Suara.com - Manajemen Tira Persikabo menghormati proses hukum yang sedang berjalan terkait persoalan dengan mantan pemainnya, Alex Goncalves.
"Sebagai salah satu klub profesional di Tanah Air, kami selalu menghormati proses hukum yang sedang berjalan," kata Harry Joseph selaku kuasa hukum Presiden Persikabo, Bimo D.P Wirjasoekarta seperti dikutip dari Antara, Minggu.
Soal gugatan gaji, klub sudah mengajukan banding kepada DRC FIFA, sedangkan terkait pelaporan pencemaran nama baik yang dilakukan Alex, klub masih menunggu proses penyidikan yang dilakukan pihak kepolisian.
"Semua pihak punya hak untuk menyampaikan argumentasi. Kami mempercayakan sepenuhnya pada proses hukum yang sedang berjalan," ujar Harry.
Harry mengungkapkan proses hukum dari laporan Persikabo ke pihak kepolisian masih dalam penyidikan.
Penyerang asal Brasil itu dinilai telah mencemarkan nama baik klub Persikabo dengan pernyataannya yang tidak sesuai dengan fakta, yang diunggah melalui akun media sosialnya.
"Apa yang dilakukan Alex telah mencermarkan nama baik Persikabo sebagai klub sepakbola profesional di Tanah Air. Tentu ini secara tidak langsung juga mempermalukan sepakbola Indonesia," katanya.
"Nama baik Pak Bimo pun secara tidak langsung ikut tercemar. Karena itu, klub melaporkan dia ke polisi untuk menjaga marwah klub professional di Tanah Air," tambah Harry.
Harry menegaskan manajemen Persikabo telah memenuhi semua kewajiban bagi pemain sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam surat keputusan Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI) di masa pandemi COVID-19 pada tahun 2020.
Dengan demikian, kata dia, apa yang disampaikan Alex lewat akun pribadi media sosialnya tidak benar dan tidak sesuai fakta, sebab manajemen tetap memberikan fasilitas rumah, mobil dan fasilitas kesehatan apabila mana dia sakit atau cedera.
Soal gaji, Harry menyebutkan pemotongan 25 persen dari bulan berjalan karena pandemi COVID-19 pada 2020 dan hal itu sudah sesuai SKEP PSSI.
Bahkan di awal kontrak, kata dia, Alex juga sudah menerima uang muka dan juga dua bulan pertama menerima 100 persen.
Pada September 2020, khusus untuk Alex, klub memberikan sebesar 40 persen untuk bulan September. Jadi, tidak ada yang tidak diakomodasi terkait keinginan pemain.
"Soal sekolah anak, yang dia keluhkan, itu bukan tanggungan klub, karena di kontrak memang tidak dicantumkan," tegasnya.
Harry menegaskan bahwa klub selalu mengutamakan penyelesaian terbaik dengan jalan musyawarah dan semua pemain Persikabo pun telah menyepakati apa yang menjadi kebijakan klub.