Marco van Basten, Kisah Bintang Haus Gol yang Pensiun Dini

Ruben Setiawan

Sabtu, 31 Oktober 2015 | 09:00 WIB
Marco van Basten, Kisah Bintang Haus Gol yang Pensiun Dini
Marco van Basten.

Suara.com - Hari ini, 51 tahun yang lalu, Marco van Basten lahir di Utrecht, Belanda. Pemilik nama lengkap Marcel van Basten ini adalah mantan jawara lapangan hijau Belanda yang kini menjabat sebagai asisten pelatih timnas Belanda.

Salah satu striker terhebat yang pernah ada, itulah Van Basten. Striker jangkung yang satu ini terkenal unggul dalam melakukan penyelesaian. Dirinya juga acapakali mencetak gol spektakuler dengan aksi akrobatik.

Modal skill luar biasa itu mengantarnya sukses di dua klub yang ia bela sepanjang kariernya, yakni Ajax dan AC Milan.

Van Basten belajar mengolah si kulit bundar sejak usia 6 tahun. Memperkuat UVV Utrecht dan Elinkwijk di usia belasan, Van Basten memulai karier seniornya bersama Ajax Amsterdam. Tujuh tahun bersama Ajax, Van Basten membantu merebut tiga trofi Eredivisie, dan satu Piala Winners.

Van Basten sudah akrab sekali dengan gelar top skorer. Saat di Ajax, empat musim berturut-turut dirinya menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Belanda. Iapun meraih penghargaan Sepatu Emas musim 1985/1986, di mana ia mencetak 37 gol di 26 laga.

Tahun 1987, Van Basten hijrah ke tanah Italia dan Milan yang jadi persinggahan selanjutnya. Popularitas dan prestasi Van Basten kian meroket. Bersama Diavollo Rosso, Van Basten empat kali merengkuh gelar Scudetto Serie A, dan dua kali mengangkat trofi Liga Champions. Saat di milan pulalah, Van Basten tiga kali menyabet gelar pemain terbaik dunia, Ballon d'Or.

Sayang, karier gemilang Van Basten harus berakhir lebih awal. Ia menyatakan pensiun dini pada 17 Agustus 1995, saat dirinya masih berusia 30 tahun lantaran dibekap cedera engkel selama dua tahun.

Selepas pensiun, Van Basten mengambil kursus kepelatihan di Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belanda (KNVB). Debut karier kepelatihannya dimulai di Ajax B pada musim 2003/2004.

Tahun 2004, Van Basten ditunjuk sebagai pelatih timnas Belanda. Penunjukan itu terbilang kontroversial pasalnya Van Basten baru saja merambah dunia kepelatihan. Gagal mempersembahkan satupun gelar bagi Tim Oranje, Van Basten pindah ke Ajax namun hanya setahun usai gagal membawa klub itu masuk kualifikasi Liga Champions.

Sempat mundur dari kepelatihan dan menjadi pengamat, Van Basten kembali jadi pelatih pada tahun 2012. Klub yang ia latih kala itu adalah Heerenveen. Dua tahun kemudian, dirinya mengasuh AZ Alkmaar. Hanya setahun, Van Basten memutuskan mengambil posisi asisten pelatih timnas Belanda yang sedang lowong dan menjabat hingga kini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Publik Barat Tuding Selebrasi Gol Pemain Iran Mohammad Mohebi Provokatif, FIFA Didesak Hukum

Publik Barat Tuding Selebrasi Gol Pemain Iran Mohammad Mohebi Provokatif, FIFA Didesak Hukum

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:46 WIB

Bikin Spanyol Tidak Berdaya, Kiper Cape Verde Kebanjiran Followers Jutaan

Bikin Spanyol Tidak Berdaya, Kiper Cape Verde Kebanjiran Followers Jutaan

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:38 WIB

Dari Poster Ali Khamenei hinga Bendera Palestina Berkibar di Laga Iran vs Selandia Baru

Dari Poster Ali Khamenei hinga Bendera Palestina Berkibar di Laga Iran vs Selandia Baru

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:36 WIB

Gagal Angkat Trofi di Medan, Mathew Baker Haru Bela Timnas Indonesia di Tempat Leluhur

Gagal Angkat Trofi di Medan, Mathew Baker Haru Bela Timnas Indonesia di Tempat Leluhur

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:35 WIB

Bukayo Saka Tegaskan Siap Tampil Lawan Kroasia, Tepis Keraguan soal Kondisi Fisik

Bukayo Saka Tegaskan Siap Tampil Lawan Kroasia, Tepis Keraguan soal Kondisi Fisik

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:30 WIB

CBF Bungkam! Kondisi Neymar Misterius, Hampir Pasti Tak Bakal Main di Piala Dunia 2026

CBF Bungkam! Kondisi Neymar Misterius, Hampir Pasti Tak Bakal Main di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:23 WIB

Arab Saudi Tahan Uruguay, Al-Dawsari Tegaskan Green Falcons Bukan Tim Pelengkap Piala Dunia 2026

Arab Saudi Tahan Uruguay, Al-Dawsari Tegaskan Green Falcons Bukan Tim Pelengkap Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:02 WIB

Isu Baku Hantam Ruang Ganti, Tunisia Pecat Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026

Isu Baku Hantam Ruang Ganti, Tunisia Pecat Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:52 WIB

Wasit VAR Shaun Evans Bebas Sanksi FIFA, Gestur 'OK' Terbalik Bukan Simbol Supremasi Kulit Putih

Wasit VAR Shaun Evans Bebas Sanksi FIFA, Gestur 'OK' Terbalik Bukan Simbol Supremasi Kulit Putih

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:38 WIB

Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026, Bendera Revolusi Berkibar di SoFi Stadium

Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026, Bendera Revolusi Berkibar di SoFi Stadium

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:28 WIB