3 Pernyataan Kontroversial Indra Sjafri Sebelum 'Hilang' usai Timnas U-20 Terpuruk di Piala Asia U-20

Arief Apriadi

Rabu, 19 Februari 2025 | 06:35 WIB
3 Pernyataan Kontroversial Indra Sjafri Sebelum 'Hilang' usai Timnas U-20 Terpuruk di Piala Asia U-20
Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri (pssi.org)

Suara.com - Indra Sjafri tengah jadi sorotan usai kegagalan Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2025. Bahkan, Indra sempat menghilang dan tak berkomentar terkait kegagalan tersebut.

Pada pertandingan kedua Grup C Piala Asia U-20 2025, Timnas U-20 dihajar Uzbekistan 1-3. Kekalahan itu mengubur mimpi dan target lolos ke perempat final dan Piala Dunia U-20 2025 sekaligus.

Indra Sjafri sebagai pelatih kepala lamban berkomentar perihal kegagalan ini. Padahal, sebelum kejuaraan dimulai, pelatih asal Sumatera Barat itu punya kepercayaan diri yang bagus.

Beberapa pernyataan Indra Sjafri juga sempat berbuah kontroversi. Apa saja pernyataannya tersebut?

1. Simpan Taktik di Persiapan Piala Asia U-20 2025

Saat melakoni turnamen persiapan Piala Asia U-20 2025 di Mandiri U20 Challenge Series 2025, penampilan Indonesia tidak baik-baik amat dengan menelan dua kekalahan.

Indra berkilah jika ia tak bisa menurunkan komposisi terbaik dan taktik paling serius karena khawatir permainan Timnas U-20 bakal dipelajari tim lawan pada Piala Asia U-20.

Nyatanya aksi menyembunyikan taktik itu tak berujung manis. Taktik Timnas Indonesia U-20 tetap bisa diantisipasi, bahkan menelan dua kekalahan beruntun.

2. Sebut STY Banyak Alasan

baca juga

Saat masih menjabat sebagai Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri pernah mengkritik Shin Tae-yong habis-habisan. STY disebut banyak alasan dan tidak percaya diri bisa memenuhi target bersama Timnas Indonesia.

Latar belakang komentar itu terjadi karena ada konflik antara PSSI dan STY yang tak kunjung ke Indonesia dan berdebat soal pemilihan lokasi pemusatan latihan.

Situasi kini berbalik. Indra Sjafri tentunya harus bisa membuat “alasan” bahkan berbagai “alasan” untuk menjelaskan gagalnya Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2025.

3. Jilat Ludah Sendiri

Pada 2018 silam, Indra Sjafri pernah terang-terangan menyatakan tidak ingin menggunakan pemain naturalisasi di dalam skuadnya.

Namun kondisi itu berbeda saat ini, Indra Sjafri justru menelan ludahnya sendiri karena belakangan menggunakan dan mengandalkan pemain keturunan seperti Jens Raven dan Weber Jardim.

Jens Raven bahkan berperan penting membawa Timnas Indonesia U-20 menjuarai Piala AFF U-19 2024. Di Piala Asia U-20 2025, striker keturunan 19 tahun itu pula yang menjadi satu-satunya pencetak gol Timnas U-20 sejauh ini.

Kontributor: Aditia Rizki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas U-20 Gagal Penuhi Target Piala Dunia, Sumardji: Kecewa Berat

Timnas U-20 Gagal Penuhi Target Piala Dunia, Sumardji: Kecewa Berat

Video | Selasa, 18 Februari 2025 | 21:45 WIB

Momen Ragnar Mengeram Kesakitan karena Cedera Hamstring, Kabar Buruk bagi Timnas Indonesia

Momen Ragnar Mengeram Kesakitan karena Cedera Hamstring, Kabar Buruk bagi Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 18 Februari 2025 | 22:25 WIB

3 Alasan PSIM Yogyakarta Perlu Rekrut Jens Raven untuk Musim Depan: Ikatan Historis dengan Sang Nenek

3 Alasan PSIM Yogyakarta Perlu Rekrut Jens Raven untuk Musim Depan: Ikatan Historis dengan Sang Nenek

Bola | Selasa, 18 Februari 2025 | 21:55 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×