3 Nasib Pemain Keturunan yang Tolak Timnas Indonesia, Ole Romeny Menyusul?

Arief Apriadi

Selasa, 01 Oktober 2024 | 06:10 WIB
3 Nasib Pemain Keturunan yang Tolak Timnas Indonesia, Ole Romeny Menyusul?
Media Belanda mengatakan bahwa pemain Leeds United, Pascal Struijk eligible bela timnas Indonesia. (Instagram/@pascalstruijk)

Suara.com - Pro dan kontra mengenai pemain keturunan yang dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia masih berlanjut, meski dampak positif terhadap prestasi sepak bola Indonesia sudah terlihat.

Saat ini, sebagian besar pemain naturalisasi berasal dari keturunan Belanda, tetapi ada juga yang berdarah Inggris, Spanyol, dan Irlandia.

Contohnya, Justin Hubner, Ivar Jenner, Rafael Struick, dan Nathan Tjoe-A-On adalah pemain yang membela Timnas Indonesia di Piala Asia U-23 Qatar, semuanya memiliki keturunan Indonesia-Belanda.

Upaya PSSI dan Shin Tae-yong dalam mencari pemain keturunan patut dihargai, mengingat banyak pemain keturunan yang kini bermain di tim-tim besar Eropa.

Namun, beberapa pemain juga menolak untuk dinaturalisasi dan memilih membela atau menunggu panggilan negara mereka saat ini.

Belakangan, nama striker keturunan Ole Romeny muncul dan dirumorkan bakal dinaturalisasi PSSI.

Namun, YouTuber yang kerap berhubungan dengan pemain keturunan, Yussa Nugraha, menyebut Ole Romeny belum bisa memberi kepastian.

Meski terkesan menolak, Yussa menyebut Ole Romeny saat ini dalam situasi masih mempertimbangkan apakah setuju atau tidak untuk membela Timnas Indonesia.

Terlepas dari itu, berikut nasib tiga pemain keturunan yang menolak panggilan Timnas Indonesia.

baca juga

1. Pascal Struijk

Pemain Keturunan Indonesia - Belanda Pascal Struijk (Instagram Pascal Struijk)
Pemain Keturunan Indonesia - Belanda Pascal Struijk (Instagram Pascal Struijk)

Meskipun memiliki keturunan Indonesia dari kakek dan ayahnya, Shin Tae-yong sempat memanggil pemain kelahiran Deurne, Belgia, untuk proyek naturalisasi pada tahun 2020, namun tawaran tersebut ditolak. Ia lebih memilih membela Timnas Belanda dan optimis dapat bermain di Piala Dunia 2022.

Keyakinan Struijk didasarkan pada penampilan konsistennya bersama Leeds United, di mana ia menjadi andalan sejak dipromosikan ke skuad senior pada 2020.

Penampilannya yang gemilang menarik perhatian Luis Van Gaal.

Meski masuk dalam skuad sementara Oranje untuk Piala Dunia 2022, Struijk gagal bersaing dengan pemain bintang seperti Virgil Van Dijk, Nathan Ake, dan Stefan de Vrij.

Hingga kini, namanya belum pernah dipanggil kembali oleh Timnas Belanda.

2. Jayden Oosterwolde

Jayden Oosterwolde sedang berlibur di Indonesia. (Instagram/@jaydenoosterwolde)
Jayden Oosterwolde sedang berlibur di Indonesia. (Instagram/@jaydenoosterwolde)

Pemain muda yang kini membela Fenerbahce di Super League Turki memiliki karir cemerlang, tampil reguler dengan 40 laga musim ini.

Bakatnya menarik perhatian pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, yang memasukkan namanya dalam daftar pemain untuk dinaturalisasi pada 2023, dengan harapan proyek jangka panjang untuk Timnas Garuda.

Namun, pemain bek kiri ini menolak tawaran tersebut, merasa masih memiliki peluang besar untuk membela Timnas Belanda.

Sayangnya, mimpinya belum terwujud, dan meski mantan pemain AC Parma ini tidak berhasil menarik perhatian Ronald Koeman, pelatih lebih memilih mengandalkan Nathan Ake dan Daley Blind, meski yang terakhir sudah menua.

3. Andri Syahputra

Aksi Andri Syahputra bersama klubnya, Al-Gharafa SC. (Instagram/andri010)
Aksi Andri Syahputra bersama klubnya, Al-Gharafa SC. (Instagram/andri010)

Pemain berdarah Lhokseumawe, Aceh, ini pindah ke Qatar sejak kecil mengikuti orang tuanya yang bekerja di sana.

Andri meniti karier sepakbola di akademi Al-Gharafa. Pada 2017, ia ditawari untuk bergabung dengan Timnas Indonesia U-17 oleh Indra Sjafri, tetapi menolak karena ingin fokus belajar di Qatar.

Andri akhirnya memilih membela Timnas Qatar di berbagai kelompok umur, namun kariernya tidak cemerlang.

Ia terpinggirkan dari skuad U-19 karena tidak memenuhi kriteria pelatih, meski sempat bermain di U-19, U-20, dan U-23. Kini, di usia 24 tahun, ia belum pernah dipanggil ke timnas senior Qatar.

Di level klub, Andri gagal menunjukkan performa baik dan hanya menjadi pemain pelapis di Al-Gharafa FC. Ia kemudian dipinjamkan ke Muaither SC untuk mendapatkan lebih banyak menit bermain.

Keputusan ini mendapat banyak kritik dari netizen, yang menyebutnya sebagai karma karena menolak panggilan Timnas Indonesia.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Shin Tae-yong Akhirnya Salaman dengan Striker Keturunan, Kapan Debut di Timnas Indonesia?

Shin Tae-yong Akhirnya Salaman dengan Striker Keturunan, Kapan Debut di Timnas Indonesia?

Bola | Senin, 30 September 2024 | 16:18 WIB

Badabest! Pemain Keturunan Rp6,08 Miliar Bawa Paket Lengkap untuk Timnas Indonesia, Bisa Gelandang dan Sayap

Badabest! Pemain Keturunan Rp6,08 Miliar Bawa Paket Lengkap untuk Timnas Indonesia, Bisa Gelandang dan Sayap

Bola | Senin, 30 September 2024 | 16:01 WIB

Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Saling Kirim Pesan Jelang Sumpah WNI

Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Saling Kirim Pesan Jelang Sumpah WNI

Bola | Senin, 30 September 2024 | 15:35 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×