Mengenal Istilah Kuda Hitam dan Underdog dalam Pertandingan Sepak Bola

Rauhanda Riyantama

Selasa, 06 Juli 2021 | 17:05 WIB
Mengenal Istilah Kuda Hitam dan Underdog dalam Pertandingan Sepak Bola
Ilustrasi orang main sepak bola (Pixabay/flooy)

Suara.com - Istilah kuda hitam dan underdog sering kali terdengar dalam sebuah pertandingan sepak bola. Seperti halnya Timnas Turki yang digadang jadi tim kuda hitam, namun justru hancur lebur di fase grup Euro 2020.

Selain kuda hitam, ada pula istilah underdog yang dikaitkan dalam sebuah kompetisi. Dua istilah ini memiliki makna yang berbeda dan akan diulas selengkapnya di bawah ini.

Awal Muncul Istilah Underdog

Underdog muncul dari 'olahraga' adu anjing (dog fight). Pemenang biasanya berada di atas yang kalah (pecundang) atau pecundangnya berada di bawah (terbaring kalah).

Gambaran ini kemudian diserap menjadi istilah ‘under the winner’ hingga akhirnya menjadi underdog. Lawan dari underdog adalah top dog (yang dijagokan untuk menang).

Sederhananya, underdog adalah orang atau tim yang tidak diunggulkan dalam sebuah kompetisi. Saat ini, istilah underdog banyak digunakan dalam kompetisi termasuk olahraga sepak bola. Bagi yang melakukan taruhan, nilai underdog jauh lebih tinggi ketimbang top dog.

Kisah underdog dalam sepak bola yang menarik adalah Leicester City sebagai juara Premier League musim 2015-2016. Saat itu, Leicester City bukan termasuk tim yang diunggulkan atau underdog, namun justru tampil mengejutkan sebagai juara.

Istilah Kuda Hitam dalam Sepak Bola

Dalam bahasa Indonesia, istilah yang sering digunakan adalah 'kuda hitam'. Ternyata kuda hitam ini bukan turunan langsung dari underdog. Istilah kuda hitam berawal dari sebuah kisah Alec bersama seekor kuda hitam bernama The Black Stallion.

baca juga

Kisah The Black Stallion berawal dari persahabatan antara Alec dan seekor kuda hitam yang sempat dibelenggu oleh sekelompok orang di atas kapal. Hingga akhirnya Alec belajar menunggangi kuda hitam dan dinamai The Black Stallion.

Alec mencoba mendaftarkan The Black Stallion dalam sebuah kejuaraan ternama. Namun gagal karena Alec tidak memiliki dokumentasi silsilah jelas sang kuda.

Kemudian The Black Stallion bertanding di kejuaraan yang diikuti kuda-kuda dengan silsilah tidak jelas. Pertandingan diawali dengan melawan dua kuda pacuan tercepat yaitu Cyclone dan Sun Raider. Sejak itulah legenda The Black Stallion mulai dikenal luas.

Kemudian dalam perkembangannya, istilah The Black Stallion atau kuda hitam digunakan untuk menyebutkan mereka yang tidak diunggulkan tetapi justru menjadi juara, mereka yang tidak memiliki catatan sebagai juara tetapi justru membuktikan kepada dunia bahwa merekalah sang juara.

Sebagai contoh kuda hitam adalah Leeds United di kompetisi Premier League musim ini. Mereka berstatus sebagai tim promosi dan dianggap sebagai kuda hitam.

Leeds United kemudian menduduki peringkat 9 klasemen akhir Liga Inggris 2020-2021 itu. Skuad besutan Marcelo Bielsa itu nyatanya mampu menggulingkan klub-klub raksasa seperti Manchester City dan Tottenham Hotspur.

Berdasarkan ulasan di atas, ternyata istilah underdog dan kuda hitam tidak memiliki hubungan sama sekali. Istilah kuda hitam yang akrab digunakan di kompetisi sepak bola ternyata berasal dari kisah The Black Stallion.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesta 9 Gol ke Gawang Bangladesh, Indonesia ke Final ASEAN Cup 2026

Pesta 9 Gol ke Gawang Bangladesh, Indonesia ke Final ASEAN Cup 2026

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Review Novel Bek: Kisah Anak Kampung yang Bertahan di Lapangan Kehidupan

Review Novel Bek: Kisah Anak Kampung yang Bertahan di Lapangan Kehidupan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 10:30 WIB

BRI Kasih Diskon Tiket Pertandingan Liga 1 Jadi 1 Rupiah Saja, Klaim Sekarang!

BRI Kasih Diskon Tiket Pertandingan Liga 1 Jadi 1 Rupiah Saja, Klaim Sekarang!

Bri | Senin, 21 September 2026 | 15:24 WIB

Pegadaian Dukung Sepak Bola Nasional Generasi Muda lewat Pegadaian Championship 2026/27

Pegadaian Dukung Sepak Bola Nasional Generasi Muda lewat Pegadaian Championship 2026/27

Bola | Senin, 14 September 2026 | 15:29 WIB

Bertemu Luis Figo di New York, 2 Student Athlete Indonesia Hadiri Forum PBB

Bertemu Luis Figo di New York, 2 Student Athlete Indonesia Hadiri Forum PBB

Bola | Senin, 14 September 2026 | 08:27 WIB

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian Kedewasaan Tribun Sepak Bola

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian Kedewasaan Tribun Sepak Bola

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 08:35 WIB

Ulasan Bapakmu Kiper: Drama Ayah dan Anak dalam Sepak Bola Tarkam

Ulasan Bapakmu Kiper: Drama Ayah dan Anak dalam Sepak Bola Tarkam

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 14:30 WIB

Review Film Bapakmu Kiper: Tarkam sebagai Wajah Kecil Sepak Bola Indonesia

Review Film Bapakmu Kiper: Tarkam sebagai Wajah Kecil Sepak Bola Indonesia

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 12:20 WIB

Terkini

Rendi Apriyanto Dikontrak 6 Bulan Jadi Tentara Bayaran Rusia, 18 September Telepon, 8 Hari Kemudian

Rendi Apriyanto Dikontrak 6 Bulan Jadi Tentara Bayaran Rusia, 18 September Telepon, 8 Hari Kemudian

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Review Venom: The Last Dance, Penutup Trilogi Antihero yang Sangat Kocak!

Review Venom: The Last Dance, Penutup Trilogi Antihero yang Sangat Kocak!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Bahas Self Love! Yuqi i-dle Rangkul Nilai Diri di Lagu Terbaru, I Like You

Bahas Self Love! Yuqi i-dle Rangkul Nilai Diri di Lagu Terbaru, I Like You

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:19 WIB

Tak Bisa Asal Berlayar, Kemenhub Pelototi Keselamatan Kapal

Tak Bisa Asal Berlayar, Kemenhub Pelototi Keselamatan Kapal

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Bukan Sekadar Tempat Rekreasi, Taman Kota Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Bukan Sekadar Tempat Rekreasi, Taman Kota Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:17 WIB

Rupiah Berotot Hingga Akhir Perdagangan ke Level Rp17.882

Rupiah Berotot Hingga Akhir Perdagangan ke Level Rp17.882

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Berhenti Jadi Budak Produktivitas: Lawan Ekspektasi Semua Harus Selesai Hari Ini dengan Jeda Sejenak

Berhenti Jadi Budak Produktivitas: Lawan Ekspektasi Semua Harus Selesai Hari Ini dengan Jeda Sejenak

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:08 WIB

Berawal dari Teguran Knalpot Bising, 'Bang Jago' di Bekasi yang Geruduk Rumah Warga Ditangkap Polisi

Berawal dari Teguran Knalpot Bising, 'Bang Jago' di Bekasi yang Geruduk Rumah Warga Ditangkap Polisi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Dapat Rating di Atas 9, "Warga Rusun 609" Bikin Penonton Ngakak Brutal dan Nonton Dua Kali

Dapat Rating di Atas 9, "Warga Rusun 609" Bikin Penonton Ngakak Brutal dan Nonton Dua Kali

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Pembangunan Data Center AI Jatiluhur Disetop, IESR Minta Kajian Dampak Dibuka ke Publik

Pembangunan Data Center AI Jatiluhur Disetop, IESR Minta Kajian Dampak Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:00 WIB

×