Array

Cerita Adien Gunarta usai Fontnya Dipakai di Logo Piala Dunia U-20 2021

Jum'at, 25 Oktober 2019 | 14:16 WIB
Cerita Adien Gunarta usai Fontnya Dipakai di Logo Piala Dunia U-20 2021
Adien Gunarta, pembuat font di logo Piala Dunia U-20 2021. (Instagram/@adiengunarta).

Suara.com - Logo Piala Dunia U-20 2021 yang diluncurkan PSSI baru-baru ini ramai menjadi pembicaraan di media sosial, khususnya Twitter. Sebab, font yang digunakan disebut-sebut belum izin kepada sang pembuat.

Seperti diketahui, Indonesia resmi terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 pada Kamis (25/10/2019). PSSI pun mengumumkan kabar bahagia itu sekaligus memamerkan logo event tersebut.

Logo Piala Dunia U-21 2021 bisa dibilang keren dan kekinian. Kemudian, juga tidak melupakan budaya Indonesia dengan menggunakan font seperti aksara Jawa pada tulisan "Indonesia 2021".

Nah, font aksara Jawa yang dipakai PSSI tersebut ternyata belum izin dari sang pembuat, yakni Adien Gunarta. Font itu bernama Upakarti Font yang diunggah di forum online desain huruf bebas, Dafont.com.

Logo Piala Dunia U-20 2021 buatan PSSI. (Twitter/@pssi).
Logo Piala Dunia U-20 2021 buatan PSSI. (Twitter/@pssi).

Adien Gunarta pun sempat kaget ketika font buatannya nampang di logo Piala Dunia U-20 2021 buatan PSSI. Seketika, netizen di media sosial pun ramai memberikan kritikan-kritikan terhadap PSSI.

Namun, Adien Gunarta mengaku permasalahan mengenai font tersebut telah selesai. Pihak PSSI juga telah mengucapkan permintaan maaf dan meminta izin secara personal.

Alumnus Universitas Airlangga tersebut juga membeberkan alasan mengapa font buatannya dilepas secara bebas. Hal itu karena keinginannya agar karyanya dapat bermanfaat langsung untuk masyarakat secara luas.

Untuk secara lengkapnya, berikut wawancara eksklusif Suara.com bersama Adien Gunarta melalui sambungan telepon.

1. Bagaimana perasaannya karyanya digunakan untuk event sebesar Piala Dunia Dunia U-20?

Baca Juga: Ayah Sekjen PSSI Meninggal Dunia, Keluarga Besar Timnas U-19 Berduka

Seneng sih, karena memang karya saya diunggah bebas, biar bisa dipakai orang seluas-luasnya. Biar orang-orang dapat manfaat. Alhamdulillah, bisa dipakai di event yang segede ini.

2. PSSI tidak izin lebih dulu menggunakan font Anda. Bagaimana, itu?

Jadi, secara hukum memang tidak perlu. Tapi mungkin ada sisi-sisi kayak etika. Mungkin bisa kayak permisi dulu istilahnya. Meskipun secara hukum enggak diperlukan.

Soalnya, emang fontnya saya gratisin. Agar dia bebas

3. Setelah ramai, ada respon dari PSSI?

Iya, ada setelah viral. Kemarin ada kayak tim desainernya PSSI yang menghubungi saya lewat DM (direct message) Twitter. Intinya mereka minta maaf dan minta izin digunakan di logo itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI