Suara.com - Jordi Amat, bek utama Johor Darul Ta'zim (JDT), mencuri perhatian dengan beberapa kesalahan mencolok yang dilakukannya.
Saat ini, ia memegang peran kapten untuk JDT. Sejak kedatangannya pada tahun 2022, mantan pemain KAS Eupen ini telah berhasil mengukuhkan posisinya.
Dalam 37 pertandingan bersama tim yang bermarkas di Sultan Ibrahim Stadium, Jordi telah menunjukkan performa yang mengesankan.
Sayangnya, di beberapa situasi, dia kerap melakukan sejumlah blunder dan hal ini dibahas oleh media Makaysia, Makan Bola. Kira-kira ada apa saja?
1. Tekel Keras pada Ivan Mamut

Akhir-akhir ini, penurunan penampilan Jordi Amat mendapat kritikan, khususnya saat ia melakukan pelanggaran keras pada Ivan Mamut dalam laga terakhir melawan Terengganu di kotak penalti.
Meskipun beruntung tidak mendapat kartu merah, situasi ini seharusnya bisa dihindari jika Jordi tetap tenang dan mengendalikan emosinya, seperti yang ditegaskan oleh media asal Malaysia, Makan Bola.
“Dalam final kemarin, Jordi Amat menjatuhkan Ivan Mamut di kotak penalti, memberikan tendangan penalti kepada Terengganu.” demikian laporan Makan Bola.
2. Blunder di Kualifikasi Piala Dunia 2026
![Bek Timnas Indonesia Jordi Amat menjadi kapten saat Johor Darul Tazim (JDT) dihajar Kawasaki Frontale dengan skor 5-0 dalam pertandingan penyisihan Grup I Liga Champions Asia 2023-2024 di Todoroki Athletics Stadium pada Selasa (28/11/2023). [Dok. JDT]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/11/29/21756-bek-timnas-indonesia-jordi-amat-menjadi-kapten-johor-darul-tazim-jdt.jpg)
Bek berusia 31 tahun, Jordi Amat, kembali melakukan blunder dalam pertandingan timnas Indonesia.
Kejadian ini terjadi saat menghadapi Irak dan Filipina di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Kesalahan Jordi disulap menjadi gol oleh tim lawan, menimbulkan sorotan karena skuad Garuda mengandalkan Jordi untuk mengamankan sektor pertahanan.
Kontributor : Imadudin Robani Adam