2 Kekurangan Timnas Indonesia U-17, Wajib Diperhatikan untuk Piala Dunia U-17 2025

Arief Apriadi

Rabu, 16 April 2025 | 16:50 WIB
2 Kekurangan Timnas Indonesia U-17, Wajib Diperhatikan untuk Piala Dunia U-17 2025
Timnas Indonesia U-17. (instagram.com/@pssi)

Suara.com - Timnas Indonesia U-17 tersingkir dari Piala Asia U-17 2025 usai kalah telak 0-6 dari Korea Utara U-17 di perempat final, Senin (14/4/2025) malam di Jeddah.

Korea Utara unggul sejak babak pertama lewat gol Choe Sung-hun (7’) dan Kim Yu-jin (19’), lalu menambah empat gol lagi melalui Ri Kyong-bong (48’), Kim Tae-guk (60’), Ri Kang-rim (61’), dan Park Ju-won (77’).

Jika ingin bersaing di Piala Dunia U-17 2025, kelemahan ini harus segera dibenahi.

Fokus Benahi Pertahanan

Pressing ketat para pemain Korea Selatan menyulitkan timnas Indonesia U-17 mengembangkan permainan (pssi.org)
Pressing ketat para pemain Korea Selatan menyulitkan timnas Indonesia U-17 mengembangkan permainan (pssi.org)

Setelah tampil solid di babak penyisihan, tembok pertahanan Timnas Indonesia U-17 runtuh saat menghadapi Korea Utara U-17 di perempat final Piala Asia U-17 2025.

Kekalahan telak 0-6 membuka mata bahwa masih banyak celah yang perlu diperbaiki, terutama saat melawan tim dengan level permainan lebih tinggi.

Kelemahan dalam mengantisipasi bola mati, umpan silang, dan serangan balik terlihat jelas sepanjang laga.

Masalah ini bukan hal baru, karena gejala serupa sempat muncul saat menghadapi Korea Selatan, hanya saja saat itu Indonesia masih diselamatkan oleh kurangnya efektivitas lawan dan keberuntungan.

Kekalahan ini menjadi alarm penting bagi anak asuh Nova Arianto.

Jika ingin bersaing di Piala Dunia U-17 2025, mereka harus segera berbenah dan memperkuat sektor pertahanan agar tidak mudah ditembus lawan yang punya kualitas dan intensitas tinggi.

Peluang Mencetak Gol Lebih Digiatkan Lagi

Salah satu catatan penting bagi Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2025 adalah tumpulnya lini serang saat melawan tim dengan level permainan lebih tinggi.

Hal ini terlihat jelas, tidak hanya saat dibantai Korea Utara di perempat final, tetapi juga ketika menghadapi Korea Selatan di laga pembuka Grup C.

Dalam laga melawan Korea Utara, skuad Garuda Asia hanya mampu melepaskan tiga tembakan sepanjang 90 menit, dan hanya satu yang mengarah ke gawang tanpa membahayakan.

Minimnya peluang ini menunjukkan betapa sulitnya Indonesia membangun serangan di bawah tekanan tinggi.

Penguasaan bola yang timpang, Korea Utara 70,1 persen berbanding Indonesia 29,9 persen menjadi bukti betapa dominannya lawan dalam mengontrol jalannya pertandingan.

Dalam situasi seperti ini, efektivitas menjadi kunci. Setiap peluang yang muncul harus bisa diubah menjadi ancaman nyata, karena kesempatan menyerang sangat terbatas.

Evaluasi dalam hal kreasi peluang dan transisi menyerang perlu menjadi fokus utama jika Indonesia ingin bersaing di Piala Dunia U-17 2025.

Tanpa perbaikan, akan sulit menembus pertahanan tim-tim besar di level dunia.

Modal dari Piala Asia U-17 2025

Nova Arianto. (pssi.org)
Nova Arianto. (pssi.org)

Meski harus terhenti di perempat final setelah dibantai Korea Utara, Timnas Indonesia U-17 memiliki modal apik dalam menatap Piala Dunia U-17 2025.

Pasalnya, sepanjang fase grup, Garuda Asia asuhan pelatih Nova Arianto tampil trengginas. Mereka melibas seluruh lawannya di Grup C.

Timnas Indonesia U-17 tampil solid di fase grup dengan tiga kemenangan sempurna: menundukkan Korea Selatan 1-0, mengalahkan Yaman 4-1, dan menutup dengan kemenangan 2-0 atas Afghanistan.

Hasil ini memastikan Indonesia sebagai juara Grup C dan satu-satunya wakil ASEAN yang lolos ke Piala Dunia U-17 2025.

Meski akhirnya tak melangkah lebih jauh di Piala Asia U-17 2025,

Nova Arianto menekankan pentingnya hasil ini sebagai bahan evaluasi untuk menghadapi tantangan yang lebih berat di Piala Dunia mendatang.

“Mental pemain sudah bagus, tapi dari sisi pengambilan keputusan dan permainan, masih banyak yang harus diperbaiki,” ujar Nova, mantan pemain Persib Bandung.

Ia menambahkan bahwa dalam beberapa bulan ke depan, timnya akan fokus membenahi aspek fisik, mental, hingga keterampilan individu agar tampil lebih siap menghadapi lawan-lawan tangguh di ajang global.

Piala Dunia U-17 2025 yang akan digelar di Qatar pada November mendatang menjadi tantangan besar bagi Garuda Muda.

Persaingan ketat di level dunia menuntut kesiapan fisik, taktik, hingga mental bertanding.

Kesempatan emas ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin agar Timnas U-17 tak hanya jadi penggembira, melainkan mampu melangkah jauh dan membawa harum nama bangsa di kancah internasional.

“Pemain harus bekerja lebih keras. Lawan di Piala Dunia nanti punya kualitas lebih tinggi, jadi kami harus siap dari segala aspek,” pungkas Nova Arianto.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reaksi Pelatih Malaysia Lihat Timnas Indonesia U-17 Lolos Piala Dunia U-17 2025

Reaksi Pelatih Malaysia Lihat Timnas Indonesia U-17 Lolos Piala Dunia U-17 2025

Bola | Rabu, 16 April 2025 | 15:19 WIB

Sukses di Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto Diisukan Latih Skuad untuk Sea Games 2025?

Sukses di Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto Diisukan Latih Skuad untuk Sea Games 2025?

Your Say | Rabu, 16 April 2025 | 14:40 WIB

Mengenal Piala Dunia U-17 2025: Format, Peserta, dan Calon Lawan Timnas Indonesia U-17

Mengenal Piala Dunia U-17 2025: Format, Peserta, dan Calon Lawan Timnas Indonesia U-17

Bola | Rabu, 16 April 2025 | 14:35 WIB

3 Hal yang Membuat Prestasi Timnas Indonesia U-17 Layak Mendapat Apresiasi

3 Hal yang Membuat Prestasi Timnas Indonesia U-17 Layak Mendapat Apresiasi

Your Say | Rabu, 16 April 2025 | 12:20 WIB

3 Pemain Keturunan yang Bisa Bela Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025

3 Pemain Keturunan yang Bisa Bela Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025

Bola | Rabu, 16 April 2025 | 11:44 WIB

Terkini

Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 12:00 WIB

Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat

Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:44 WIB

Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti

Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:21 WIB

Timnas Italia Ingin Bajak Didier Deschamps, Kylian Mbappe Pasang Badan Halangi

Timnas Italia Ingin Bajak Didier Deschamps, Kylian Mbappe Pasang Badan Halangi

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:14 WIB

Bosnia Kejutkan Kanada di Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Gol Lukic Bungkam Tuan Rumah

Bosnia Kejutkan Kanada di Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Gol Lukic Bungkam Tuan Rumah

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:08 WIB

Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Duo Korsel Memimpin

Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Duo Korsel Memimpin

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:59 WIB

Kiper Nigeria Bikin Kaum Hawa Terpesona! Ini Dia Pemain Paling Tampan di Piala Dunia 2026

Kiper Nigeria Bikin Kaum Hawa Terpesona! Ini Dia Pemain Paling Tampan di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:42 WIB

Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026

Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 01:53 WIB

Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia

Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 01:47 WIB

Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?

Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 01:37 WIB