Suara.com - Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi mengaku belum ada keputusan ke negara mana skuat Timnas Indonesia U-19 akan melakukan training camp (TC) lanjutan. PSSI masih menunggu respons dari federasi sepakbola negara yang menjadi kandidat tujuan.
Yunus mengatakan saat ini ada dua federasi negara yang masih ditunggu responsnya oleh PSSI. Dua negara tersebut adalah Belanda dan Korea Selatan.
Rencana menuju Belanda atau Korea Selatan adalah sebagai pengganti gagalnya TC di Prancis karena Toulun Tournament di negara tersebut dibatalkan imbas pandemi COVID-19.
"Pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 pengganti Prancis masih digodok. Antara Belanda dan Korea Selatan, dan memang kami masih menunggu jawaban dari asosiasi sepakbola negara masing-masing," jelas Yunus Nusi saat dihubungi awak media via telepon.

"Kami masih belum tahu akan berapa lama Timnas U-19 di luar negeri. Masih menunggu keadaan saja di sana, kami juga masih melihat kondisi di negara yang dituju," ia menambahkan.
Saat ini, armada Shin Tae-yong sedang melakukan virtual training yang sudah dimulai sejak 5 November lalu.
Rencananya pada 13 November 2020, David Maulana dan kawan-kawan bakal dikumpulkan di Jakarta untuk melakukan TC bersama-sama.
"Tanggal 13 November diJakarta dahulu. Rencananya sampai tanggal 23 November TC di Jakarta," ungkap pria yang juga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu.
Adapun latihan yang dilakukan skuat Timnas Indonesia U-19 ini sebagai persiapan menghadapi Piala Asia U-19, yang dijadwalkan bergulir awal tahun depan.
Selain itu, skuat Garuda Nusantara --julukan Timnas Indonesia U-19-- sedang dipersiapkan untuk ajang Piala Dunia U-20 2021, di mana Indonesia menjadi tuan rumah.