Duka Eropa di Akhir Tahun 2020: 3 Legenda Tutup Usia, Warisan Jadi Rebutan

Syaiful Rachman

Kamis, 31 Desember 2020 | 16:28 WIB
Duka Eropa di Akhir Tahun 2020: 3 Legenda Tutup Usia, Warisan Jadi Rebutan
Kolase foto Diego Maradona [AFP]

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Diego Maradona meninggal dunia pada 25 November lalu. Berselang sehari, Maradona dimakamkan di daerah luar Buenos Aires.

Namun, Maradona belum bisa beristirahat dengan tenang karena terjadi konflik di keluarganya. Diketahui ada 16 orang yang berebut harta warisan Maradona.

Kerabat dan teman membawa peti mati mendiang legenda sepak bola Argentina Diego Armando Maradona saat pemakamannya di pemakaman Jardin Bella Vista, di provinsi Buenos Aires, pada Kamis (26/11/2020) waktu setempat. [RONALDO SCHEMIDT / AFP]
Kerabat dan teman membawa peti mati mendiang legenda sepak bola Argentina Diego Armando Maradona saat pemakamannya di pemakaman Jardin Bella Vista, di provinsi Buenos Aires, pada Kamis (26/11/2020) waktu setempat. [RONALDO SCHEMIDT / AFP]

Dilaporkan Reuters, 17 Desember 2020, pengacara Maradona sebelumnya mengatakan bahwa sampel DNA sudah ada. Kendati demikian, pengadilan Argentina mengatakan bahwa jenazah legenda Napoli itu tidak boleh dikremasi.

Dalam laporan itu disebutkan Maradona memiliki lima anak yang memang diakuinya. Akan tetapi, ada enam orang yang mengaku sebagai anaknya, buah dari hubungan gelap Maradona semasa hidupnya.

Salah satu dari enam anak tersebut yang bernama Magali Gli meminta agar tes DNA dilakukan untuk mengetahui bahwa dia adalah anak kandung dari Maradona.

"Nyonya Gli meminta agar tes dilakukan, dan untuk tujuan ini kantor kejaksaan mengirim sampel DNA," pernyataan dari Pengadilan Nasional Tingkat Pertama untuk masalah perdata no.56.

Sementara itu, menurut laporan The Sun, harta kekayaan Maradona total mencpai 37 juta poundsterling (sekitar Rp 697 miliar). Harta tersebut terdiri dari uang yang disimpan di bank Swiss, Dubai, dan Buenos Aires.

Ada juga beberapa properti dan kendaraan mewah dari legenda Napoli tersebut. Belum lagi, Maradona masih memiliki kontrak dengan iklan dari merek ternama.

Berdasarkan hukum di Argentina, semua anak Maradona yang diakui atau tidak bisa mendapatkan harta warisan dengan dibagi rata. Meski begitu, lima anak yang diakui Maradona tidak terima jika hal tersebut dilakukan karena tak adil.

baca juga
(FILES) Dalam foto file ini diambil pada tanggal 22 Juni 1986 Penyerang Argentina Diego Armando Maradona (ke-3 dari kiri) berlari melewati bek Inggris Terry Butcher (kiri) dalam perjalanannya untuk menggiring kiper Peter Shilton (kanan) dan mencetak gol keduanya, atau golnya. abad ini, selama pertandingan sepak bola perempat final Piala Dunia antara Argentina dan Inggris pada tahun 1986 di Mexico City. Legenda sepak bola Argentina Diego Maradona meninggal pada 25 November 2020. [AFP]
(FILES) Dalam foto file ini diambil pada tanggal 22 Juni 1986 Penyerang Argentina Diego Armando Maradona (ke-3 dari kiri) berlari melewati bek Inggris Terry Butcher (kiri) dalam perjalanannya untuk menggiring kiper Peter Shilton (kanan) dan mencetak gol keduanya, atau golnya. abad ini, selama pertandingan sepak bola perempat final Piala Dunia antara Argentina dan Inggris pada tahun 1986 di Mexico City. Legenda sepak bola Argentina Diego Maradona meninggal pada 25 November 2020. [AFP]

Mengenang Kehebatan 'Don Diego'

Diego Maradona merupakan pesepak bola yang paling fenomenal di abad 20. Ia terkenal dengan gol 'Tangan Tuhan'-nya di baba perempat final Piala Dunia 1986 kontra Inggris yang berakhir dengan skor 2-1.

Kemenangan tersebut pada akhirnya mengantar Argentina sebagai juara Piala Dunia yang pada tahun itu digelar di Meksiko.

Di kancah domestik sejumlah klub pernah dibela oleh Maradona. Termasuk tim papan atas Argentina Boca Juniors dan klub kuat Eropa Barcelona.

Akan tetapi yang paling dikenang dari Maradona di kancah domestik adalah kiprahnya bersama Napoli. Napoli yang ketika itu hanyalah tim guram, diantar Maradona sebagai klub papan atas Italia yang disegani.

Dengan kehadiran Maradona, Napoli sukses merebut lima gelar. Dua di antaranya adalah gelar Serie A.

Paolo Rossi saat membawa Timnas Italia juara Piala Dunia 1982. (Dok. FIFA)
Paolo Rossi saat membawa Timnas Italia juara Piala Dunia 1982. (Dok. FIFA)

2. Paolo Rossi

Paolo Rossi yang sukses membawa Timnas Italia menjuarai Piala Dunia 1982 meninggal dunia. Rossi wafat pada usia 64 tahun pada 10 Desember 2020, Kamis pagi WIB.

Rossi berhasil membawa Gli Azzurri merengkuh trofi Piala Dunia 1982 di Spanyol. Prestasi yang menjadikannya sebagai legenda bukan hanya untuk pencinta sepak bola di Italia, tapi juga dunia.

Pada pesta sepak bola empat tahunan tersebut, Paolo Rossi berhasil mendulang enam gol dan menyandang status pencetak gol terbanyak.

Dari enam gol tersebut, satu di antaranya disarangkan Rossi ke gawang Jerman Barat pada laga final Piala Dunia 1982.

Tak hanya bersama Timnas Italia, Paolo Rossi juga merasakan tujuh gelar juara di level klub. Satu gelar ketika berseragam Vicenza dan enam trofi saat berseragam Juventus.

Sepanjang kariernya, lelaki kelahiran 23 September 1956 itu berhasil mendulang 20 gol dari 48 pertandingan bersama Timnas Italia.

Adapun di level klub, Paolo Rossi mengoleksi 134 gol dari 338 laga di semua kompetisi.

Gerard Houllier (kanan) meraih treble gelar bersama Liverpool pada musim 2000/01. [AFP]
Gerard Houllier (kanan) meraih treble gelar bersama Liverpool pada musim 2000/01. [AFP]

3. Gerard Houllier

Empat hari setelah kabar meninggalnya Rossi, kabar duka kembali terdengar di Eropa. Kali ini, kabar tersebut datang dari Prancis.

Manajer legendaris Liverpool Gerard Houllier meninggal dunia. Houllier tutup usia pada 14 Desember 2020, di usia 73 tahun.

Media-media Eropa memberitakan, Houllier meninggal dunia beberapa hari setelah menjalani operasi jantung.

Houllier pernah melatih klub-klub besar pada masanya seperti Liverpool, Lyon, dan Aston Villa.

Di tangan Houllier, Liverpool meraih treble di musim 2000/2001. The Reds memenangkan Piala FA, Piala Liga Inggris, dan Piala UEFA.

Gerard Houllier melatih Liverpool dari tahun 1998 sampai 2004. Dari 304 laga, dirinya membawa Liverpool 160 kali menang, 70 kali seri, dan 74 kali kalah.

Houllier juga sempat mencatatkan kenangan manis bersama klub asal Prancis, Olympique Lyon. Houllier membawa Lyon dua kali juara Ligue 1 sekaligus Trophee des Champions 2005 dan 2006.

Dari penghargaan individu, pria asal Prancis itu pernah meraih gelar Pelatih Terbaik Eropa di tahun 2001 dan Manajer Terbaik Ligue 1 di tahun 2007.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:07 WIB

Skandal FIFA! 50 Anggota Parlemen UE Desak Infantino Diseret ke Meja Hijau

Skandal FIFA! 50 Anggota Parlemen UE Desak Infantino Diseret ke Meja Hijau

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:28 WIB

Viral Video Lawas Ramalan Diego Maradona: Laga Piala Dunia 2026 Dibagi 4 Babak

Viral Video Lawas Ramalan Diego Maradona: Laga Piala Dunia 2026 Dibagi 4 Babak

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:22 WIB

Masih Nol Wakil di 16 Besar, Ada Apa dengan Sepak Bola Eropa?

Masih Nol Wakil di 16 Besar, Ada Apa dengan Sepak Bola Eropa?

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:55 WIB

Sengketa Lahan 2,4 Hektare Memanas di Jakarta, Massa Desak Dugaan Mafia Tanah Diusut

Sengketa Lahan 2,4 Hektare Memanas di Jakarta, Massa Desak Dugaan Mafia Tanah Diusut

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:22 WIB

Bukan Lagi Kejadian Langka: Suhu 41,7C Lumpuhkan Eropa dan Renggut 1.300 Nyawa

Bukan Lagi Kejadian Langka: Suhu 41,7C Lumpuhkan Eropa dan Renggut 1.300 Nyawa

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 18:21 WIB

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:19 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:00 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Terkini

4 Fakta Menarik Belgia vs Senegal, Singa Teranga Bermain Gila-gilaan

4 Fakta Menarik Belgia vs Senegal, Singa Teranga Bermain Gila-gilaan

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 07:23 WIB

Gacor di Piala Dunia 2026, Bayern Muenchen Keluar Duit Rp 1 T Demi Gelandang Maroko Ismael Saibari

Gacor di Piala Dunia 2026, Bayern Muenchen Keluar Duit Rp 1 T Demi Gelandang Maroko Ismael Saibari

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 07:03 WIB

Libas Ekuador, Meksiko Hidupkan Memori Emas Piala Dunia 1986

Libas Ekuador, Meksiko Hidupkan Memori Emas Piala Dunia 1986

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:54 WIB

Pelatih Kongo Shock Harry Kane Bikin 2 Gol Pembalasan, Meski Sangat Telat

Pelatih Kongo Shock Harry Kane Bikin 2 Gol Pembalasan, Meski Sangat Telat

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:53 WIB

Terungkap! Sejumlah Pemain Jerman Tolak Ambil Penalti saat Tersingkir dari Paraguay

Terungkap! Sejumlah Pemain Jerman Tolak Ambil Penalti saat Tersingkir dari Paraguay

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:51 WIB

Rekor Gol Paling Telat dalam Sejarah! 3 Fakta Comeback Belgia atas Senegal di Piala Dunia 2026

Rekor Gol Paling Telat dalam Sejarah! 3 Fakta Comeback Belgia atas Senegal di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:48 WIB

Kata-kata Harry Kane Timnas Inggris Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026

Kata-kata Harry Kane Timnas Inggris Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:43 WIB

3 Fakta Menarik Inggris vs Kongo, The Three Lions Dibikin Frustrasi

3 Fakta Menarik Inggris vs Kongo, The Three Lions Dibikin Frustrasi

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:36 WIB

Kritik Rooney Usai Inggris Susah Payah Tekuk Kongo: Gelandang dan Bek Tak Meyakinkan

Kritik Rooney Usai Inggris Susah Payah Tekuk Kongo: Gelandang dan Bek Tak Meyakinkan

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:23 WIB

Inggris Tantang Meksiko di 16 Besar, Tuchel: Mustahil Adaptasi Oksigen Tipis Stadion Azteca

Inggris Tantang Meksiko di 16 Besar, Tuchel: Mustahil Adaptasi Oksigen Tipis Stadion Azteca

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:15 WIB

×