Dilarang Bermain di Empat Laga, Simic Kecewa Berat

Minggu, 03 Juni 2018 | 16:45 WIB
Dilarang Bermain di Empat Laga, Simic Kecewa Berat
Striker anyar Persija Jakarta Marko Simic (dok. Media Persija).

Suara.com - Marko Simic angkat bicara soal hukuman 4 kali larangan bermain dan denda Rp20 juta yang dijatuhkan Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Simic dianggap sengaja menyikut pemain Persipura Jayapura Ian Louis Kabes saat kedua tim berjumpa beberapa waktu lalu.

Striker asal Kroasia itu mengaku tidak bermaksud mencederai seseorang. Menurut Simic, dirinya tidak sengaja melakukan hal itu kepada Ian Louis Kabes.

“Itu adalah situasi yang normal. Saya tidak melihat seseorang di belakang saya, kejadiannya juga cukup cepat," kata Simic dalam pernyataan resmi yang diterima Suara.com.

"Saya hanya berusaha menyongsong bola, tidak untuk mencederai atau menendang lawan. Jika ada gerakan tangan saya yang disebut menyikut itu tidak benar, karena saya dalam posisi berlari. Wasit juga ada di dekat saya dan dia juga tidak meniup peluit adanya pelanggaran,” tambah Simic.

Pemain terbaik di Piala Presiden 2018 menilai hukuman yang diberikan Komdis PSSI itu tidak masuk akal. Sebab, sanksi tersebut dikeluarkan satu hari jelang laga antara Macan Kemayoran kontra Persebaya Surabaya, Minggu (3/6/2018).

“Saya tidak pernah mendapatkan kartu merah sepanjang karier bermain sepak bola. Ini adalah serangan besar kepada pribadi saya, Persija dan juga suporter. Bayangkan, hukuman itu dijatuhkan sehari sebelum pertandingan besar,” jelasnya.

"Hukuman ini adalah keputusan yang benar-benar salah. Apalagi dalam laporan pertandingan juga tidak disebutkan terjadi insiden. Kamu tidak bisa menghukum seseorang malam hari sebelum pertandingan hanya karena video di Instagram dengan gambar yang kualitasnya tidak bagus,” pungkasnya.

Itu berarti Simic tidak bisa tampil saat Persija menghadapi Persebaya Surabaya (3 Juni), PS Tira (8 Juni), PSM Makassar (6 Juli), dan Sriwijaya FC (10 Juli). Hukuman itu tidak dihitung saat menghadapi Persib Bandung pada 30 Juni karena partai klasik itu merupakan pertandingan tunda.

Baca Juga: Penyerbu Polda Riau Pesan Bom dari Trio Teroris Universitas Riau

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI