Apa Itu Match Fixing? Praktik Curang Dunia Bola Bakal Diberantas Erick Thohir

Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 22 Februari 2023 | 09:58 WIB
Apa Itu Match Fixing? Praktik Curang Dunia Bola Bakal Diberantas Erick Thohir
Apa itu match fixing - Ilustrasi - Sepak bola. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/foc. (ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA)

Suara.com - Usai terpilih sebagai Ketua Umum PSSI, Erick Thohir pun mengaku ingin segera menyingkirkan mafia bola yang telah melakukan match fixing. Lantas, apa itu match fixing? Untuk lebih jelasnya, berikut ini ulasannya.

Diketahui, hingga saat ini mafia bola masih tumbuh subur di dunia sepak bola. Tak terkecuali sepak bola Indonesia. Hal ini pun membuat Erick Thohir selaku Ketua PSSI bersemangat ingin untuk memberantas mafia bola yang melakukan match fixing karwna merugikan persepakbolaan Indonesia.

“PSSI memberikan kartu merah kepada mafia bola,” tegas Erick Thohir melalui konferensi pers, Minggu (19/2/2023).

Saat melakukan konferensi pers, Erick ditemani oleh Zainudin Amali selaku Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Wakil Ketua Umum PSSI serta serta Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo 

Lantas, sebenarnya apa itu match fixing? Untuk selengkapnya, mari simak berikut ini penjelasannya yang dilansir dari berbagai sumber.

Apa itu match fixing?

Mengutip dari Cambridge Dictionary, pengertian match fixing adalah tindakan tidak jujur atau curang untuk memenangkan satu  tim tertentu dalam pertandingan olahraga.

Match fixing juga bisa diartikan sebagai pengaturan skor pertandingan sehingga mendaparkan hasil skor yang diinginkan. Biasanya tindakan match fixing ini terjadi dalam sepak bola, badminton, bola basket, dan lain sebagainya.

Adapun tujuan match fixing ini yaitu ada kaitannya dengan judi. Petaruh maupun  bandar yang sedang judi akan melakukan pengaturan hasil skor pertandingan untuk memperoleh keuntungan. 

Match fixing juga biasanya dilakukan untuk mengatur pertandingan agar tidak dipertemukan dengan tim kuat. Hal ini tentunya menguntungkan pelaku Match fixing, namun merugikan pihak lainnya.

Cara kerja match fixing

Cara kerja match fixing ini umumnya dilakukan pihak tertentu dengan cara memberikan bayaran kepada pemain atau wasit pertandingan.

Pemain biasanya diminta untuk bermain tak maksimal, atau pura-pura cedera sehingga tidak dapat ikut bermain dalam arena pertandingan.

Selain itu, petaruh atau bandar juga bisa mengatur skor dengan melakukan pendekatan dengan wasit yang memimpin jalannya pertandingan. Wasit dibayar agar dapat menguntungkan salah satu tim dan memberikan kerugian pada tim lainnya. 

Demikian ulasan mengenai apa itu match fixing yang sering terjadi dalam dunia olah raga, terutama sepak bola, badminton, dan bola basket. Semoga para pelaku match fixing bisa lekas diberantas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Pembelian Termahal Inter Milan Era Erick Thohir, Ada Pemain Keturunan Indonesia

6 Pembelian Termahal Inter Milan Era Erick Thohir, Ada Pemain Keturunan Indonesia

Bola | Rabu, 22 Februari 2023 | 06:28 WIB

Belum Seminggu Jadi Ketum PSSI, Berikut Gebrakan Baru yang Dirancang Erick Thohir

Belum Seminggu Jadi Ketum PSSI, Berikut Gebrakan Baru yang Dirancang Erick Thohir

Bola | Selasa, 21 Februari 2023 | 22:07 WIB

Shin Tae-yong: Mafia Bola Hambat Perkembangan Sepak Bola Indonesia Selama Ini

Shin Tae-yong: Mafia Bola Hambat Perkembangan Sepak Bola Indonesia Selama Ini

Bola | Selasa, 21 Februari 2023 | 19:05 WIB

Terkini

Klasemen BRI Super League: Borneo FC Pangkas Jarak dengan Persib Bandung

Klasemen BRI Super League: Borneo FC Pangkas Jarak dengan Persib Bandung

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 08:55 WIB

Selamat Tinggal, Eks Klub Justin Hubner Resmi Degradasi dari Premier League

Selamat Tinggal, Eks Klub Justin Hubner Resmi Degradasi dari Premier League

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 08:50 WIB

Bojan Hodak Kecewa Kepemimpinan Wasit saat Lawan Dewa United

Bojan Hodak Kecewa Kepemimpinan Wasit saat Lawan Dewa United

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 08:49 WIB

Ditahan Dewa United, Eliano Reijnders: Kami Masih Berada di Jalur Juara

Ditahan Dewa United, Eliano Reijnders: Kami Masih Berada di Jalur Juara

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 08:44 WIB

Imbang dengan Dewa United, Bojan Hodak Soroti Lini Pertahanan Persib

Imbang dengan Dewa United, Bojan Hodak Soroti Lini Pertahanan Persib

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 08:37 WIB

Ditahan Dewa United, Persib Terancam! Borneo FC Tempel Ketat, Perebutan Juara Semakin Panas

Ditahan Dewa United, Persib Terancam! Borneo FC Tempel Ketat, Perebutan Juara Semakin Panas

Bola | Senin, 20 April 2026 | 22:51 WIB

Gol Dewa United Dianggap Tak Sah Karena Keluar Lapangan? Fans Persib Soroti Wasit

Gol Dewa United Dianggap Tak Sah Karena Keluar Lapangan? Fans Persib Soroti Wasit

Bola | Senin, 20 April 2026 | 21:50 WIB

Hasil Super League: 10 Pemain Dewa United Tahan Persib Bandung di BIS!

Hasil Super League: 10 Pemain Dewa United Tahan Persib Bandung di BIS!

Bola | Senin, 20 April 2026 | 21:01 WIB

Dari Bertahan hingga Serangan, Ini Evaluasi Timnas Indonesia U-17 Usai Gagal di Piala AFF

Dari Bertahan hingga Serangan, Ini Evaluasi Timnas Indonesia U-17 Usai Gagal di Piala AFF

Bola | Senin, 20 April 2026 | 20:26 WIB

Kalahkan Arsenal, Pep Guardiola: Siapa di Puncak Liga? Bukan Kami

Kalahkan Arsenal, Pep Guardiola: Siapa di Puncak Liga? Bukan Kami

Bola | Senin, 20 April 2026 | 19:27 WIB