Bencana Penalti Inggris, Keane Heran Southgate Pilih Saka Ketimbang Sterling

Arief Apriadi

Selasa, 13 Juli 2021 | 07:43 WIB
Bencana Penalti Inggris, Keane Heran Southgate Pilih Saka Ketimbang Sterling
Gelandang Inggris Bukayo Saka (kiri) dihibur oleh rekan dan kapten timnas Inggris Harry Kane setelah kekalahan mereka dalam adu penalti melawan Italia di final UEFA EURO 2020 di Stadion Wembley di London pada 11 Juli 2021. Laurence Griffiths / POOL / AFP

Suara.com - Legenda Manchester United, Roy Keane tak habis pikir dengan keputusan pelatih Inggris Gareth Southgate yang memberi Bukayo Saka kepercayaan menendang penalti kelima yang menentukan di final Euro 2020, Senin (12/7/2021) lalu.

Menurut Keane, Inggris masih punya pemain yang lebih berpengalaman seperti Raheem Sterling atau Jack Grealish, ketimbang menumpahkan beban berat kepada Saka yang masih 19 tahun.

Saka pada akhirnya gagal mengeksekusi penalti, melengkapi dua kegagalan lain yang dilakukanMarcus Rashford dan Jadon Sancho hingga Inggris kalah penalti 2-3 dari Italia di final Euro 2020.

"Jika Anda (Raheem) Sterling atau (Jack) Grealish, Anda tak bisa diam di sana dan membiarkan anak kecil (Saka) maju untuk menendang penalti," kata Roy Keane kepada ITV seperti dikutip dari Antara.

“Mereka lebih berpengalaman, Sterling sudah memenangkan trofi, mereka yang harusnya maju ketimbang anak muda itu," tambah mantan pemain timnas Irlandia itu.

Saka, juga Rashford dan Sancho kini jadi bulan-bulanan fans Inggris yang kecewa timnya kembali gagal mengangkat trofi mayor setelah kali terakhir menjuara Piala Dunia 1966.

Marcus Rashford, Jadon Sancho dan Bukayo Saka. (Twitter)
Marcus Rashford, Jadon Sancho dan Bukayo Saka. (Twitter)

Ketiganya bahkan jadi 'amukan' suporter di media sosial. Banyak tindakan rasis yang mereka dapatkan selepas dianggap sebagai biang kegagalan Inggris merengkuh trofi Euro perdananya.

Tindakan rasial itu membuat banyak pihak terkejut dan bersimpati kepada Saka, Rashford, dan Jadon Sancho. Federasi sepakbola Inggris (FA) mengecam aksi tersebut dan menegaskan bakal mendukung para pemain.

"Kami tidak bisa menjelaskan bahwa siapa pun di balik perilaku menjijikkan seperti itu tidak diterima untuk mengikuti tim," kata FA dalam sebuah pernyataan dikutip dari BBC Sport.

baca juga

"Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk mendukung para pemain yang terkena dampak sambil mendesak hukuman seberat mungkin bagi siapa pun yang bertanggung jawab."

"Kami akan terus melakukan segala yang kami bisa untuk menghapus diskriminasi dari sepak bola, tetapi kami memohon pemerintah untuk bertindak cepat dan membawa undang-undang yang sesuai sehingga penyalahgunaan ini memiliki konsekuensi di kehidupan nyata."

"Perusahaan media sosial perlu menjadi lebih baik dan mengambil akuntabilitas serta tindakan untuk melarang pelaku (rasial) dari platform mereka, mengumpulkan bukti yang dapat mengarah pada penuntutan dan dukungan untuk membuat platform mereka bebas dari jenis penyalahgunaan ini."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasib Malang Eder Sang Pembawa Piala di Final Euro 2020, Dulu Pahlawan Kini Dibuang

Nasib Malang Eder Sang Pembawa Piala di Final Euro 2020, Dulu Pahlawan Kini Dibuang

Bola | Selasa, 13 Juli 2021 | 07:05 WIB

Rashford Minta Maaf Soal Gagal Penalti, tetapi Tidak pada Rasisme

Rashford Minta Maaf Soal Gagal Penalti, tetapi Tidak pada Rasisme

Bola | Selasa, 13 Juli 2021 | 06:49 WIB

Ngeri! Perayaan Italia Juara Euro 2020 Berujung Petaka, Satu Tewas dan Belasan Luka-luka

Ngeri! Perayaan Italia Juara Euro 2020 Berujung Petaka, Satu Tewas dan Belasan Luka-luka

Bola | Selasa, 13 Juli 2021 | 05:41 WIB

Gareth Southgate Tetap Ingin Pimpin Inggris di Piala Dunia 2022 Qatar, Tapi...

Gareth Southgate Tetap Ingin Pimpin Inggris di Piala Dunia 2022 Qatar, Tapi...

Bola | Senin, 12 Juli 2021 | 21:59 WIB

Dianggap Pengecut karena Tak Mau Ambil Penalti, Jack Grealish Meradang

Dianggap Pengecut karena Tak Mau Ambil Penalti, Jack Grealish Meradang

Bola | Senin, 12 Juli 2021 | 20:55 WIB

Terkini

6 Sepatu Jalan Putih yang Tidak Gampang Kotor, Berbahan Kulit Sintetis

6 Sepatu Jalan Putih yang Tidak Gampang Kotor, Berbahan Kulit Sintetis

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 06:30 WIB

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

×