Suara.com - Pemain senior Persija Jakarta, Ismed Sofyan, mengaku pernah bersaing dengan Bambang Pamungkas alias Bepe memperebutkan posisi striker.
Ismed dan Bambang Pamungkas dikenal memiliki hubungan akrab. Perkenalan keduanya, bahkan sudah terjalin sebelum Ismed dan Bepe berseragam Persija.
Ketika itu Ismed harus berhadapan dengan Bepe saat diadakan seleksi tim pelajar Asia yang akan ikut turnamen internasional pada 1997. Seleksi berlangsung di Jakarta, tepatnya Ragunan.
Namun, pemain asal Aceh ini harus mengalah lantaran posisi striker sudah penuh oleh pemain lain. Alhasil, Ismed Sofyan dipindahkan ke posisi bek kanan tempatnya bermain hingga kini.

"Awalnya saya bermain sebagai striker, bukan bek kanan. Saya berpindah posisi menjadi bek kanan pada tahun 1997, tepatnya saat seleksi pelajar Asia di Ragunan," kata Ismed dikutip dari kanal YouTuber Persija, Kamis (31/12/2020).
"Saat seleksi saya dipanggil sebagai striker, begitu pun Bambang Pamungkas yang dipanggil sebagai striker. Kalau saya dari PPLP Medan, Bepe dari PPLP Salatiga."
"Saat itu striker ada lima, akhirnya saya dicoba untuk menjadi bek kanan. Akhirnya kejuaraan di India, pelajar Asia, saya bermain di bek kanan," ucapnya.
Ismed pun bergabung dengan Macan Kemayoran --julukan Persija-- pada 2002. Sementara Bepe lebih dulu berseragam Pasukan Ibu Kota pada 1999.
Keduanya pun kini masih bersama di Persija. Sejak memutuskan gantung sepatu di 2019, Bepe kini menjadi manajer tim, sementara Ismed masih aktif sebagai pemain meski usianya sudah 41 tahun.