alexametrics

Piala AFF 2020: Vietnam dan Malaysia Jadi Fokus Utama Timnas Indonesia di Grup B

Arief Apriadi | Adie Prasetyo Nugraha
Piala AFF 2020: Vietnam dan Malaysia Jadi Fokus Utama Timnas Indonesia di Grup B
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat memimpin anak asuhannya berlatih di di Stadion Bukit Gombak, Jumat (3/12/2021) (dok. PSSI)

Selain Vietnam dan Malaysia, timnas Indonesia tergabung di Grup B Piala AFF 2020 bersama Kamboja dan Laos.

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong terus mempersiapkan timnya jelang pertandingan perdana di Piala AFF 2020. Hanya saja, juru formasi asal Korea Selatan itu menegaskan lebih fokus untuk pertandingan melawan Vietnam dan Malaysia.

Seperti diketahui, Timnas Indonesia berada di Grup B Piala AFF 2020. Selain Vietnam dan Malaysia, lawan Skuad Garuda di fase grup adalah Kamboja dan Laos.

Pertandingan melawan Vietnam akan berlangsung 15 Desember. Sementara Malaysia pada 19 Desember 2021.

Sebelum itu, skuad Garuda --julukan Timnas Indonesia-- akan menghadapi Kamboja pada 9 Desember dan Laos tiga hari setelahnya. 

Baca Juga: Susah Payah, Thailand Tundukkan Timor Leste di Laga Pembuka Piala AFF 2020

Melihat peta persaingan di Grup B, memang Vietnam dan Malaysia merupakan tim paling tangguh bagi Timnas Indonesia. Karenanya, Shin Tae-yong memberikan perhatian khusus kepada dua negara itu.

"Jadi kita fokusnya bukan ke pertandingan Kamboja dan Laos, tapi fokus ke pertandingan Vietnam dan Malaysia," kata Shin Tae-yong dikutip dari kanal YouTube PSSI, Senin (6/12/2021).

Persiapan terus dilakukan oleh Evan Dimas dan kawan-kawan demi terwujudnya target juara di Piala AFF. Meski sudah melakukan training camp (TC) di Turki, namun Shin Tae-yong merasa masih banyak kekurangan di timnya.

Oleh sebab itu, latihan serius bakal terus dilakukan. Setidaknya sampai dengan 12 Desember atau setelah laga melawan Laos.

"Jadi kita akan fokusnya setelah tanggal 12 (Desember). Sampai sebelum itu kita akan banyak latihan," terang pelatih 52 tahun tersebut.

Baca Juga: Pekerja Migran Indonesia Belum Bisa Ditempatkan di Perkebunan Sawit Malaysia

"Memang sebelum itu pun kita sudah banyak latihan di Turki kurang lebih 20 hari dan selama itu juga memang belum sempurna," pungkasnya.

Komentar