Ia mengawali kiprahnya di kancah professional di Liga Korea Selatan bersama Jeonbuk Hyundai Motors pada 2017, atau saat usianya berkisar 20 tahun.
Kim Min-jae menjalani kariernya di Jeonbuk Hyundai Motors selama dua tahun atau hingga 2019. Alih-alih hijrah ke Eropa, ia justru dipinang tim China, Beijing Guoan.
Di Beijing Guoan pun, Kim Min-jae bermain selama 2,5 lamanya, yakni sejak Januari 2019 hingga Agustus 2021 atau saat usianya sudah 24 tahun.
Di usia yang sudah 24 tahun dan masih bermain di China, Kim Min-jae diyakini tak akan bisa bermain di level teratas di Eropa.
Tapi angin membawa tim Scouting Fenerbahce untuk melihat penampilannya, yang berujung pada perekrutan Kim Min-jae pada Agustus 2021 dengan harga 3 juta euro saja.
Di Fenerbahce, Kim Min-jae mendapat tempat untuk membuktikan kapasitasnya bisa bermain di level Eropa. Hanya butuh semusim saja, ia berhasil menarik atensi klub-klub besar Eropa.
Salah satunya adalah Napoli yang kemudian mengamankan jasanya pada Juli 2022 dengan harga 18 juta euro, angka yang cukup besar bagi pemain yang belum punya pengalaman di Eropa.
Tapi Napoli yakin dengan kapasitas Kim Min-jae. Apalagi Partenopei baru saja kehilangan bek andalannya, Kalidou Koulibaly, ke Chelsea.
Dengan namanya yang asing dan statusnya sebagai pemain asal Asia, Kim Min-jae pun sempat dipandang remeh saat pertama kali tiba di Napoli.
Akan tetapi, pandangan miring itu mampu dibungkamnya dengan penampilan solid di lini pertahanan, sehingga membawa Napoli menjadi tim paling sedikit kebobolan dan meraih Scudetto.
Berkat penampilannya itu, Kim Min-jae pun kini menjadi buruan klub-klub besar Eropa lainnya, salah satunya adalah Manchester United.
Penulis: Felix Indra Jaya