Spekulasi liar pun bahkan sempat dilontarkan, bahwa ada sejumlah klub-klub Liga 1 yang dilindungi wasit.
"Halo pak Erick Thohir, coba di cek wasit Semen Padang Vs PSIS ternyata wasit yang sama dengan PSS Vs PSM."
"Dua pertandingan ini bikin Semen Padang dan PSM kecewa dan protes," tulis Andre pada 1 Mei lalu.
"Ayo pak Erick Thoir berantas mafia agar liga kita semakin berkualitas dan profesional."
"Saya percaya pak Erick Thohir mampu dan bisa melenyapkan mafia sepak bola di Indonesia."
"Untuk itu mari dimulai dengan menyingkirkan 2 orang yang diduga Operator Mafia dengan inisial JN dan P."
"Hampir semua elit PSSI tahu ini, ditunggu aksi bersih-bersih nya pak Erick Thohir."
"Dan bang Arya Sinulingga ditunggu komentarnya, apalagi abang kan korban mafia juga karena klub abang berkali-kali dikerjai."
Wasit Lindungi Klub Tertentu
"Karena di putaran kedua ini kami banyak sekali kena akumulasi, bisa lihat," tulis Andre pada 31 April 2025.
"Saya melihat pertandingan sore ini, pelanggaran dari belakang tidak ada kartu."
"Coba kalau semen padang, pasti kena dan banyak pemain kami yang tidak bisa main, akumulasi."
"Ada beberapa tim, wartawan bisa investigasi, ada yang dilindungi."
"Seperti pelanggaran kena kartu, tapi nggak. Ini harapannya pak Erick Thohir bisa turun tangan untuk mengawal."
"Menang kalah bagi kami biasa, degradasi atau tidak itu biasa, asal pertandingan berjalan secara fair."
Respons PT LIB
"Ya, sah-sah aja lah ya. Semua orang punya opini, punya hak juga untuk bicara," kata Ferry Paulus menanggapi Andre Rosiade.
"Buat liga bahwa yang mereka sampaikan, apalagi kaitan dengan liga jauh daripada hal-hal yang seperti itu."
"Terus Ketua Umum juga sudah menggariskan bahwa kalau ada match fixing, mari sama-sama kita cari," imbuhnya.
Mana kritik yang lebih pedas? publik bisa menilai sendiri, dan membandingkan siapa yang lebih pantas mendapat sanksi.
Kontributor: Eko
