Prediksi Ranking FIFA Timnas Indonesia andai Kalahkan Arab Saudi dan Australia: Bisa Akhiri Penantian 15 Tahun!

Arief Apriadi

Rabu, 28 Agustus 2024 | 11:47 WIB
Prediksi Ranking FIFA Timnas Indonesia andai Kalahkan Arab Saudi dan Australia: Bisa Akhiri Penantian 15 Tahun!
Prediksi ranking FIFA Timnas Indonesia. (pssi.org)

Suara.com - Ranking FIFA Timnas Indonesia diprediksi bakal melonjak drastis andai mampu mengalahkan Arab Saudi dan Australia dalam laga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada September 2024.

Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong akan memainkian dua laga pertama Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia awal bulan ini.

Skuad Garuda akan bertandang ke markas Australia pada 6 September di Jeddah, sementara empat hari berselang menjamu Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ini dianggap sebagai ujian sebenarnya bagi Timnas Indonesia.

Dari 18 tim yang berkompetisi, hanya enam tim yang akan mendapatkan tiket otomatis ke putaran final Piala Dunia 2026.

Tim-tim kuat seperti Jepang, Iran, Korea Selatan, dan Australia sudah bersiap memulai pertandingan dari 5 September 2024 hingga 10 Juni 2025.

Indonesia berada di Grup C bersama Jepang, Australia, Arab Saudi, Bahrain, dan China, sebuah grup yang sering disebut sebagai "grup neraka" karena kualitas tim-tim yang bertanding.

Prediksi Ranking FIFA Timnas Indonesia

Skuad Timnas Indonesia Saat Melakoni Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Round 2 Melawan Filipina. (pssi.org)
Skuad Timnas Indonesia Saat Melakoni Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Round 2 Melawan Filipina. (pssi.org)

Menjelang putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk meningkatkan peringkat FIFA mereka.

baca juga

Pada 5 September 2024, ketika menghadapi Arab Saudi, kemenangan bisa memberikan tambahan 19,38 poin, menurut perhitungan Football Ranking.

Sementara hasil imbang akan menambah 6,88 poin, dan kekalahan akan mengurangi 5,62 poin dari total poin Indonesia saat ini.

Pada pertandingan berikutnya melawan Australia di Surabaya pada 10 September 2024, kemenangan akan menambah 21,38 poin, hasil imbang memberikan tambahan 8,88 poin, dan kekalahan akan mengurangi 3,62 poin.

Jika Timnas Indonesia berhasil memenangkan kedua laga ini, mereka akan mendapatkan total tambahan 40,76 poin.

Jika Timnas Indonesia mampu meraih dua kemenangan di awal Grup C, total tambahan 40,76 poin akan membuat Garuda naik 12 peringkat ke urutan 121 dunia dengan koleksi 1.149,49 poin.

Ini akan menjadi pencapaian luar biasa karena posisi ini akan menjadi yang tertinggi bagi Timnas Indonesia dalam peringkat FIFA selama 15 tahun terakhir.

Terakhir kali Timnas Indonesia berada di posisi lebih tinggi dari 121 adalah pada 16 Desember 2009, ketika mereka menempati peringkat 120 dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Marko Favian Ilich, Kiper Keturunan Jawa Timur Moncer di Liga Serbia Kerja Nyambi Jadi Marketing

Kisah Marko Favian Ilich, Kiper Keturunan Jawa Timur Moncer di Liga Serbia Kerja Nyambi Jadi Marketing

Bola | Rabu, 28 Agustus 2024 | 11:36 WIB

Mertua Bongkar Situasi Pratama Arhan, Telepon ke Jakarta Berkali-kali: Mohon Doanya

Mertua Bongkar Situasi Pratama Arhan, Telepon ke Jakarta Berkali-kali: Mohon Doanya

Bola | Rabu, 28 Agustus 2024 | 10:38 WIB

Unik Strategi 'Diplomasi Follow Medsos' Erick Thohir untuk Gaet 5 Pemain Keturunan Grade A Baru, Siapa Saja?

Unik Strategi 'Diplomasi Follow Medsos' Erick Thohir untuk Gaet 5 Pemain Keturunan Grade A Baru, Siapa Saja?

Bola | Rabu, 28 Agustus 2024 | 09:49 WIB

Terkini

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pakar: Cegah Karhutla, Jangan Hanya Andalkan Sanksi Hukum

Pakar: Cegah Karhutla, Jangan Hanya Andalkan Sanksi Hukum

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Operasi Patuh 2026 Mulai Jam Berapa? Ini 11 Pelanggaran yang Diincar

Operasi Patuh 2026 Mulai Jam Berapa? Ini 11 Pelanggaran yang Diincar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:10 WIB

IHSG Bebas Jual-Beli! BEI Resmi Cabut Aturan Suspend Saham, Begini Skema Barunya

IHSG Bebas Jual-Beli! BEI Resmi Cabut Aturan Suspend Saham, Begini Skema Barunya

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:10 WIB

BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Bareskrim Turun Tangan Usut Karhutla di Kaltim dan Kalteng

Bareskrim Turun Tangan Usut Karhutla di Kaltim dan Kalteng

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis

Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Kenapa Hari Sumpah Pemuda Tidak Tanggal Merah? Cek Penjelasan Resmi Aturannya

Kenapa Hari Sumpah Pemuda Tidak Tanggal Merah? Cek Penjelasan Resmi Aturannya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Harga iPhone 13 Terbaru Resmi dan Bekas di Pasaran: Masih Jadi Primadona, Banderol Masuk Akal

Harga iPhone 13 Terbaru Resmi dan Bekas di Pasaran: Masih Jadi Primadona, Banderol Masuk Akal

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:02 WIB

Konstruksi Stadion Untia Makassar Berkapasitas 15.000 Penonton Dimulai Awal 2027

Konstruksi Stadion Untia Makassar Berkapasitas 15.000 Penonton Dimulai Awal 2027

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:02 WIB

×