alexametrics

Hajar Fiorentina, Venezia Akhiri Puasa Kemenangan Kandang 19 Tahun di Serie A

Arief Apriadi
Hajar Fiorentina, Venezia Akhiri Puasa Kemenangan Kandang 19 Tahun di Serie A
Foto arsip - Pemain Venezia FC Mattia Aramu ketika bertanding melawan AC Milan di Stadio Giuseppe Meazza, Milan, pada 22 September 2021. (Giuseppe Cottini via Reuters Con/Giuseppe Cottini).

Ini adalah kemenangan kandang pertama Venezia di Serie A dalam kurun 7.190 hari atau 19 tahun delapan bulan.

Suara.com - Venezia berhasil mengakhiri puasa kemenangan kandang di Liga Italia (Serie A) setelah menekuk Fiorentina dengan skor tipis 1-0 di Stadion Penzo, Selasa (19/10/2021) dini hari WIB.

Ini adalah kemenangan kandang pertama Venezia di Serie A dalam kurun 7.190 hari atau 19 tahun delapan bulan.

Kemenangan kandang terakhir mereka terjadi pada 10 Februari 2002 saat menaklukkan Fiorentina 2-0 lewat gol Federico Magallanes dan Filippo Maniero.

Dalam pertandingan ini, Venezia sudah bisa diperkuat mantan kiper Manchester United Sergio Romero yang digaet dengan status bebas transfer.

Baca Juga: Juventus vs AS Roma: Diwarnai Kontroversi, Gol Tunggal Moise Kean Menangkan Bianconeri

Penjaga gawang Argentina itu memainkan pertandingan Serie A pertamanya dalam kurun tujuh tahun terakhir.

Namun yang menjadi perhatian utama dalam laga tersebut adalah bintang Fiorentina Dusan Vlahovic yang masuk lapangan untuk pertama kalinya sejak Presiden Rocco Commisso mengumumkan sang striker tak akan memperpanjang kontraknya yang akan berakhir Juni 2023.

Jack Bonaventura menciptakan peluang pertama dalam laga namun Romero menepisnya sehingga melenceng ke atas mistar gawang.

Mattia Aramu dinyatakan offside sehingga gol dari kaki kanannya yang melesat masuk ke tiang jauh dinyatakan tidak sah.

Namun pemain berusia 26 tahun itu dan Thomas Henry tidak terjebak offside manakala Venezia mencetak gol pembuka yang juga penentu kemenangan.

Baca Juga: Ivan Perisic, Pemain Serie A Pertama yang Bikin Gol Penalti dengan Kaki Kanan dan Kiri

Henry menerobos masuk dan begitu berhadapan dengan penjaga gawang Fiorentina Pietro Terracciano, dia mengumpan Aramu yang dengan mudah meneruskan bola ke gawang yang sudah kosong.

Komentar