Bocoran Eksklusif dari Belanda: Simon Tahamata Jadi Dirtek Timnas Indonesia?

Galih Prasetyo

Minggu, 27 April 2025 | 03:33 WIB
Bocoran Eksklusif dari Belanda: Simon Tahamata Jadi Dirtek Timnas Indonesia?
Simon Tahamata dikabarkan akan segera menjabat sebagai Direktur Teknik (Dirtek) Timnas Indonesia.

"Tahamata terbuka untuk kembali, tetapi masih belum ada pendekatan resmi dari Ajax," sebut media Belanda itu.

Ya, Simon Tahamata sampai saat ini masih berharap bisa kembali ke Ajax Amsterdam.

"Ajax belum menghubungi Simon Tahamata tentang kemungkinan ia kembali ke klub. Manajemen Tahamata mengonfirmasi hal ini kepada VoetbalPrimeur ketika ditanya," ulas laporan media Belanda itu.

Namun kekinian kabarnya Ajax sudah melakukan komunikasi intens dengan Simon Tahamata. Simon diproyeksi untuk kembali melatih tim muda Ajax.

"Tahamata berharap kembali ke klub tetapi belum mendapat kabar apapun dari Ajax dan ia sudah menunggu selama setahun,"

Eks pemain Ajax Amsterdam, Simon Tahamata digadang-gadang bakal menduduki posisi sebagai Dirtek Timnas Indonesia. [Tangkap layar Youtube]
Eks pemain Ajax Amsterdam, Simon Tahamata digadang-gadang bakal menduduki posisi sebagai Dirtek Timnas Indonesia. [Tangkap layar Youtube]

Simon Tahamata yang Dekat dengan RMS

Simon Tahamata lahir di barak Vught, salah satu kamp yang dibuka oleh pemerintah Belanda untuk menampung orang-orang Maluku yang hijrah pasca aksi Republik Maluku Selatan atau RMS.

"Saya lahir di barak Vught. Ketika saya 5 tahun, keluargaku pindah ke kawasan Tiel, Diderik Vijghstraat, yang waktu itu merupakan pinggiran desa," kata Simon kepada salah satu media Belanda, AD.nl pada 11 Juni 2017.

Di luar kehebatannya sebagai pesepak bola, ada fakta yang tak bisa dipisahkan dari Simon Tahamata. Suka tidak suka, Simon menjadi salah satu pesepak bola di Belanda yang bersimpatik dengan gerakan RMS.

baca juga

Simon menceritakan banyak faktor yang membuatnya bersimpatik pada gerakan yang dicap pemerintah Indonesia sebagai aksi makar. Salah satunya soal latar belakang sang ayah sebagai prajurit KNIL.

Ayah Simon bernama Lambert Tahamata dan ibunya bernama Octovina Leatemia.

"Ayah saya Lambert adalah prajurit KNIL. Lelaki yang sangat tegas. Ibu saya adalah seorang wanita yang sangat manis. Ia mesin keluarga. Ada 12 anak di rumah kami," ungkap Simon.

Orang-orang Maluku yang pindah ke Belanda ini kemudian terus memperjuangkan eksistensi RMS di pengasingan. Simon mengakui bahwa ia mulai bersimpatik pada gerakan itu di usianya 19 tahun.

"Saya harus tunjukkan latar belakang Maluku saya pada 1977. Sebelumnya banyak orang mengira saya orang Suriname," ungkapnya.

"Saya merasa saya harus bersuara. Sejarah kita, nasib orang Maluku, masih belum atau hampir tidak disebutkan dalam buku sejarah Belanda. Ini adalah halaman gelap yang lebih baik ditinggalkan. Itulah sebabnya saya terus menceritakan kisah itu, bahkan 40 tahun kemudian," ujarnya.

Menariknya, Simon juga tak suka dengan aktivis-aktivis pro RMS yang kerap menggunakan kekerasan untuk suara mereka didengarkan. Menurutnya hal itu membuat orang tak berdosa menjadi korban.

"Sejumlah aktivis menggunakan kekerasan dan korban yang tidak bersalah terbunuh. Itu sangat buruk. Saya pun memahami betul bahwa para penyintas masa lalu itu kini kesulitan untuk didengarkan," ucapnya.

Lebih lanjut soaL gerakan RMS yang tetap berjuang untuk merdeka dari NKRI, Simon punya pandangan tersendiri. Terpenting bagi Simon ialah gerakan muda harus tahu sejarah dan jika ingin merdeka orang-orang Maluku harus punya kualitas dan kemampuan.

"Hanya Dia (Tuhan) yang tahu kapan impian RMS akan menjadi kenyataan. Saya harus tetap percaya bahwa semua akan baik-baik saja. Meskipun aku mungkin tidak mengalaminya seumur hidupku. Untuk generasi ketiga dan keempat Maluku harus bisa memastikan bahwa mereka siap untuk menjadi negara. Jadi penting bagi mereka untuk dibesarkan dengan kualitas dan kemampuan bagus," ungkap Simon Tahamata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makian dan Pujian Alan Shearer untuk Calon Bek Timnas Indonesia Pascal Struijk

Makian dan Pujian Alan Shearer untuk Calon Bek Timnas Indonesia Pascal Struijk

Bola | Minggu, 27 April 2025 | 01:41 WIB

Dulu Remehkan Timnas Indonesia Kini Bakal Latih Pascal Struijk, Siapakah Dia?

Dulu Remehkan Timnas Indonesia Kini Bakal Latih Pascal Struijk, Siapakah Dia?

Bola | Minggu, 27 April 2025 | 01:05 WIB

Nasib Sial Klub Anyar Kevin Diks di Bundesliga: 3 Kekalahan Beruntun

Nasib Sial Klub Anyar Kevin Diks di Bundesliga: 3 Kekalahan Beruntun

Bola | Minggu, 27 April 2025 | 00:35 WIB

Elkan Baggott Curi Perhatian di Laga Blackpool, Bakal Dipanggil Kluivert?

Elkan Baggott Curi Perhatian di Laga Blackpool, Bakal Dipanggil Kluivert?

Bola | Minggu, 27 April 2025 | 00:11 WIB

Oxford United Unggul 2-0, Ole Romeny Duduk Manis di Bangku Cadangan

Oxford United Unggul 2-0, Ole Romeny Duduk Manis di Bangku Cadangan

Bola | Sabtu, 26 April 2025 | 22:34 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×