Agum: Selamatkan Sepak Bola Nasional dengan Ikhlas

Syaiful Rachman

Selasa, 04 Agustus 2015 | 21:00 WIB
Agum: Selamatkan Sepak Bola Nasional dengan Ikhlas
Agum Gumelar

Suara.com - Tokoh olahraga nasional Agum Gumelar menyatakan penyelamatan sepak bola nasional dari 'suspend' FIFA sudah mendesak dan harus mengedepankan keikhlasan dan berjiwa besar untuk kepentingan serta kehormatan bangsa dan negara.

"Penyelamatan sepak bola nasional sudah sangat mendesak, dengan kerendahan hati berharap Menpora berjiwa besar untuk bisa segera mencabut pembekuan PSSI," kata Agum Gumelar di Bandung, Selasa (4/8/2015).

Ia menyebutkan, hasil ikhtiar melalui jalur hukum di PTUN sudah menyampaikan keputusannya yang telah diketahui oleh publik.

Pada kesempatan itu, Agum yang juga mantan Ketua Umum KONI Pusat dan Ketua Umum PSSI itu menyatakan dalam menyelesaikan masalah sepak bola nasional yang saat ini disuspend FIFA tidak ada lagi kata pihak menang dan kalah, namun itu sudah menjadi keputusan yang tepat untuk bangsa dan negara.

"Kita sudah saatnya ada langkah kongkret dengan kebesaran jiwa dari semua pihak, jangan ada perasaan kalah menang dalam hal ini karena sepak bola nasional kehormatan masyarakat dan bangsa Indonesia," katanya.

Menurut Agum, saat ini "bola" ada di Menpora dan tinggal ada dua pilihan pertama mengakhiri kondisi sulit yang dihadapi sepak bola nasional dengan menarik pembekuan kepengurusan PSSI atau membiarkan hukuman ini berlangsung lebih lama, dalam arti semua aktifitas kompetisi yang sudah terlaksana dengan baik terus terhenti dan pembinaan juga akan terputus.

Ia menyatakan prihatin dengan kondisi persepakbolaan nasional yang terkena hukuman FIFA. Pasalnya dari 209 negara anggota FIFA hanya Indonesia yang saat ini terkena suspend akibat tidak mematuhi statuta FIFA.

Namun ia optimistis kondisi akan kian membaik setelah adanya keputusan hukum, dan dukungan dari berbagai fihak untuk adanya rekonsiliasi sepak bola nasional khususnya Menpora dengan PSSI begitu gencar disampaikan.

Menurut dia semua menyayangkan kondisi ini, dan semua juga berharap segera ada solusinya. Sangat sayang bila kualitas kompetisi nasional yang termasuk bagus di level Asia harus terhenti terlalu lama.

"Dampak dari suspend FIFA ini sudah jelas sangat besar dan merugikan sepak bola nasional, kompetisi terhenti, pembinaan stagnan, nasib pemain tidak menentu, dan yang pasti sangat sulit mengembalikan level kompetisi," katanya.

Di sisi lain, kendati belum ada pencabutan pembekuan dari Menpora, Agum memandang perlu ada pembehanan ke dalam di PSSI, melakukan pembehanan organisasi serta persiapan untuk segera menggulirkan kompetisi.

"Pembenahan internal PSSI juga harus dilakukan, instrospeksi ke dalam, serta tetap menjaga hubungan baik dengan pemerintah. KONI merupakan representasi dari pemerintah, dan PSSI sendiri adalah anggota KONI," katanya.

Agum juga meminta ada persepsi yang sama terhadap statuta FIFA dalam dunia sepak bola yang juga menjadi pegangan bagi 209 negara anggota FIFA. Ia mencontohkan ICAO yang mengatur regulasi penerbangan internasional dimana setiap negara mengikuti regulasi itu.

"Dengan mengadopsi statuta FIFA sejak 2011, maka PSSI sebagai anggota FIFA harus mengikutinya dan menjadi prasyarat masuk di pergaulan sepak bola dunia," katanya.

Pada kesempatan itu, ia berharap Turnament Piala Presiden I yang akan bergulir Oktober 2015 bisa menjadi awal yang baik bagi kompetisi sepak bola nasional sekaligus sebagai awal dari penyelesaian masalah permasalahan yang ada. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diam-Diam Bertemu Kapolri, Erick Thohir Bahas Langkah Tegas soal Kekerasan Suporter

Diam-Diam Bertemu Kapolri, Erick Thohir Bahas Langkah Tegas soal Kekerasan Suporter

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Dua Laga Tandang Timnas Indonesia Terancam Berubah, Erick Thohir Siapkan Skenario Cadangan

Dua Laga Tandang Timnas Indonesia Terancam Berubah, Erick Thohir Siapkan Skenario Cadangan

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:24 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Link Download Naskah Pidato Menpora Hari Sumpah Pemuda 2026, Ini Cara Mengaksesnya

Link Download Naskah Pidato Menpora Hari Sumpah Pemuda 2026, Ini Cara Mengaksesnya

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:13 WIB

Bobotoh Tewas Diserang, Eks Bos Klub Eropa: Padahal Timnas Indonesia Baru Juara

Bobotoh Tewas Diserang, Eks Bos Klub Eropa: Padahal Timnas Indonesia Baru Juara

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Erick Thohir Turun Tangan! Desak Polisi Usut Tuntas Penyerangan Bobotoh di Pakansari

Erick Thohir Turun Tangan! Desak Polisi Usut Tuntas Penyerangan Bobotoh di Pakansari

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Keributan Suporter PSGC vs PSIS Berujung Sanksi Berat, Naga Warak Dihukum 6 Laga Away

Keributan Suporter PSGC vs PSIS Berujung Sanksi Berat, Naga Warak Dihukum 6 Laga Away

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Indonesia Masuk Nominasi Grassroots dari AFC, Bukti Majunya Pembinaan Lokal

Indonesia Masuk Nominasi Grassroots dari AFC, Bukti Majunya Pembinaan Lokal

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:20 WIB

AFC Bikin Publik Geleng Kepala, FAM Masuk Nominasi Federasi Terbaik Asia, PSSI Absen

AFC Bikin Publik Geleng Kepala, FAM Masuk Nominasi Federasi Terbaik Asia, PSSI Absen

Bola | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar

Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar

Bola | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:56 WIB

Terkini

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

×