Pelatih Venezia Terpaksa Coret Jay Idzes: Masih Ada Harapan

Arief Apriadi

Senin, 19 Mei 2025 | 14:39 WIB
Pelatih Venezia Terpaksa Coret Jay Idzes: Masih Ada Harapan
Pelatih Venezia Terpaksa Coret Jay Idzes Masih Ada Harapan. [Dok. IG Venezia FC]

Suara.com - Pelatih Venezia FC, Eusebio Di Francesco harus mengambil keputusan pahit yakni mencoret kapten sekaligus bek andalan mereka, Jay Idzes, dari skuad untuk laga krusial melawan Juventus.

Duel Venezia vs Juventus akan berlangsung dalam laga terakhir atau pekan ke-38 Liga Italia 2024/2025 di Stadio Pier Luigi Penzo, Minggu (25/5/2025).

Pertandingan kontra Si Nyonya Tua sangat krusial bagi Venezia FC. Kekalahan atau hasil imbang bakal memastikan mereka terdegradasi.

Kehilangan Jay Idzes semakin menyulitkan Venezia FC yang tengah berusaha untuk tetap bertahan di Serie A musim depan.

Sebelum laga kontra Juventus, tim berjuluk I Lagunari mengalami kekalahan telak dari Cagliari. Hasil itu membuat posisi mereka di Serie A kian kritis.

Venezia datang ke pekan ke-37 dengan harapan bisa mengamankan poin penting dari Cagliari. Namun, yang terjadi justru sebaliknya.

Bermain di Sardegna Arena pada Senin (19/5/2025) dini hari WIB, pasukan Di Francesco harus menelan kekalahan 0-3 yang memperburuk situasi mereka.

Gol pembuka dicetak oleh Yerry Mina di menit ke-11 melalui sundulan hasil skema bola mati.

Menjelang babak pertama usai, Roberto Piccoli menambah derita Venezia lewat sundulan dari sepak pojok, yang sempat diperiksa VAR namun tetap disahkan.

baca juga

Cagliari menutup pesta gol lewat sepakan melengkung indah Alessandro Deiola di menit ke-71.

Jay Idzes Resmi Keluar! Venezia Terancam Degradasi usai Hadapi Juventus. [Dok. IG Jay Idzes]
Jay Idzes Resmi Keluar! Venezia Terancam Degradasi usai Hadapi Juventus. [Dok. IG Jay Idzes]

Jay Idzes, yang turun sejak menit awal, berusaha keras menjaga lini belakang. Namun, ia tak mampu membendung serangan efektif yang dilancarkan tuan rumah.

Meski tampil penuh, Idzes menerima kartu kuning yang membuatnya harus absen di laga terakhir musim ini.

Dengan kekalahan tersebut, Venezia kini berada di peringkat ke-19 klasemen sementara dengan 29 poin.

Mereka tertinggal dua angka dari Lecce dan Empoli yang masing-masing mengoleksi 31 poin.

Hanya satu pertandingan tersisa, dan peluang Venezia untuk bertahan masih ada, meski sangat tipis.

Agar tetap bertahan di Serie A, Venezia harus mengalahkan Juventus dan berharap Lecce dan Empoli tidak meraih kemenangan di laga terakhir masing-masing.

Pelatih Eusebio Di Francesco tak menyembunyikan rasa kecewanya selepas kekalahan dari Cagliari.

Namun, dia tetap mempertahankan optimisme jelang laga hidup-mati kontra Juventus.

“Selama masih ada kehidupan, masih ada harapan. Kami harus percaya pada kemungkinan yang ada, walaupun pertandingan melawan Juventus akan sangat sulit,” ujarnya kepada Tutto Venezia Sport, Senin (19/5/2025).

Pelatih berpengalaman itu menekankan pentingnya semangat juang pemain untuk bangkit dari keterpurukan.

Ia mengajak seluruh skuad untuk fokus dan bekerja keras dalam persiapan menghadapi pertandingan terakhir musim ini.

“Kami harus segera bangkit dan bekerja keras. Melawan Juventus memang tidak mudah, tapi kami masih punya peluang. Saya ingin para pemain percaya bahwa keajaiban masih mungkin terjadi,” tegasnya.

Di Francesco juga menyebut laga melawan Cagliari sebagai momen terburuk musim ini. “Sungguh memalukan karena kami seperti tidak pernah benar-benar bermain di Cagliari,” katanya.

Skenario Venezia FC Bertahan di Serie A

Venezia menang atas Juventus, Lecce kalah dari Lazio, dan Empoli kalah dari Verona.

Venezia menang, Lecce kalah, dan Empoli bermain imbang, dengan syarat Venezia unggul dalam selisih gol atau head-to-head.

Persaingan di papan bawah Serie A musim ini sangat ketat. Selain Venezia, tim-tim seperti Parma, Lecce, Empoli, dan Verona juga belum aman.

Pekan ke-38 akan menjadi laga hidup-mati bagi banyak klub, termasuk Venezia.

Absennya Jay Idzes tentu menjadi kehilangan besar. Namun, hal ini juga menjadi momen pembuktian bagi pemain lainnya untuk tampil maksimal.

Strategi pelatih dan mental juang para pemain akan menjadi penentu.

Venezia harus melawan tim sekelas Juventus tanpa salah satu pemain terbaik mereka. Namun, dalam sepak bola, kejutan selalu mungkin terjadi.

Selama peluit panjang belum berbunyi, harapan Venezia untuk tetap bertahan di Serie A masih menyala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Kondisi Sulit Venezia, Jay Idzes Cs Semakin Dekat Degradasi ke Serie B Italia

3 Kondisi Sulit Venezia, Jay Idzes Cs Semakin Dekat Degradasi ke Serie B Italia

Bola | Senin, 19 Mei 2025 | 14:11 WIB

Jay Idzes Resmi Keluar! Venezia Terancam Degradasi usai Hadapi Juventus

Jay Idzes Resmi Keluar! Venezia Terancam Degradasi usai Hadapi Juventus

Bola | Senin, 19 Mei 2025 | 14:00 WIB

Jadwal Pertandingan Jay Idzes di Liga Italia, Bakal Mati-matian Antar Venezia Jauhi Zona Degradasi

Jadwal Pertandingan Jay Idzes di Liga Italia, Bakal Mati-matian Antar Venezia Jauhi Zona Degradasi

Bola | Sabtu, 17 Mei 2025 | 07:49 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×