Cuma di Bahrain, Pemain Timnas Bisa Diculik dan Ditangkap

Galih Prasetyo

Jum'at, 11 Oktober 2024 | 11:22 WIB
Cuma di Bahrain, Pemain Timnas Bisa Diculik dan Ditangkap
Penyerang Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen berduel dengan pemain Bahrain dalam matchday ketiga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Nasional Bahrain, Kamis (10/10/2024) malam WIB. [Dok [PSSI]

Suara.com - Sepak bola Bahrain pada periode 2011 memasuki masa suram. Bagaimana tidak, saat itu pecah unjuk rasa pro demokrasi yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, tak terkecuali para atlet.

Namun aksi unjuk rasa pro demokrasi ini dibalas dengan aksi penculikan dan penyiksaan oleh pihak kerajaan Bahrain. Tak tanggung, kerajaan Bahrain diduga menggunakan perangkat negara untuk meredam suara pro demokrasi.

Salah satu perangkat negara yang digunakan ialah asosiasi sepak bola Bahrain. Kala itu asosiasi sepak bola Bahrain dipimpin oleh Salman bin Ibrahim Al-Khalifa.

Peran Salman kemudian dibongkar oleh kelompok penggiat hak asasi manusia Bahrain. Salman diduga saat itu melakukan intervensi bahkan terlibat dalam penculikan pesepak bola yang terlibat unjuk rasa pro demokrasi.

Presiden AFC Asal Bahrain Salman bin Ibrahim Al-Khalifa [Instagram]
Presiden AFC Asal Bahrain Salman bin Ibrahim Al-Khalifa [Instagram]

Pada 5 April 2011, pemain tim nasional Bahrain, Mohamed Hubail dan adiknya ditangkap oleh otoritas Bahrain. Keduanya ditangkap dengan tuduhan terlihat aktivitas pro demokrasi.

Hubail dan adik laki-lakinya Mohamed A'ala Hubail yang kala itu berstatus pemain klub Al Ahli ditahan tanpa batas waktu.

Tak hanya itu, pihak klub langsung memutus kontrak keduanya sehari setelah penangkapan. Tindakan Al Ahli ini diduga karena adanya intervensi dari Salman, yang juga berstatus anggota keluarga kerajaan Bahrain.

Dilansir dari salah satu media lokal di Bahrain, dua pesepak bola itu kemudian dijatuhi hukuman dua tahun penjara pada 23 Juni 2011.

Menurut pihak partai oposisi Bahrain, Al Wefaq, persidangan dua pemain ini dilakukan secara rahasia. Kerajaan Bahrain mengklaim hal itu dilakukan berdasarkan hukum darurat militer yang mulai berlaku Maret 2011.

baca juga

Penangkapan ini membuat FIFA bereaksi. Pada 24 Juni 2011, FIFA umumkan akan coba berkomunikasi dengan Salman dan otoritas sepak bola Bahrain. FIFA kala itu mendesak Salman dan PSSI-nya Bahrain menceritakan detail soal campur tangan politik di sepak bola.

Faktanya setelah hukuman dua tahun untuk Hubail bersaudara, terungkap ada lebih dari 150 atlet dan wasit yang mendapat skorsing karena ikut protes anti pemerintah.

Sepak bola Bahrain saat itu terancam hukuman berat dari FIFA. Bahkan Komisaris Tinggi PBB untuk HAM menyebut bahwa persidangan kepada dua pesepak bola itu merupakan bentuk penganiayaan politik yang sangat serius.

Baru pada 29 Juni 2011, jaksa penuntut dari militer Bahrian mengumumkan ke publik bahwa dua pemain sepak bola ini terlibat dalam kejahatan medis dan olahraga, namun keduanya telah dibebaskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Indonesia vs Bahrain Berakhir Imbang, Misi Revans Harus Tertunda

Timnas Indonesia vs Bahrain Berakhir Imbang, Misi Revans Harus Tertunda

Your Say | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 11:18 WIB

Wasit Ahmed Al Kaf Jadi Kado Pahit Ulang Tahun Shin Tae-yong, Netizen Mau Ucapin Takut Lagi Badmood

Wasit Ahmed Al Kaf Jadi Kado Pahit Ulang Tahun Shin Tae-yong, Netizen Mau Ucapin Takut Lagi Badmood

Lifestyle | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 11:01 WIB

Tegas! PSSI Janji Bakal Protes ke FIFA Terkait Wasit yang Rugikan Timnas Indonesia

Tegas! PSSI Janji Bakal Protes ke FIFA Terkait Wasit yang Rugikan Timnas Indonesia

Your Say | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 10:56 WIB

Timnas Indonesia Diduga Dikerjai Wasit Saat Lawan Bahrain, Cristian Gonzales Beri Sindiran Menohok

Timnas Indonesia Diduga Dikerjai Wasit Saat Lawan Bahrain, Cristian Gonzales Beri Sindiran Menohok

Entertainment | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 11:06 WIB

Pemain Timnas Filipina: Kemenangan Timnas Indonesia Dirampok Wasit

Pemain Timnas Filipina: Kemenangan Timnas Indonesia Dirampok Wasit

Bola | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 10:49 WIB

Terkini

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 01:16 WIB

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:55 WIB

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:19 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

×