Profil Wydad Casablanca, Klub Maroko Salah Satu Penyumbang Pemain Terbanyak di Semifinal Piala Dunia 2022

Reky Kalumata

Senin, 12 Desember 2022 | 14:04 WIB
Profil Wydad Casablanca, Klub Maroko Salah Satu Penyumbang Pemain Terbanyak di Semifinal Piala Dunia 2022
Gelandang Wydad Casablanca Yahya Jabrane (Tengah) mengangkat trofi saat timnya memenangkan Semi-Final Liga Champions CAF antara al-Ahly Mesir dan Wydad AC Maroko di Stade Mohammed V di kota Maroko Casablanca pada 30 Mei 2022. (AFP)

Suara.com - Mengenal lebih jauh Wydad Casablanca, klub asal Maroko yang menjadi salah satu tim penyumbang pemain terbanyak di semifinal Piala Dunia 2022.

Piala Dunia 2022 sudah memasuki babak semifinal, di mana ada empat tim yang akan bertarung ke babak puncak, yakni Argentina, Kroasia, Prancis, dan Maroko.

Keempat tim ini berhasil menembus zona empat besar setelah menumbangkan lawan-lawannya. Argentina dan Kroasia berhasil lolos via adu penalti atas Belanda dan Brasil di perempat final.

Sedangkan Prancis dan Maroko berhasil ke semifinal setelah menang tipis atas Inggris dan Portugal di waktu normal selama 90 menit laga.

Keempat tim ini berhasil lolos ke semifinal dengan materi pemain berkualitas yang berasa dari klub-klub top di kancah sepak bola.

Dilansir dari Marca, di semifinal Piala Dunia 2022 ini ada enam pemain yang berasal dari Bayern Munich, dan lima pemain dari Atletico Madrid serta Sevilla.

Selain tiga klub besar Eropa itu, ada klub asal Afrika yang menyumbang pemain terbanyak di semifinal Piala Dunia 2022 ini.

Tim itu adalah Wydad Casablanca. Diketahui, klub asal Maroko ini menyumbangkan tiga pemain di babak semifinal ajang empat tahunan itu.

Dibanding Bayern Munich, Atletico Madrid, dan Sevilla, nama Wydad Casablanca terbilang asing di kancah sepak bola dunia.

baca juga

Lantas, seperti apa profil Wydad Casablanca itu? Berikut profilnya.

Klub Tersukses Maroko

Wydad Casablanca merupakan klub yang berbasis di salah satu kota besar Maroko yang berdiri pada 8 Mei 1937 atau 85 tahun silam.

Klub yang lebih akrab disebut Wydad AC ini berstatus tim tersukses di kompetisi domestik Maroko. Total tim berjuluk Al Kalaa Al Hamra ini telah meraih 22 gelar Botola atau Liga Maroko.

Wydad AC sendiri lahir sebelum kemerdekaan Maroko pada 1955. Di awal berdirinya, klub ini dibuat sebagai bentuk perlawanan terhadap kolonialisme Prancis di era Protektorat Maroko.

Semula, Wydad AC bukanlah klub sepak bola, melainkan klub atletik yang menaungi beberapa cabang olahraga, seperti renang.

Namun Wydad AC kemudian merambah ke sepak bola, di mana pertandingan pertamanya terjadi pada 1939 melawan tim USM Casablanca.

Selama masa kolonialisme Prancis, Wydad AC masih tetap bermain dan berhasil menjuarai tingkat regional di musim 1945/1946.

Meski mampu meraih gelar regional, gelar liga pertama Wydad AC baru datang pada 1948. Dari sinilah dominasi tim yang juga berjuluk The Reds ini berlanjut di kompetisi domestik Maroko.

Pasca kemerdekaan Maroko pada 1955, Wydad AC menjadi salah satu tim papan atas yang sempat mengalami nasib naik turun.

Era kejatuhan Wydad AC pertama kali terjadi di awal 1960 an, di mana Wydad AC sempat terjerumus ke peringkat ke-7 Liga Maroko.

Setelah mengalami pembenahan, Wydad AC kembali menjadi juara di tahun 1966 dan berlanjut hingga dekade-dekade selanjutnya.

Puncaknya terjadi pada dekade 1980 dan 1990 an, di mana di era ini Wydad AC memasuki periode emas. Periode emas ini terlihat dari keberhasilan The Reds menjuarai Piala Champions Klub Arab di 1989.

Puncak kejayaan Wydad AC di periode emas ini terlihat saat menjuarai Kejuaraan Klub Asia-Afrika pada tahun 1993 dan dibarengi gelar domestik dan kontinental lainnya.

Bak roda yang tak selamanya di atas, Wydad AC kembali mengalami kejatuhan di era 2000 hingga 2014. Di tengah kejatuhan ini, The Reds pun masih bisa meraih gelar liga pada 2006 dan 2010.

Pasca 2014, Wydad AC kembali mengukuhkan diri sebagai klub tersukses di Maroko dengan menjuarai beragam ajang domestik dan kontinental lainnya, termasuk Liga Champions Afrika pada 2017 dan 2022.

Hingga tahun 2022 ini, Wydad AC telah meraih 44 gelar di ajang domestik dan kontinental, dengan rincian 32 gelar di dapat di kompetisi domestik Maroko.


Penulis: Felix Indra Jaya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gagal Angkat Trofi Piala Dunia 2022, Timnas Inggris Bawa Kucing Liar dari Qatar

Gagal Angkat Trofi Piala Dunia 2022, Timnas Inggris Bawa Kucing Liar dari Qatar

Bola | Senin, 12 Desember 2022 | 13:42 WIB

Ranking FIFA Terbaru Jelang Semifinal Piala Dunia 2022: Prancis Tempel Brasil, Maroko Meroket

Ranking FIFA Terbaru Jelang Semifinal Piala Dunia 2022: Prancis Tempel Brasil, Maroko Meroket

Bola | Senin, 12 Desember 2022 | 13:20 WIB

6 Pelatih yang Mundur Usai Gagal di Piala Dunia 2022, Terakhir Tite

6 Pelatih yang Mundur Usai Gagal di Piala Dunia 2022, Terakhir Tite

Bola | Senin, 12 Desember 2022 | 12:23 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×