FA Mengaku Salah Soal Hukuman Cavani, Tapi Enggan Cabut Sanksi

Arief Apriadi

Jum'at, 08 Januari 2021 | 07:55 WIB
FA Mengaku Salah Soal Hukuman Cavani, Tapi Enggan Cabut Sanksi
Penyerang Manchester United, Edinson Cavani (kanan) meluapkan emosinya setelah membobol gawang Southampton pada laga Liga Inggris 2020/2021 di St. Mary's Stadium, Minggu (29/11/2020) malam WIB. [MIKE HEWITT / POOL / AFP]

Suara.com - Panel asosiasi sepak bola Inggris (FA) pada Kamis (7/1/2021), akhirnya menyatakan bahasa yang digunakan Edinson Cavani dalam unggahan media sosialnya tidak bersifat rasisme.

Kendati demikian, FA tidak serta merta mencabut sanksi yang telah dijatuhkan kepada penyerang Manchester United itu. Cavani tetap diskors larangan bertanding tiga laga, sebagaimana dilansir Antara.

Penyerang asal Uruguay itu pekan lalu diganjar larangan bermain tiga pertandingan dan denda 100.000 poundsterling atau sekitar 1,9 miliar rupiah.

Unggahan Cavani di Instagram dengan pesan bertuliskan "gracias negrito" yang ditujukan kepada temannya setelah Manchester United menang 3-2 atas Southampton, 29 November lalu dianggap bermasalah.

Saat itu, FA memandang kata-kata Cavani berbau rasisme dan temuan komisi peraturan FA yang dipublikasikan pada Kamis menjelaskan kenapa Cavani diberi sanksi minimum sesuai peraturan FA E3.1.

"Komisi puas bahwa sang pemain menulis balasannya dengan apresiasi penuh kasih atas pesan dari teman Uruguaynya dan bahwa pesan itu tidak dirancang atau dimaksudkan untuk menjadi rasis atau menyinggung baik kepada temannya atau orang lain yang membaca konten dari postingan Instagram tersebut," demikian pernyataan FA.

"Kesimpulan itu didukung olah semua bukti yang tersedia yang relevan dengan situasi di mana postingan tersebut dibuat dan dengan memperhatikan karakteristik dan respon pemain... Namun, tidak cukup bahwa sang pemain tidak memiliki niat seperti itu."

FA mengatakan bahwa para pendukung Liga Inggris bisa melihat kata "negrito", yang dalam bahasa Spanyol berarti "orang kecil berkulit hitam", berbau rasisme.

Konfederasi sepak bola Amerika Selatan (CONMEBOL) dan Asosiasi sepak bola Uruguay telah mengkritik keputusan FA dalam menjatuhkan sanksi kepada Cavani.

Komisi FA menyatakan terkejut terhadap kurangnya pelatihan media yang diberikan kepada Cavani, yang bergabung dengan United pada Oktober lalu.

Pelatihan disebut FA bisa membuat Cavani "berada dalam posisi yang lebih baik untuk memahami perbedaan budaya yang mungkin bisa menimbulkan masalah dengan pemain asing yang memposting informasi di platform media sosial".

Akademi Bahasa Nasional Uruguay sempat dibuat berang oleh keputusan itu. Mereka menyebut tindakan FA merupakan hasil dari "kemiskinan pengetahuan budaya dan lingustik".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihantam Covid-19, Aston Villa Tutup Tempat Latihan

Dihantam Covid-19, Aston Villa Tutup Tempat Latihan

Bola | Jum'at, 08 Januari 2021 | 07:38 WIB

Covid-19, Aston Villa Terpaksa Gunakan Tim U-23 Lawan Liverpool

Covid-19, Aston Villa Terpaksa Gunakan Tim U-23 Lawan Liverpool

Bola | Jum'at, 08 Januari 2021 | 07:25 WIB

Pelatih Wolves Didenda Hampir Rp 500 Juta Akibat Ulah Semprot Wasit

Pelatih Wolves Didenda Hampir Rp 500 Juta Akibat Ulah Semprot Wasit

Jawa Tengah | Jum'at, 08 Januari 2021 | 05:00 WIB

Terkini

Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini

Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:56 WIB

Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap

Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:00 WIB

Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini

Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:30 WIB

Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti

Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:06 WIB

Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere

Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:02 WIB

Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan

Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:56 WIB

PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!

PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:39 WIB

Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?

Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:27 WIB

Berapa UCL PSG usai Menang Lawan Arsenal? Ini Sepak Terjang di Champions League

Berapa UCL PSG usai Menang Lawan Arsenal? Ini Sepak Terjang di Champions League

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:20 WIB

Puja-puji Mikel Arteta untuk PSG Usai Juarai Liga Champions

Puja-puji Mikel Arteta untuk PSG Usai Juarai Liga Champions

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:19 WIB