Enrico Chiesa, Salah Satu Attaccante Tersubur di Sejarah Serie A

Ruben Setiawan

Senin, 29 Desember 2014 | 09:00 WIB
Enrico Chiesa, Salah Satu Attaccante Tersubur di Sejarah Serie A
Enrico Chiesa. (Twitter)

Suara.com - Hari ini, 44 tahun yang lalu, Enrico Chiesa lahir di Genoa, Italia.Chiesa adalah mantan striker yang pernah membela klub-klub besar di Serie A Italia.

Pada era 90-an, Liga Italia dipenuhi striker-striker tajam berbakat. Salah satunya adalah Chiesa. Chiesa disebut-sebut sebagai attaccante yang haus gol, pekerja keras, namun elegan dalam permainan. Ya, selain kekuatan dan keakuratan tendangannya, pemain bertinggi badan 176 sentimeter ini dikenal memiliki perangai dan sikap yang baik di lapangan.

Sepanjang kariernya di lapangan hijau, Chiesa hampir selalu dipercaya sebagai ujung tombak. Tetapi ia juga dapat bermain sebagai striker bayangan.

Chiesa merintis kariernya di dunia sepak bola di klub amatir Pontedecimo. Hanya setahun di klub itu, Chiesa pindah ke Sampdoria. Butuh waktu lama baginya untuk dapat kepercayaan penuh dari Blucerchiati. Ia sempat pindah-pindah ke klub lain di Serie C2, C1, dan Serie B, sampai akhirnya pulang kembali ke Luigi Ferraris pada tahun 1995. Ketika itu, dirinya bersama Roberto Mancini jadi duet tangguh yang diperhitungkan lawan.

Setahun berselang, Chiesa hijrah ke Parma. Dengan 14 gol di musim pertamanya, Chiesa sukses membawa Parma finis di posisi dua klasemen di bawah Juventus yang jadi Scudetto. Bersama Parma pula, Chiesa mengangkat trofi Piala UEFA, Coppa Italia dan Supercoppa Italiana. Penampilan ciamik duet Chiesa dengan Hernan Crespo jadi salah satu alasan mengapa Liga Italia begitu digemari di era 90-an.

Kehilangan striker andalannya, Gabriel Batistuta, Fiorentina mendatangkan Chiesa pada tahun 1999. Pilihan La Viola tak salah. Chiesa jadi sosok yang sama menakutkannya dengan Batigol. Malahan, Chiesa mampu menyamai torehan gol Batigol yakni 39 gol. Hebatnya, gol-gol itu tercipta lewat jumlah laga yang lebih sedikit dibanding yang dilakoni Batistuta. Chiesa membantu La Viola menjuarai Coppa Italia.

Sayang, cedera lutut parah menekan prestasinya. Pada musim 2001/2002, Chiesa hanya memainkan lima laga dan melesakkan lima gol akibat cedera tersebut. Selepas dari Fiorentina, Chiesa hijrah ke Lazio namun hanya bertahan setahun. Siena jadi klub persinggahan Chiesa selanjutnya. Di sini, Chiesa jadi striker andalan. Lima tahun di Siena, Chiesa mencetak 32 gol dari 129 laga yang ia mainkan. Chiesa mengakhiri kariernya di Figline, sebuah klub di Lega Pro Second Division, liga kasta bawah Italia. Lima golnya bagi Figline membawa klub itu naik peringat ke Lega Pro Divisione.

Di timnas Italia, Chiesa juga punya catatan menarik. 22 kali membela Azurri, Chiesa menyarangkan 7 gol. Uniknya, 5 dari 7 gol diantaranya dicetaknya setelah masuk lapangan sebagai pemain pengganti. Ia pun mencatat rekor sebagai pemain yang mencetak gol terbanyak dari bangku cadangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Inti Solar Andalkan Teknologi Vacuum Tube dan Heat Pump, Inovasi Pemanas Air Hemat Energi

Inti Solar Andalkan Teknologi Vacuum Tube dan Heat Pump, Inovasi Pemanas Air Hemat Energi

Tekno | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 11:58 WIB

Mengenang Nasirun, Pelukis Legendaris Indonesia yang Berpulang di Usia 60 Tahun

Mengenang Nasirun, Pelukis Legendaris Indonesia yang Berpulang di Usia 60 Tahun

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 11:57 WIB

Botox Natural Kian Diminati, Rahasia Contouring Wajah yang Tetap Mempertahankan Karakter Alami

Botox Natural Kian Diminati, Rahasia Contouring Wajah yang Tetap Mempertahankan Karakter Alami

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 11:48 WIB

Saat Limbah Denim Bertransformasi Jadi Karya Couture, Ini Pesona Koleksi Terbaru DARIKU INDONESIA

Saat Limbah Denim Bertransformasi Jadi Karya Couture, Ini Pesona Koleksi Terbaru DARIKU INDONESIA

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 11:41 WIB

Salinan Film Fortitude Raib, Netflix Dinilai Lalai hingga Digugat $105 Juta

Salinan Film Fortitude Raib, Netflix Dinilai Lalai hingga Digugat $105 Juta

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 11:40 WIB

GAC Beberkan Filosofi di Balik Pengembangan Mobil Listrik AION V

GAC Beberkan Filosofi di Balik Pengembangan Mobil Listrik AION V

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 11:31 WIB

Review Film Colors of Evil: Black, Kematian dan Misteri Kota yang Bungkam!

Review Film Colors of Evil: Black, Kematian dan Misteri Kota yang Bungkam!

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Ini Tema dan Logo Hari Pramuka 14 Agustus 2026, Simak Makna di Baliknya

Ini Tema dan Logo Hari Pramuka 14 Agustus 2026, Simak Makna di Baliknya

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 11:26 WIB

Benarkah Feng Shui Rumah Tusuk Sate Bawa Sial? Simak Fakta dan Cara Menyiasatinya

Benarkah Feng Shui Rumah Tusuk Sate Bawa Sial? Simak Fakta dan Cara Menyiasatinya

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 11:21 WIB

Film Spider-Man: Brand New Day Cetak Rekor Preview Tertinggi Sepanjang Masa

Film Spider-Man: Brand New Day Cetak Rekor Preview Tertinggi Sepanjang Masa

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 11:15 WIB

×