3 Fakta Banyak Kiper Asing yang Mentas di Liga 1 Musim Depan

Pebriansyah Ariefana

Senin, 08 Juli 2024 | 10:53 WIB
3 Fakta Banyak Kiper Asing yang Mentas di Liga 1 Musim Depan
Kiper baru Bali United, Adilson Maringa. [dok. Bali United]

Suara.com - Kompetisi Liga 1 musim 2024/2025 akan memasuki babak baru dengan kehadiran lebih banyak penjaga gawang asing.

Sejauh ini, enam nama telah bergabung dengan klub-klub Liga 1, melanjutkan tradisi kiper impor dalam sepak bola Indonesia.

Persija Jakarta memperkenalkan Mbeng Jean (Kamerun) dan Evgeny Khmaruk (Moldova), sementara Persib Bandung merekrut Kosin Hathairattanakool dari Timnas Thailand.

Nama-nama legendaris seperti Zeng Cheng dan Dennis Romanov juga pernah berkiprah di Indonesia.

Regulasi baru yang memperlonggar batasan pemain impor memungkinkan setiap klub mendaftarkan hingga delapan pemain asing, menjanjikan kehadiran lebih banyak bintang dari luar negeri di musim depan.

Inilah beberapa fakta banyak kipper asing yang mentas di Liga 1 musim depan.

Adilson Maringa Paling Menonjol

Kiper asal Brasil Adilson Maringa (kiri) yang memperkuat Bali United. (dok. Bali United)
Kiper asal Brasil Adilson Maringa (kiri) yang memperkuat Bali United. (dok. Bali United)

Musim lalu, kiper asing seperti Adilson Maringa dari Bali United telah menunjukkan performa yang mengesankan.

Dia mencatatkan 10 cleansheet dari total 37 pertandingan, meskipun ini masih kalah dibandingkan dengan kiper-kiper lokal seperti Nadeo Argawinata (Borneo FC) yang mencatatkan 13 cleansheet dari 24 laga, dan Reza Pratama (PSM Makassar) dengan 11 cleansheet dari 29 laga.

baca juga

Bakal Makin Banyak Kiper yang Mentas

Daftar enam kiper yang telah meramaikan Liga 1 2024/2025 belum final karena masih ada penjaga gawang asing lain yang berpotensi untuk bergabung dengan klub Indonesia.

Salah satunya adalah Wagner Augusto Guimaraes dos Santos, yang dikenal sebagai Dida.

Kiper asal Brasil ini sedang dirumorkan akan bergabung dengan Madura United setelah kehilangan Lucas Frigeri.

Dida, yang berusia 26 tahun, saat ini tanpa klub setelah bermain untuk FC Estrella di Liga Portugal.

Kabar kepindahannya ke Laskar Sappe Kerrab untuk musim depan patut untuk ditunggu.

6 Kiper Asing Ikut Turun Berlaga

Sejauh ini, enam kiper asing sudah mengonfirmasi kehadiran mereka di Liga 1 2024/2025.

Persib Bandung mempertahankan Kevin Ray Mendoza dari Timnas Filipina, sementara Dewa United kembali bekerja sama dengan Sonny Stevens.

Adilson Maringa akan tetap menjaga gawang Bali United, dan Arema FC juga memilih untuk menggunakan kiper asing lagi.

Arema FC berhasil merekrut Lucas Frigeri, kiper Brasil yang sebelumnya bermain untuk Madura United, menggantikan Julian Schwarzer.

Selain itu, dua kiper baru yang layak dinantikan adalah Leo Navacchio dari Persik Kediri dan Alan Bernardon dari PSS Sleman.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Fakta Direkrutnya Mantan Asuhan Shin Tae-yong di Korea Selatan oleh PSS Sleman

2 Fakta Direkrutnya Mantan Asuhan Shin Tae-yong di Korea Selatan oleh PSS Sleman

Bola | Senin, 08 Juli 2024 | 07:00 WIB

Kans 3 Pemain Lama Arema FC Jadi Andalan di Tengah Perombakan Tim Jelang Liga 1 2024/2025

Kans 3 Pemain Lama Arema FC Jadi Andalan di Tengah Perombakan Tim Jelang Liga 1 2024/2025

Bola | Senin, 08 Juli 2024 | 06:45 WIB

Evan Dimas Ungkap Alasan Pilih Persik Kediri Jadi Pelabuhan Baru

Evan Dimas Ungkap Alasan Pilih Persik Kediri Jadi Pelabuhan Baru

Bola | Senin, 08 Juli 2024 | 06:20 WIB

Terkini

Muncul Isu Aksi Massa Black September, Analis Yakin Polri Mampu Tangani

Muncul Isu Aksi Massa Black September, Analis Yakin Polri Mampu Tangani

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:20 WIB

Film "Istimewa" Segera Tayang, Mathias Muchus Sampaikan Pesan Menyentuh dan Berbagi Kisah Syuting

Film "Istimewa" Segera Tayang, Mathias Muchus Sampaikan Pesan Menyentuh dan Berbagi Kisah Syuting

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 17:18 WIB

Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi

Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:16 WIB

6 Cara Membedakan Flek Hitam Biasa dengan Nevus of Hori

6 Cara Membedakan Flek Hitam Biasa dengan Nevus of Hori

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:15 WIB

AI Digunakan Sehari-hari, Sleman Dorong Kampus dan UMKM Bertransformasi Digital

AI Digunakan Sehari-hari, Sleman Dorong Kampus dan UMKM Bertransformasi Digital

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 17:13 WIB

IHSG Merosot Tajam Balik ke Level 6.500, Ini Biang Keroknya

IHSG Merosot Tajam Balik ke Level 6.500, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:10 WIB

Keracunan MBG Tak Cuma soal Diare, Pakar Ungkap Risiko Gangguan Fungsi Otak

Keracunan MBG Tak Cuma soal Diare, Pakar Ungkap Risiko Gangguan Fungsi Otak

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:08 WIB

Berapa Jarak Duduk Ideal yang Aman dari Mata untuk Smart TV 50 Inci 4K?

Berapa Jarak Duduk Ideal yang Aman dari Mata untuk Smart TV 50 Inci 4K?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:05 WIB

Pemerintah Didesak Tunda Penggunaan DTSEN untuk Penyaluran Bansos

Pemerintah Didesak Tunda Penggunaan DTSEN untuk Penyaluran Bansos

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:04 WIB

Kritisi Permukiman di Kawasan Rawan dan Ego Sektoral, DPR: Negara Harus Hadir Sebelum Bencana

Kritisi Permukiman di Kawasan Rawan dan Ego Sektoral, DPR: Negara Harus Hadir Sebelum Bencana

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:02 WIB

×