Joey Pelupessy: Tak Ada Hal Negatif Sedikit Pun dari Patrick Kluivert

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 29 April 2025 | 07:14 WIB
Joey Pelupessy: Tak Ada Hal Negatif Sedikit Pun dari Patrick Kluivert
Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy dinilai layak mendapat kesempatan bermain saat skuad Garuda menjamu Bahrain dalam lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Selasa (25/3/2025). [Dok. IG Joey Pelupessy]

Suara.com - Joey Pelupessy, gelandang anyar Timnas Indonesia yang kini bermain di Lommel SK, menilai kehadiran Patrick Kluivert sebagai pelatih membawa keberuntungan tersendiri bagi Skuad Garuda.

Menurutnya, Patrick Kluivert bukan hanya dikenal sebagai legenda sepak bola dunia, tetapi juga sosok yang tetap rendah hati dan memiliki hubungan erat dengan para pemain.

Pelupessy resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 10 Maret 2025 setelah proses naturalisasinya berjalan mulus. Tidak butuh waktu lama baginya untuk merasakan atmosfer pertandingan internasional, karena ia langsung melakoni debut saat Timnas Indonesia mengalahkan Bahrain dengan skor tipis 1-0.

Joey Pelupessy. (Instagram/joeypelupessy)
Joey Pelupessy. (Instagram/joeypelupessy)

Dalam sebuah sesi wawancara baru-baru ini, Pelupessy membagikan cerita menarik tentang awal mula keterlibatannya dengan Timnas Indonesia. Ia menyebut bahwa Patrick Kluivert menghubunginya sekitar Januari 2025, saat dirinya baru bergabung dengan klub Belgia, Lommel SK.

Komunikasi yang dijalin pun berlangsung efektif dan cepat, hingga akhirnya Pelupessy bisa memperkuat Skuad Garuda hanya dalam hitungan bulan.

Kedekatan personal Pelupessy dengan Kluivert ternyata bukan hal baru. Ia sudah mengenal Kluivert sejak masa-masa bermain di tim muda FC Twente.

"Saya mendapat kontak dari Patrick Kluivert sekira pertengahan atau akhir Januari. Saat itu saya baru saja gabung dengan Lommel. Semuanya terasa berjalan cepat bagi saya," ucap Pelupessy, dilansir dari kanal YouTube The Haye Way, Selasa (29/4/2025).

Pada masa itu, Kluivert sempat menjadi pelatih Pelupessy dan membantunya meraih prestasi penting, yakni menjuarai kompetisi usia muda. Kesan mendalam tentang hubungan tersebut tetap bertahan hingga kini.

Patrick Kluivert sebut satu pemain keturunan Indonesia yang ingin mereka jalani naturalisasi, yaitu Jairo Riedewald. (Dok. PPSI)
Patrick Kluivert sebut satu pemain keturunan Indonesia yang ingin mereka jalani naturalisasi, yaitu Jairo Riedewald. (Dok. PPSI)

Tak hanya memiliki reputasi mentereng di dunia sepak bola, Kluivert dikenal sebagai pelatih yang mengutamakan pendekatan personal kepada anak-anak asuhnya.

baca juga

Joey Pelupessy menilai sikap Kluivert yang tetap hangat, bersahaja, dan mudah diajak berkomunikasi menjadi nilai tambah besar bagi perkembangan mentalitas pemain, termasuk dirinya sendiri.

Meskipun telah mencapai puncak karier sebagai pemain dan kini menjadi pelatih, Kluivert dinilai tidak pernah berubah dari sisi kepribadiannya.

Joey Pelupessy mengungkapkan bahwa rasa hormatnya terhadap Kluivert bukan hanya berdasarkan reputasi besar di lapangan, tetapi lebih karena kehangatan dan perhatian yang tulus dari sang pelatih.

Berkat pengalaman masa mudanya bersama Kluivert, Pelupessy merasa mantap mengambil keputusan membela Timnas Indonesia. Ia percaya bahwa di bawah asuhan pelatih sekelas Kluivert, Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk berkembang lebih jauh di kancah internasional.

"Saya melihatnya 100 persen tidak berubah. Dia masih hangat, rendah hati. Dekat dengan pemain. Pria yang baik. Dan, dia seorang pelatih besar,” kata Joey Pelupessy.

Gelandang timnas Indonesia, Joey Pelupessy mengatakan dirinya menjaga Thom Haye. (Instagram/@joeypelupessy)
Gelandang timnas Indonesia, Joey Pelupessy mengatakan dirinya menjaga Thom Haye. (Instagram/@joeypelupessy)

"Saya teringat saat masih di FC Twente U-21, semua yang dia katakan kami percaya karena dia memang pelatih besar. Namun sebagai pribadi dia tidak pernah berubah. Saya tidak menemukan hal negatif apapun tentangnya," tutur Pelupessy.

Saat ini, Pelupessy menjadi sosok vital di lini tengah Timnas Indonesia, berduet solid dengan Thom Haye. Penampilannya yang konsisten dalam menjaga keseimbangan permainan membuat namanya cepat melambung di kalangan pecinta sepak bola nasional.

Ke depannya, Joey Pelupessy dipastikan kembali memperkuat Timnas Indonesia pada laga lanjutan Grup C Kualifikasi Dunia 2026 Zona Asia. Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi dua laga penting pada bulan Juni 2025, melawan China pada 5 Juni dan Jepang pada 10 Juni.

Dua pertandingan ini menjadi ujian krusial bagi Skuad Garuda, mengingat kualitas lawan yang berada di level tinggi. Peran Pelupessy di sektor gelandang bertahan akan sangat menentukan dalam menjaga ritme permainan sekaligus meredam serangan lawan.

Secara lebih luas, kehadiran pemain-pemain naturalisasi seperti Joey Pelupessy membawa angin segar bagi Timnas Indonesia. Bukan hanya memperkaya pilihan pemain, tapi juga meningkatkan kualitas permainan secara keseluruhan.

Dukungan pelatih berkelas dunia seperti Patrick Kluivert pun diharapkan mampu memaksimalkan potensi para pemain, baik lokal maupun naturalisasi.

Sebagai informasi tambahan, naturalisasi pemain keturunan telah menjadi bagian dari strategi penguatan Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Program ini bertujuan untuk mempercepat proses peningkatan kualitas tim, terutama dalam menghadapi kompetisi tingkat Asia dan dunia yang semakin kompetitif.

Dengan kombinasi talenta lokal, pemain keturunan, dan kepemimpinan pelatih berpengalaman, masa depan sepak bola Indonesia terlihat semakin cerah. Tantangan besar tentu masih menanti, namun optimisme terus tumbuh seiring dengan performa positif yang ditunjukkan oleh Joey Pelupessy dan kawan-kawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jay Idzes Kirim Kode Keras Gabung Inter Milan

Jay Idzes Kirim Kode Keras Gabung Inter Milan

Bola | Selasa, 29 April 2025 | 03:13 WIB

Pascal Struijk Tak Ada di Skuat Leeds United, ke Indonesia Urus Naturalisasi?

Pascal Struijk Tak Ada di Skuat Leeds United, ke Indonesia Urus Naturalisasi?

Bola | Selasa, 29 April 2025 | 02:58 WIB

Emil Audero Hampir Pasti Debut Lawan China, Timnas Indonesia Kebobolan Berapa Gol?

Emil Audero Hampir Pasti Debut Lawan China, Timnas Indonesia Kebobolan Berapa Gol?

Bola | Selasa, 29 April 2025 | 00:48 WIB

Terkini

Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota

Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:42 WIB

Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025

Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:35 WIB

Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:30 WIB

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:22 WIB

Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan

Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:13 WIB

Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?

Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:13 WIB

Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia

Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia

Entertainment | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:11 WIB

6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius

6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:08 WIB

Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026

Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:55 WIB

Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:49 WIB

×