Lebih Sadis dari Striker Timnas Malaysia, Bek Ini Ditembak 6 Kali Usai Cetak Gol Bunuh Diri

Ronald Seger Prabowo

Selasa, 07 Mei 2024 | 21:33 WIB
Lebih Sadis dari Striker Timnas Malaysia, Bek Ini Ditembak 6 Kali Usai Cetak Gol Bunuh Diri
Andres Escobar. [Studiobin.net]

Suara.com - Jagat sepak bola digemparkan dengan aksi anarkisme yang dialami striker Timnas Malaysia, Faisal Halim.

Bomber berusia 26 tahun itu menjadi korban penyiraman air keras di sebuah supermarket di Kota Damansara, Petaling Jaya.

Faisal kini harus menjalani perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU) menyusul kondisinya yang memburuk.

Baca Juga:

Kondisi Terkini Pemain Timnas Malaysia Faisal Halim yang Disiram Air Keras, Kritis Tapi Stabil

Terancam Pensiun Dini? Gol Lawan Korea Selatan Bisa Jadi Persembahan Terakhir Faisal Halim

Aksi penganiayaan acap kali menimpa seorang pemain sepak bola. Terutama saat timnya mengalami kelahan hingga memantik reaksi berlebihan dari suporter.

Salah satu korban kesadisan usai timnya menelan kekalahan adalah mantan bek Timnas Kolombia, Andres Escobar.

Dikutip dari theguardian.com, Escobar melakukan kesalahan fatal saat laga Kolombia vs Amerika Serikat, ia melakukan gol bunuh diri yang membuat negaranya kalah 1-2.

baca juga

Akibat dari kekalahan itu Kolombia tak lolos dari babak penyisihan grup, padahal mafia yang bertaruh di meja judi sudah 'menginvestasikan' uangnya yang sangat banyak dengan keyakinan Kolombia akan lolos dari babak penyisihan grup.

Escobar pun harus menanggung resikonya. Usai perhelatan Piala Dunia tepatnya 2 Juli 1994, Escobar menemui ajalnya dengan di tembak oleh orang suruhan bos mafia tersebut di luar bar El Indio, pinggiran kota Medellin.

Sebelum keluar bunyi tembakan, terdengar teriakan panjang “goooool….” menirukan suara khas komentator sepakbola ala Amerika Latin.

Tercatat sebanyak 12 kali teriakan yang dikeluarkan sesuai dengan jumlah peluru yang dihamburkan ke tubuh Escobar.

Baca Juga:

3 Fakta Terkini Faisal Halim Usai Disiram Air Keras, Bisa Pensiun Dini?

Nomor Punggung Pemain Timnas Indonesia Berubah, Trik Shin Tae-yong Kelabuhi Vietnam?

Penyelidikan kepolisian kemudian mengungkap bahwa pelaku ialah Humberto Munoz, pembunuh bayaran yang disewa si bos mafia, Gallon Bersaudara, gembong narkoba kambuhan dan bandar judi besar.

Dua pemain Kolombia seperti dilansir dari mirror.co.uk juga pernah mendapat ancaman pembunuhan. Mereka adalah penendang penalti yang gagal tembus gawang Inggris, Mateus Uribe dan Carlos Bacca.

Eks pemain AC Milan, Bacca kabarnya yang mendapat teror ancaman pembunuhan yang paling besar.

Sang pengancam menilai bahwa Bacca bermain sangat buruk. Ancaman pembunuhan itu dilontarkan lewat Twitter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Terkini Pemain Timnas Malaysia Faisal Halim yang Disiram Air Keras, Kritis Tapi Stabil

Kondisi Terkini Pemain Timnas Malaysia Faisal Halim yang Disiram Air Keras, Kritis Tapi Stabil

Bola | Selasa, 07 Mei 2024 | 18:58 WIB

Terancam Pensiun Dini? Gol Lawan Korea Selatan Bisa Jadi Persembahan Terakhir Faisal Halim

Terancam Pensiun Dini? Gol Lawan Korea Selatan Bisa Jadi Persembahan Terakhir Faisal Halim

Your Say | Selasa, 07 Mei 2024 | 18:45 WIB

Kasus Faisal Halim dan Bukti Nyata Belum Mapannya Persepakbolaan Asia Tenggara

Kasus Faisal Halim dan Bukti Nyata Belum Mapannya Persepakbolaan Asia Tenggara

Your Say | Selasa, 07 Mei 2024 | 18:21 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×