Suara.com - Centre-back Manchester United, Victor Lindelof mengaku tak memiliki hard feelings alias tidak baper pada sang mantan pelatih, Jose Mourinho. Malah Lindelof mengaku berhutang budi pada pelatih asal Portugal berusia 56 tahun itu.
Seperti diketahui, Jose Mourinho didepak manajemen Man United pada 18 Desember 2018 lalu, untuk digantikan pelatih interim Ole Gunnar Solskjaer.
Pada rezim Mourinho, Lindelof praktis kesulitan menembus starting eleven Man United. Malah, bek internasional Swedia itu sempat jadi sasaran kritik frontal Mourinho, saat Man United memetik sederet hasil buruk di paruh pertama musim ini.
Ironisnya, Mourinho adalah sosok yang membawa Lindelof ke Old Trafford pada musim panas 2017 lalu, sebagaimana Man United memboyongnya dari Benfica dengan harga yang cukup mahal, yakni 35 juta euro.
Mourinho sendiri kerap mengeluh pada board Man United, bahwasanya ia sangat membutuhkan bek tengah anyar pada bursa transfer musim panas 2018, sebelum musim ini bergulir. Permintaan sang juru taktik urung terkabul, dan ia akhirnya dipecat pada akhir tahun lalu.
"Tak ada perasaan buruk, saya akan selalu berterima kasih kepada Jose," buka Lindelof dalam wawancara eksklusif dengan Daily Mail.
"Ia merekrut saya. Saya tidak memiliki hal buruk untuk dikatakan tentangnya. Ketika ia mengatakan ingin mendatangkan pemain belakang lainnya, itu tidak masalah bagi saya. Saya suka kompetisi, Anda tidak akan berkembang tanpa adanya kompetisi," ungkap pemain berusia 24 tahun itu.
"Saya beruntung, mental saya kuat dan bisa membungkam kritik. Saya berharap segalanya berjalan baik di klub baru, tapi hidup itu tidak mudah. Jadi, bila Anda bermain dengan buruk, Anda harus bekerja lebih keras. Saya sadar itu," tuturnya.
Berbanding terbalik dengan rezim Mourinho, Lindelof kini jadi pilihan utama Solskjaer di lini pertahanan Man United. Teranyar, Lindelof kembali tampil oke meski Man United kebobolan dua gol, yakni saat Setan Merah mengalahkan Southampton 3-2 di Old Trafford pada laga pekan ke-29 Liga Inggris 2018/2019, Sabtu (2/3/2019) tadi malam WIB.
"Ia (Solskjaer) telah memilih saya, saya kini banyak bermain sebagai starter. Saya pikir ini buah kerja keras saya, namun saya tentu harus lebih konsisten lagi ke depannya, saat ini dan untuk tahun-tahun ke depan. Namun, sekarang saya sudah mendapatkan ritme," tandas bek berjuluk The Iceman itu.