Suara.com - Duo megabintang Timnas Putri Amerika Serikat (AS), Megan Rapinoe dan Alex Morgan terkejut setelah tuntutan soal kesetaraan gaji yang diajukan oleh tim mereka ditolak oleh hakim pengadilan.
Rapinoe dan Morgan, yang turut membantu AS meraih gelar Piala Dunia Wanita 2019, mengatakan jika mereka berencana mengajukan banding.
Ini setelah hakim di California, AS pada akhir pekan lalu menolak tuntutan jika besaran gaji di sepakbola putri seharusnya setara dengan dunia sepakbola putra, setidaknya di wilayah Negeri Paman Sam terlebih dahulu.
Perseteruan antara Timnas Putri AS dengan U.S. Soccer yang merupakan Federasi Sepakbola AS, memang telah telah lama mengemuka di publik.
Para pemain putri pun diketahui telah menuntut ganti rugi sebesar USD 66 juta dolar di bawah payung hukum Undang Undang Kesetaraan Upah (Equal Pay Act).
"USWNT (Timnas Putri AS) telah dibayar lebih baik secara kumulatif dan rata-rata setiap gimnya dari pada USMNT (Timnas Putra AS)," demikian rangkuman keputusan pengadilan, seperti dilansir CNN International.
Meski demikian, Rapinoe yang merupakan peraih Ballon d'Or Putri tahun lalu, mempertanyakan logika dari rangkuman keputusan itu.
"Jika saya dibayar satu dolar setiap kali bermain dan laki-laki dibayar tiga dolar, hanya karena saya menang 10 laga dan dia hanya menang tiga pertandingan, jadi saya mengumpulkan 10 dolar dan dia sembilan dolar. Saya tak yakin bagaimana itu bisa membuat saya menghasilkan uang lebih banyak," tutur pesepakbola 34 tahun yang memiliki gaya eksentrik itu.
"Keputusan itu membuat saya, Alex Morgan dan pesepakbola putri lainnya benar-benar kaget. Ini keputusan yang sangat aneh!" keluhnya.
Sementara itu, Asosiasi Pemain Timnas Putra AS menegaskan kembali dukungan mereka kepada para pesepakbola putri.
"Para pemain USMNT terus mendukung para pemain USWNT dalam upaya mereka untuk memperjuangkan kesetaraan gaji."
"Selama satu 1,5 tahun para pemain USMNT telah membuat proposal kepada federasi yang bertujuan untuk meraih kesetaraan gaji bagi para pemain USMNT dan USWNT."