Demi Lionel Messi, Barcelona Sempat Ingin Terobos Aturan La Liga

Arief Apriadi

Jum'at, 06 Agustus 2021 | 19:57 WIB
Demi Lionel Messi, Barcelona Sempat Ingin Terobos Aturan La Liga
Presiden Barcelona Joan Laporta. (AFP/LLUIS GENE)

Suara.com - Presiden Barcelona Joan Laporta mengungkapkan bahwa pihaknya sempat ingin menerobos aturan salary cap atau batas gaji La Liga demi bisa mengontrak kembali Lionel Messi.

Namun dengan mempertimbangkan kepentingan klub di atas segalanya, tindakan itu urung terjadi. Barcelona lebih memilih untuk melepas sang mega bintang.

"Klub ini usianya lebih dari 100 tahun dan di atas segalanya - bahkan pemain terbaik dunia sekalipun," kata Laporta dalam konfrensi pers yang disiarkan secara daring dalam akun YouTube resmi klub, Jumat (6/8/2021).

"Kami akan selalu berterima kasih atas segala yang dia lakukan bagi kami. Klub lebih penting dari pada pemain dan presiden."

"Kami sempat ingin mengambil risiko itu. Kami sadar situasi yang sebenarnya di klub ini dan kami akan sangat membahayakan klub," tambahnya.

Kontrak Lionel Messi bersama Barcelona sudah habis pada 30 Juni lalu. Barcelona sempat melakukan banyak cara agar sang pemain mau menekan kontrak baru.

Mantan penyerang Barcelona, Lionel Messi. [Pau BARRENA / AFP]
Mantan penyerang Barcelona, Lionel Messi. [Pau BARRENA / AFP]

Laporta menjelaskan bahwa pihak Barcelona dan Messi sejatinya sudah sepakat terkait negosiasi kontrak baru di mana nominal gaji La Pulga musim lalu akan dipotong 50 persen.

Saat semua tampak berjalan sesuai rencana, La Liga lewat aturan salary cap menjadi tembok penghalang kembalinya Lionel Messi ke Camp Nou.

Dalam pernyataannya, Barcelona disebut Laporta tengah mengalami hambatan finansial dan struktural. Krisis keuangan di tengah pandemi membuat kondisi keuangan klub jauh dari kata sehat.

baca juga

Krisis finansial membuat Barcelona terkena aturan pembatasan gaji dari La Liga. Musim 2019/2020, Blaugrana merupakan klub La Liga dengan anggaran gaji termalah yakni sekitar 671 juta euro.

Namun krisis finansial di tengah pandemi membuat La Liga membatasi salary cap Barcelona hanya sebesar 382,8 juta euro.

Kondisi itu membuat Barcelona tidak bisa mendaftarkan Lionel Messi ke dalam skuad. Tanpa kehadiran Messi pun, keuangan tim sedang goyah.

"Di La Liga, kami harus mematuhi aturan yang ada. Kami berharap mereka bisa lebih fleksibel dalam aturan ini, tetapi sayangnya tidak bisa begitu," kata Laporta.

"Masalahnya beban gaji kami besarnya 110 persen dari jumlah pemasukan kami. Jadi kami tidak punya ruang untuk menambah gaji dari tim kami karena peraturan La Liga ini berdasarkan dari aturan Financial Fair Play," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Brasil Vs Spanyol di Final Olimpiade Tokyo, Pedri Si Tenaga Kuda Jadi Sorotan

Brasil Vs Spanyol di Final Olimpiade Tokyo, Pedri Si Tenaga Kuda Jadi Sorotan

Bola | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 19:13 WIB

5 Pencapaian Lionel Messi Selama di Barcelona yang Mustahil Dipecahkan Pemain Lain

5 Pencapaian Lionel Messi Selama di Barcelona yang Mustahil Dipecahkan Pemain Lain

Bola | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 19:20 WIB

Alasan Barcelona Tak Mungkin Pensiunkan Nomor 10 untuk Messi

Alasan Barcelona Tak Mungkin Pensiunkan Nomor 10 untuk Messi

Bola | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 18:53 WIB

Barcelona Terpaksa Lepas Messi karena Kelangsungan Klub di Atas Segalanya

Barcelona Terpaksa Lepas Messi karena Kelangsungan Klub di Atas Segalanya

Bola | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 18:46 WIB

Termasuk Lionel Messi, Ini Deretan Legenda yang Meninggalkan Klub Secara Gratis

Termasuk Lionel Messi, Ini Deretan Legenda yang Meninggalkan Klub Secara Gratis

Bola | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 18:15 WIB

Terkini

Kasus 1,16 Ton Ketamin: 7 WNI ABK Kapal MT Global 168 Dibebaskan karena Tak Tahu Angkut Narkoba

Kasus 1,16 Ton Ketamin: 7 WNI ABK Kapal MT Global 168 Dibebaskan karena Tak Tahu Angkut Narkoba

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Bukan Sekadar Berita, Konten Media Lokal Kini Bisa Jadi Aset Bisnis

Bukan Sekadar Berita, Konten Media Lokal Kini Bisa Jadi Aset Bisnis

Video | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Dimas Seto Ajak Ribuan Pelari Bantu Palestina dan Difabel di Run for Humanity 2026

Dimas Seto Ajak Ribuan Pelari Bantu Palestina dan Difabel di Run for Humanity 2026

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Rekor! 166 Pihak Disanksi Denda Rp2,23 Triliun Gegara Mafia Saham

Rekor! 166 Pihak Disanksi Denda Rp2,23 Triliun Gegara Mafia Saham

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Terinspirasi Perjalanan Hidup Bahlil, Golkar Gelar Lomba Film Pendek Berhadiah Rp200 Juta

Terinspirasi Perjalanan Hidup Bahlil, Golkar Gelar Lomba Film Pendek Berhadiah Rp200 Juta

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:31 WIB

Pink October, Ribuan Perempuan Indonesia Rasakan Manfaat Layanan Mamografi Gratis Pertamina

Pink October, Ribuan Perempuan Indonesia Rasakan Manfaat Layanan Mamografi Gratis Pertamina

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:21 WIB

Taktik Jitu STY, Masuk dari Bangku Cadangan Rizky Ridho Buat Persija Menang Comeback Atas Persik

Taktik Jitu STY, Masuk dari Bangku Cadangan Rizky Ridho Buat Persija Menang Comeback Atas Persik

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:21 WIB

Nasionalisme atau Manuver Oligarki? Fakta di Balik Saham Bayan Diborong Haji Isam

Nasionalisme atau Manuver Oligarki? Fakta di Balik Saham Bayan Diborong Haji Isam

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Pertamina Siap Jalankan Penugasan Pemerintah untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Siap Jalankan Penugasan Pemerintah untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:13 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Sumbar | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:02 WIB

×