Jepang 'Merry Berry Love' Tayang Oktober

Usung Genre Romcom, Drama Korea-Jepang 'Merry Berry Love' Tayang Oktober

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:10 WIB

AS Selidiki Keterlibatan Peretas Iran dalam Serangan Siber Fasilitas Air Minnesota

AS Selidiki Keterlibatan Peretas Iran dalam Serangan Siber Fasilitas Air Minnesota

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:08 WIB

12 Tips Memilih Shade Lipstik Sesuai Warna Pakaian, Biar Makin Serasi dan Stylish

12 Tips Memilih Shade Lipstik Sesuai Warna Pakaian, Biar Makin Serasi dan Stylish

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:05 WIB

BRI Salurkan Pembiayaan Perumahan Rp12,17 Triliun, Presiden Hadiri Akad Massal di Batang

BRI Salurkan Pembiayaan Perumahan Rp12,17 Triliun, Presiden Hadiri Akad Massal di Batang

Bogor | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:04 WIB

Arti Nama Putra Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon, Sarat Makna Indah dan Doa

Arti Nama Putra Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon, Sarat Makna Indah dan Doa

Entertainment | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:01 WIB

Senna: Drama Biografi yang Menghidupkan Kembali Sang Legenda Formula 1

Senna: Drama Biografi yang Menghidupkan Kembali Sang Legenda Formula 1

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:00 WIB

BRI Percepat Pembiayaan Rumah Bagi Masyarakat, Akad Massal Dihadiri Presiden

BRI Percepat Pembiayaan Rumah Bagi Masyarakat, Akad Massal Dihadiri Presiden

Riau | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:59 WIB

Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa

Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa

Bali | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:57 WIB

×