Frank Rijkaard dan Perjuangannya Mengembalikan Supremasi Barca

Ruben Setiawan

Rabu, 30 September 2015 | 09:00 WIB
Frank Rijkaard dan Perjuangannya Mengembalikan Supremasi Barca
Frank Rijkaard. (Shutterstock)

Suara.com - Hari ini, 53 tahun yang lalu, Frank Rijkaard lahir di Amsterdam, Negeri Belanda. Pemilik nama lengkap Franklin Edmundo Rijkaard ini adalah legenda lapangan hijau yang pernah menjadi pelatih papan atas klub Eropa.

Tak ada yang meragukan kualitas dan kontribusi seorang Rijkaard dalam sejarah sepak bola dunia. Blasteran Belanda-Suriname ini meraup segudang prestasi saat memperkuat AC Milan dan Ajax Amsterdam  dan mencatatkan namanya di jajaran pelatih jempolan ketika mengasuh Barcelona di awal tahun 2000-an.

Gelandang yang memiliki kekuatan dan keterampilan fisik luar biasa, itulah Rijkaard. Keunggulannya di lini tengah juga menuai pujian dari banyak pengamat, bahkan sampai sekarang.

Rijkaard mengawali kariernya sebagai pemain di Ajax. Tujuh musim memperkuat klub kota kelahirannya itu, Rijkaard mencicipi tiga gelar juara Eredivisie.

Milan jadi klub selanjutnya yang kian meroketkan nama Rijkaard. Lima musim berseragam Rossoneri, gelandang yang dikenal amat piawai melakukan tackle ini merasakan dua gelar Scudetto Serie A dan dua trofi Liga Champions.

Kembali ke Ajax pada tahun 1993, Rijkaard merengkuh dua gelar Eredivisie. Pemain berambut khas ini pun gantung sepatu setelah merebut trofi Liga Champions musim 1994/1995 bersama klub berjuluk de Godenzonen itu.

Menjajal karier di dunia kepelatihan, Rijkaard menjadi asisten pelatih timnas Belanda, Guus Hiddink. Tahun 1998, kursi pelatih Timnas Oranje pun jatuh ke tangannya. Gagal membawa Belanda menjuarai Euro 2000, Rijkaard mengundurkan diri.

Selepas dari timnas, Rijkaard dipercaya menukangi Sparta Rotterdam. Sayang, ia justru membuat klub tertua di Eredivisie itu turun ke kompetisi kasta kedua Belanda.

Dipecat, Rijkaard absen setahun. Baru pada 2003, ia kembali. Tak tanggung-tanggung, dirinya langsung dipercaya menangangi Barcelona, yang kala itu sedang terpuruk prestasinya.

Menggantikan pelatih lama Radomir Antic, Rijkaard membawa Barcelona merebut kembali mahkota La Liga pada musim 2004/2005, empat tahun setelah klub itu puasa gelar. Rijkaard pulalah yang disebut-sebut mengembalikan pamor Barcelona di kancah Eropa. Memanfaatkan pemain-pemain yang ada kala itu, macam Ronaldinho dan Samuel Eto'o. Rijkaard sukses mempersembahkan trofi Liga Champions pertama sejak tiga belas tahun terakhir.

Pada akhir musim 2007/2008, Rijkaard tak lagi menjadi pelatih Blaugrana. Posisinya digantikan oleh Pep Guardiola.

Tahun 2009, Rijkaard dipercaya untuk mengarsiteki raksasa Turki, Galatasaray. Gagal memberikan gelar, dirinya dipecat setahun kemudian. Keberuntungan tak lagi berpihak pada Rijkaard kala dirinya menukangi timnas Arab Saudi pada tahun 2011. Tak berhasil menembus babak kualifikasi Piala Dunia dan Piala Negara-negara Teluk, iapun diberhentikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Kondisi Terkini Jay Idzes Usai Terancam Gagal Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Kondisi Terkini Jay Idzes Usai Terancam Gagal Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 14:41 WIB

7 Perbedaan Helm Modular dan Helm Full Face yang Perlu Diketahui Pengendara Motor

7 Perbedaan Helm Modular dan Helm Full Face yang Perlu Diketahui Pengendara Motor

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 14:41 WIB

TNI Perkuat Pengamanan dan Buru Kelompok OPM Pembunuh Sopir di Wamena

TNI Perkuat Pengamanan dan Buru Kelompok OPM Pembunuh Sopir di Wamena

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:40 WIB

Hasil Ekshumasi Sutrimo Sudah Keluar, Polda Metro Jaya Segera Umumkan Minggu Ini!

Hasil Ekshumasi Sutrimo Sudah Keluar, Polda Metro Jaya Segera Umumkan Minggu Ini!

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:40 WIB

Dapat 'Surat Cinta' dari BEI, Reaksi 3 Saham Ini Justru Jomplang Banget!

Dapat 'Surat Cinta' dari BEI, Reaksi 3 Saham Ini Justru Jomplang Banget!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:40 WIB

3 Sabun Cuci Muka Niacinamide TXA untuk Mencerahkan Noda Hitam dan Kulit Belang

3 Sabun Cuci Muka Niacinamide TXA untuk Mencerahkan Noda Hitam dan Kulit Belang

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 14:39 WIB

Emil Audero Bikin 3 Penyelamatan Bawa Rayo Vallecano Menang, Benat San Jose Belum Puas

Emil Audero Bikin 3 Penyelamatan Bawa Rayo Vallecano Menang, Benat San Jose Belum Puas

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 14:39 WIB

Petaka Api Cemburu: Pria di Lampung Utara Tega Aniaya Kekasih hingga Tewas

Petaka Api Cemburu: Pria di Lampung Utara Tega Aniaya Kekasih hingga Tewas

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 14:38 WIB

Skuter Listrik Indomobil eMotor Sprinto Perkuat Komitmen Berkelanjutan

Skuter Listrik Indomobil eMotor Sprinto Perkuat Komitmen Berkelanjutan

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 14:37 WIB

3 HP Flagship Samsung Terbaru di Indonesia, Cek Harga dan Spesifikasinya

3 HP Flagship Samsung Terbaru di Indonesia, Cek Harga dan Spesifikasinya

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 14:34 WIB

×