alexametrics

Demo Anti Glazer Memanas di Old Trafford, Laga MU vs Liverpool Tak Jelas

Rully Fauzi
Demo Anti Glazer Memanas di Old Trafford, Laga MU vs Liverpool Tak Jelas
Demo besar-besaran para suporter Manchester United di Old Trafford, Minggu (2/5/2021) malam WIB. [OLI SCARFF / AFP]

Para suporter bahkan sampai masuk ke dalam lapangan stadion Old Trafford, Minggu (2/5/2021) malam WIB.

Suara.com - Para suporter Manchester United (MU) menyerbu lapangan Old Trafford saat mereka melakukan aksi protes anti-Glazer jelang laga akbar lanjutan Liga Inggris 2020/2021 kontra sang seteru abadi, Liverpool, Minggu (2/5/2021) malam WIB.

Ribuan penggemar Manchester United tiba di Old Trafford untuk memprotes Keluarga Glazer (pemilik klub), setelah kubu Setan Merah ambil bagian dalam pembentukan Liga Super Eropa belum lama ini.

Kepulan asap bewarna hijau dan kuning memenuhi udara di sekitar stadion berkapasitas 76.000 tempat duduk di Manchester itu, dengan sejumlah besar basis suporter Manchester United meneriakkan dan memegang spanduk bertuliskan; 'Permintaan maaf tidak diterima. 50 + 1'.

Meskipun kehadiran polisi cukup banyak, sejumlah fans mampu menerobos pembatas dan masuk ke lapangan Old Trafford.

Baca Juga: Intip 8 Fakta Menarik Jelang Duel Man United vs Liverpool

Flare dinyalakan saat sejumlah fans terlihat berlari melintasi lapangan dan di sekitar area gawang. Bahkan, beberapa di antara mereka juga melakukan aksi vandalisme dengan mencabut bendera sepak pojok di lapangan Old Trafford, serta merusak kamera TV, mikrofon dan tripod.

dDemo besar-besaran para suporter Manchester United di Old Trafford, Minggu (2/5/2021), Bahkan, para suporter sampai masuk ke dalam lapangan stadion. [Oli SCARFF / AFP]
Demo besar-besaran para suporter Manchester United di Old Trafford, Minggu (2/5/2021). Bahkan para suporter sampai masuk ke dalam lapangan stadion. [Oli SCARFF / AFP]

Protes tersebut menyusul keputusan klub bergabung dengan Liga Super Eropa, sebelum para petinggi Manchester United akhirnya menarik klub keluar dari kompetisi itu dan mengeluarkan permintaan maaf.

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer mengatakan bahwa para superter berhak melakukan protes. Namun, Solskjaer menyebut bahwa dirinya mendapatkan dukungan dari pemilik klub untuk membangun skuadnya.

"Penting agar pandangan para penggemar didengarkan dan kami berkomunikasi dengan lebih baik. Tugas saya adalah fokus pada sisi sepakbola dan bahwa kami memiliki tim terbaik," ujar pelatih asal Norwegia itu, dikutip Manchester Evening News jelang laga lawan Liverpool, Minggu.

"Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, saya mendapat dukungan besar dari klub dan pemilik, dan saya yakin akan mendapatkan dukungan lagi untuk melangkah lebih jauh."

Baca Juga: Klasemen Liga Inggris Pekan ke-34 Usai Everton Dilibas Aston Villa

"Ketika protes berlanjut, penting bagi mereka melakukannya dengan baik dan tetap menjunjung tinggi kedamaian."

Seperti dilansir Manchester Evening News, nasib partai Manchester United vs Liverpool pun kini tak jelas. Tak diketahui apakah kick-off super big match ini bisa dihelat sesuai jadwal, yakni pada pukul 22.30 WIB nanti.

Komentar