Samai Rekor Vittorio Pozzo, Begini Sepak Terjang Mancini di Sepak Bola

Galih Priatmojo, Muhammad Ilham Baktora

Rabu, 16 Oktober 2019 | 11:50 WIB
Samai Rekor Vittorio Pozzo, Begini Sepak Terjang Mancini di Sepak Bola
Roberto Mancini. (Giuseppe CACACE / AFP)

Suara.com - Roberto Mancini berhasil menyamai rekor pelatih legendaris Italia, Vittorio Pozzo. Sukses mengemas sembilan kali kemenangan berturut-turut bersama Gli Azzurri, siapa sangka Mancini memiliki sejumlah fakta lain selama menjadi pelatih dan pemain.

Timnas Italia tampil trengginas saat bertamu ke markas Liechtenstein dalam lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2020 di Stadion Rheinpark, Vaduz, Rabu (16/10/2019) dini hari WIB. Marco Verratti serta kolega melumat tuan rumah lima gol tanpa balas.

Kemenangan tersebut sekaligus mengunci tiket masuk Italia ke putaran final Piala Eropa 2020. Tak hanya sukses melaju ke babak lanjutan. Hasil positif ini menjadi hal istimewa bagi Roberto Mancini yang sejak 2018 lalu ditunjuk sebagai pelatih kepala Gli Azzuri. Ia sukses menyamai rekor pelatih legendaris Italia, Vittorio Pozzo.

Namun sebelum menyamai rekor tersebut, pelatih 54 tahun ini juga punya riwayat sukses menjadi juru racik klub-klub besar di dunia. Berikut sejumlah fakta menarik yang dimiliki pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.

1. Dinilai sukses menukangi klub-klub Italia

Mantan pemain Sampdoria ini dinilai menjadi salah satu juru racik Inter Milan yang cukup oke pada era 2004. Mancini mampu membawa Nerrazzuri meraih juara Coppa Italia tiga kali berturut-turut pada 2005-2008. Tak hanya itu, Mancini juga sukses menggondol trofi Piala Super Italia pada musim 2004-2006.

Di bawah asuhannya, Inter mampu mempertahankan 17 kali kemenangan beruntun di Serie A. Mulai 25 September 2006 hingga 28 Februari 2007. Rekor kemenangan lima bulan tersebut dinilai menjadi hasil terbaik dalam sejarah liga sepak bola Italia.

Tak hanya Inter Milan, mantan penyerang Leicester City ini juga pernah membawa Lazio dan Fiorentina meraih Piala Super Italia pada musim 2003/04 dan 2000/01.

Namun begitu, Mancini belum berhasil membawa hasil manis di kejuaraan Liga Champions.

Pelatih Timnas Italia Roberto Mancini memberikan instruksi dari pinggir lapangan saat menghadapi Portugal di Luz Stadium. Francisco LEONG / AFP
Pelatih Timnas Italia Roberto Mancini memberikan instruksi dari pinggir lapangan saat menghadapi Portugal di Luz Stadium. Francisco LEONG / AFP

2. Persembahkan juara Liga Primer Inggris.

Mancini resmi mengundurkan diri dari Inter Milan pada 2008 silam. Satu tahun berselang, Ia ditunjuk menjadi pelatih Manchester City.

Empat tahun menukangi The Citizen, Mancini punya reputasi lumayan. Ia memberikan dua gelar juara, yakni Liga Primer Inggris pada musim 2011/12 dan Piala Super musim 2012/13.

Sempat disebut suka menghamburkan uang untuk membeli pemain seperti David Silva, Yaya Toure dan Aleksander Kolarov, namun hasilnya cukup lumayan. The Citizen mampu bertahan di empat besar Liga Primer Inggris 2010/2011.

Selain itu ia juga mendatangkan Sergio Aguero dan Samir Nasri pada musim berikutnya. Manchester City pun mampu menjaga rekor kemenangan 12 kali beruntun dari 14 pertandingan. The Citizen sukses mengoleksi 48 gol dan hanya kebobolan 13 kali.

Ia bahkan sempat dinobatkan sebagai manajer terbaik bulanan pada ajang Liga Primer Inggris pada Oktober 2011.

Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini. [MARCO BERTORELLO / AFP]
Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini. [MARCO BERTORELLO / AFP]

3. Tidak moncer saat membela Timnas Italia

Mancini disebut cukup sukses saat menjadi pemain profesional. Bersama Lazio, ia memenangi gelar Scudetto dua kali satu titel Piala Winner UEFA (saat ini sudah ditiadakan) dan tambahan dua titel Coppa Italia.

Sedangkan saat membel Samprodia, Mancini juga menyumbangkan gelar Coppa Italia empat kali, satu juara Piala Winners UEFA.

Namun begitu, performanya di Timnas Italia tak begitu bagus. Mancini hanya melakoni 36 caps bersama Italia dengan mengoleksi empat gol. Karier internasionalnya berakhir setelah dianggap berselisih dengan pelatih Italia saat itu, Arrigo Sacchi. Sebab tak ada kepastian baginya untuk masuk ke dalam tim inti dalam ajang Piala Dunia 1994.

Mantan manajer Manchester City Roberto Mancini [AFP]
Mantan manajer Manchester City Roberto Mancini [AFP]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Berita Bola Hits: Timnas Indonesia Keok Lagi, McMenemy Kembali Berdalih

5 Berita Bola Hits: Timnas Indonesia Keok Lagi, McMenemy Kembali Berdalih

Bola | Rabu, 16 Oktober 2019 | 07:55 WIB

Italia Pesta Gol, Berikut Hasil Lengkap Kualifikasi Piala Eropa 2020

Italia Pesta Gol, Berikut Hasil Lengkap Kualifikasi Piala Eropa 2020

Bola | Rabu, 16 Oktober 2019 | 06:55 WIB

Selain Ronaldo, Dua Pemain Ini Juga Koleksi 700 Gol Sepanjang Kariernya

Selain Ronaldo, Dua Pemain Ini Juga Koleksi 700 Gol Sepanjang Kariernya

Bola | Selasa, 15 Oktober 2019 | 16:10 WIB

Terkini

Kevin Diks Dapat Tugas Khusus dari John Herdman Jelang FIFA Matchday Juni

Kevin Diks Dapat Tugas Khusus dari John Herdman Jelang FIFA Matchday Juni

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:35 WIB

John Herdman Persiapkan Eliano Reijnders dan Jordi Amat untuk Piala AFF 2026

John Herdman Persiapkan Eliano Reijnders dan Jordi Amat untuk Piala AFF 2026

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:33 WIB

Alasan Keamanan, Dua Laga Timnas Indonesia Putri Dipastikan Tanpa Penonton

Alasan Keamanan, Dua Laga Timnas Indonesia Putri Dipastikan Tanpa Penonton

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:27 WIB

Nova Arianto Waspadai Kebangkitan Timor Leste

Nova Arianto Waspadai Kebangkitan Timor Leste

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:20 WIB

Menang 3-0 atas Myanmar, Nova Arianto Tetap Evaluasi Timnas Indonesia U-19

Menang 3-0 atas Myanmar, Nova Arianto Tetap Evaluasi Timnas Indonesia U-19

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:17 WIB

Ini Alasan Sebenarnya Mathew Baker Dipanggil ke Timnas Indonesia Senior

Ini Alasan Sebenarnya Mathew Baker Dipanggil ke Timnas Indonesia Senior

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:00 WIB

Panggilan Timnas Indonesia Jadi Momentum Rayhan Hannan Unjuk Kualitas di SUGBK?

Panggilan Timnas Indonesia Jadi Momentum Rayhan Hannan Unjuk Kualitas di SUGBK?

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:34 WIB

Kaget Lihat Performa Marselino Ferdinan, John Herdman: Saya Benar-benar Melihat...

Kaget Lihat Performa Marselino Ferdinan, John Herdman: Saya Benar-benar Melihat...

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:27 WIB

Timnas Indonesia U-19 Menang Besar, Nova Arianto Belum Puas dengan Performa Pemain

Timnas Indonesia U-19 Menang Besar, Nova Arianto Belum Puas dengan Performa Pemain

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:17 WIB

Rizky Ridho Gantikan Jay Idzes Jadi Kapten Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni 2026

Rizky Ridho Gantikan Jay Idzes Jadi Kapten Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni 2026

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:10 WIB