Tiga Pelatih yang Letakkan Jabatan Usai Piala AFF 2020

Syaiful Rachman

Senin, 03 Januari 2022 | 15:20 WIB
Tiga Pelatih yang Letakkan Jabatan Usai Piala AFF 2020
Pelatih timnas Singapura Tatsuma Yoshida (kanan) melihat pemainnya Ikhsan Fandi mengenakan jersey kiper di laga semifinal leg kedua Piala AFF 2020 kontra Indonesia di Stadion Nasional, Sabtu (25/12/2021). [AFP]

Suara.com - Sejumlah pelatih memutuskan untuk meletakkan jabatan mereka sebagai juru taktik tim nasional usai menelan kegagalan di Piala AFF 2020.

Sesaat setelah Piala AFF 2020 usai, sepak bola Asia Tenggara dikejutkan dengan kabar mundurnya Tan Cheng Hoe dari kursi kepelatihan tim nasional Malaysia.

Keputusan mundurnya Tan Cheng Hoe diamini oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Saifuddin Abu Bakar.

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe. (Dok. FAM).
Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe. (Dok. FAM).

“Tan Cheng Hoe telah mengadakan perbincangan dengan pihak FAM dan menyatakan niatnya untuk mundur menyusul kegagalan skuatnya melangkah ke semifinal Piala Suzuki AFF 2020 di Singapura, baru-baru ini,” ujar Saifuddin Abu Bakar dikutip dari laman media Malaysia, Semuanya BOLA.

Keputusan mundurnya Tan Cheng Hoe sendiri lantas mengakhiri kebersamaannya dengan tim Harimau Malaya yang telah berlangsung sejak 2017.

Pelatih berusia 53 tahun ini punya rekam jejak tak buruk selama menukangi Malaysia. Bersamanya tim Harimau Malaya mampu menembus final Piala AFF 2018 sebelum tumbang dari Vietnam.

Tak cukup sampai di situ, Tan Cheng Hoe juga sempat membawa Malaysia bertengger di puncak klasemen Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, di atas Vienam, Thailand, dan Uni Emirat Arab.

Sayangnya pencapaian apik di masa lampau milik Tan Cheng Hoe seketika sirna tatkala Malaysia terseok-seok di Piala AFF 2020.

Malaysia gagal lolos dari fase grup B usai tumbang dari Vietnam dengan skor 0-3 dan Timnas Indonesia dengan skor 1-4.

baca juga

Nyatanya, tak hanya Tan Cheng Hoe saja pelatih yang memilih mundur setelah gelaran Piala AFF 2020. Ia menyusul Tatsuma Yoshida yang lebih dulu menanggalkan jabatan sebagai pelatih.

Pelatih timnas Singapura Tatsuma Yoshida. [Dok.Antara]
Pelatih timnas Singapura Tatsuma Yoshida. [Dok.Antara]

Tatsuma Yoshida, Pelatih Pertama yang Mundur Usai Piala AFF 2020

Pelatih asal Jepang, Tatsuma Yoshida juga memilih mundur usai gagal membawa tuan rumah Singapura lolos ke final Piala AFF 2020.

Tatsuma Yoshida memilih mengundurkan diri sesaat setelah tumbang di semifinal Piala AFF 2020 secara agregat dari Timnas Indonesia.

Ia mengakhiri petualangannya bersama tim nasional Singapura yang telah ditukanginya selama 2,5 tahun sejak Mei 2019.

Awalnya keputusan mundur ini ditengarai karena pelatih berusia 47 tahun ini ingin menghabiskan waktu dengan keluarga di Jepang.

Namun, beberapa hari pasca mundur dari kursi kepelatihan tim nasional Singapura, Tatsuma Yoshida malah bergabung dengan klub J2 League, Ventforet Kofu.

Ventforet Kofu sendiri bukanlah klub yang asing bagi mantan pelatih Kashiwa Reysol itu. Ia pernah menukangi klub J2 League tersebut pada periode 2017-2018.

Pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo. [Haitham AL-SHUKAIRI / AFP]
Pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo. [Haitham AL-SHUKAIRI / AFP]

Dinh The Nam Gantikan Park Hang-seo

Timnas Vietnam tak lagi menggunakan jasa pelatih asal Korea Selatan, Park Hang-seo untuk Piala AFF U-23 2022 mendatang dan menggantikannya dengan sosok Dinh The Nam.

Federasi sepak bola Vietnam (VFF) resmi menunjuk Dinh The Nam sebagai juru taktik tim U-23 guna menghadapi Piala AFF U-23 2022 yang akan berlangsung di Kamboja.

Langkah yang diambil VFF ini sebagai langkah regenerasi, mengingat Park Hang-seo telah berusia 64 tahun. Selain itu, penunjukkan Dinh The Nam juga dimaksudkan agar Park Hang-seo fokus ke tim senior.

Penunjukkan Dinh The Nam oleh VFF sendiri sejatinya bukan tanpa alasan. Ia memiliki kiprah apik selama menukangi tim nasional kelompok umur.

Pencapaian terbaik Dinh The Nam yakni pernah mengantar Vietnam U-16 menembus perempat final Piala Asia U-16 pada 2016 lalu.

Nantinya, di Piala AFF U-23 2022 Dinh The Nam akan memimpin para pemain Vietnam yang berusia 21 tahun, atau mantan anak asuhnya di Piala Asia U-16 2016 lalu.

Langkah ini dimaksudkan untuk mencetak pemain yang siap bermain di SEA Games 2023 dan mampu meraih gelar juara.

Di Piala AF U-23 2022 nanti, Dinh The Nam akan menjalani ujian berat mengingat Vietnam tergabung di grup C bersama Thailand dan Singapura.

Sedangkan Timnas Indonesia U-23 yang akan diasuh Shin Tae-yong, tergabung di grup B bersama Malaysia, Myanmar dan Laos.

[Penulis: Zulfikar Pamungkas]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:17 WIB

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Media Singapura Ikut Bingung Minuman Kemasan Diduga Mengandung Sabun Beredar di Demo Bundaran HI

Media Singapura Ikut Bingung Minuman Kemasan Diduga Mengandung Sabun Beredar di Demo Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:20 WIB

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:43 WIB

FIFA Catat 21 Kasus di Indonesia, PSBS Biak Sumbang 15 Larangan Registrasi Pemain

FIFA Catat 21 Kasus di Indonesia, PSBS Biak Sumbang 15 Larangan Registrasi Pemain

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:28 WIB

Investasi Gibran Rp600 M Bermasalah, Anggota Parlemen Malaysia Desak Pihak yang Bertanggung Jawab

Investasi Gibran Rp600 M Bermasalah, Anggota Parlemen Malaysia Desak Pihak yang Bertanggung Jawab

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:49 WIB

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Malaysia dan Singapura Protes Keras Asap Karhutla dari RI, Ini Respons Dasco

Malaysia dan Singapura Protes Keras Asap Karhutla dari RI, Ini Respons Dasco

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Terkini

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:44 WIB

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:30 WIB

×